KKB Tembaki Kantor Polisi di Intan Jaya Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung Divisi Humas. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Penembakan ke arah Polsek Sugapa, Intan Jaya oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) berasal dari arah tower Telkomsel.

Setidaknya ada empat kali rentetan tembakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Selain itu juga terdapat tembakan dari arah belakang Bank BPD ke arah Polsek Sugapa," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Jumat (19/11).

Menurut Ramadhan, peristiwa penembakan itu terjadi pada pukul 07.52 WIT, Kamis (18/11) kemarin.

Baca Juga:

Anggota Komisi III: Ditantang KKB, Densus 88 Malah Nyasar Tokoh Agama

"Kemudian berdasarkan hasil penyisiran melalui peralatan drone, terlihat adanya lima orang membawa tiga pucuk senjata api laras panjang berjalan dan berkumpul di sekitar rumah hijau dekat honai, di bawah tower Telkomsel Bilogai," ungkapnya.

Ramadhan menyampaikan, selanjutnya tim melakukan pemeriksaan di rumah warna hijau itu, dan mengamankan dua orang berinisial OJ (20) dan NT (18).

"Dari keduanya diamankan satu unit handphone dan satu unit laptop," katanya.

Baca Juga:

HUT Ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota Tertembak KKB

Menurut Ramadhan, Satgas Nemangkawi kemudian melakukan tracing terhadap dua orang yang diamankan. Hasilnya, tidak ada keterkaitan dengan KKB sehingga keduanya akan dipulangkan.

"Saat ini aparat keamanan TNI-Polri yang berada di wilayah Sugapa, masih terus melaksanakan siaga dan pengawasan di kota, termasuk pengamanan objek vital seperti bandara Bilogai dan di tempat-tempat lainnya," katanya"

Tim Satgas Nemangkawi masih melakukan proses pengejaran pelaku dan kegiatan pengamanan wilayah. Ramadhan menambahkan, usai kontak tembak, Satgas Nemangkawi dan jajaran TNI/Polri di wilayah Sugapa Papua masih memberlakukan siaga pengamanan di markas komando, pengawasan kota, dan pengamanan objek vital, seperti perbankan dan Bandara Bilogai Sugapa. (Knu)

Baca Juga:

Oknum Polisi yang Diduga Jual Senjata ke KKB Terancam Hukuman Mati

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Nemangkawi Tangkap Buronan Separatis Papua Terlibat Pencurian Senjata
Indonesia
Satgas Nemangkawi Tangkap Buronan Separatis Papua Terlibat Pencurian Senjata

Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, Kopengga Enumbi.

Kemenperin Sebut Indonesia dan Uzbekistan Berpeluang Kerja Sama di Industri Pupuk
Indonesia
Kemenperin Sebut Indonesia dan Uzbekistan Berpeluang Kerja Sama di Industri Pupuk

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut Indonesia dan Uzbekistan berpeluang menjalin kerja sama ekonomi dan memperdalam struktur manufaktur melalui peningkatan investasi, termasuk industri pupuk.

Kasus Aktif COVID-19 Meningkat di Sejumlah Provinsi
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 Meningkat di Sejumlah Provinsi

Beberapa yang mobilitasnya tinggi yaitu di Maluku Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara hampir 100%, Sulawesi Berat 74, dan Gorontalo 72%.

Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi
Indonesia
Di Gunung Kidul, Dari 30 Unit Sistem Peringatan Dini Cuma 10 Yang Berfungsi

Kerusakan EWS disebabkan sejumlah faktor karena sudah lama, kurangnya perawatan jadi pemicu. Namun BPBD tidak memiliki wewenang apalagi anggaran untuk melakukan perawatan.

Baleg Siap Ambil Alih Pembahasan RUU Yang Tidak Selesai di Komisi DPR
Indonesia
Baleg Siap Ambil Alih Pembahasan RUU Yang Tidak Selesai di Komisi DPR

Supratman menyerukan semua AKD dan komisi yang tidak bisa menyeleaaikan pembahasan. RUU, agar segera diserahkan ke Baleg untuk diselesaikan.

Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq
Indonesia
Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq

PN Jakarta Timur tidak menyiarkan langsung jalannya persidangan melalui internet

Tim Kementerian PUPR Lakukan Studi Banding ke BSD City
Indonesia
Tim Kementerian PUPR Lakukan Studi Banding ke BSD City

Kunjungan tim Kementerian PUPR diselenggarakan dalam rangka mempelajari pembangunan pusat pertumbuhan kota baru.

Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap
Indonesia
Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap

"Satu di antaranya adalah seorang pengacara berinisial ADS yang mengerahkan para pelaku untuk mengancam warga," kata Burhanuddin

Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Begini Penjelasan Kemenhub
Indonesia
Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Begini Penjelasan Kemenhub

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, penyesuaian tarif tersebut masih dalam pengkajian oleh pemerintah.

Ini Alasan Indonesia Terapkan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah
Indonesia
Ini Alasan Indonesia Terapkan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Pengenaan PPnBM berdasarkan atas empat pertimbangan sesuai dengan Undang-Undang PPN Pasal 5 Ayat 1 .