KKB Pimpinan Porum Okiman Wenda Takuti Warga Balingga Hingga Mengungsi Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin (tribratanews)

Merahputih.com - Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin menyatakan seribuan lebih warga Balingga mengungsi akibat takut dilukai oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Porum Okiman Wenda.

"Iya, mereka semua terganggu dengan KKB," ujar Martuani di Jayapura, Minggu (24/3).

Aksi dari KKB pimpinan Porum Okiman Wenda sudah sangat meresahkan masyarakat. Selain itu, KKB disana juga menghambat kemajuan pembangunan di Balingga yang sedang digalakkan oleh pemerintah kabupaten(pemkab) Lannya Jaya.

Sehingga berujung terjadinya pengungsian warga dari sejumlah kampung dari distrik Balingga. "Warga ini terganggu akibat kontak tembak kelompok KKB pimpinan Porum Okiman Wenda dengan aparat keamanan," ucap dia.

Ilustrasi: Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: net

Pada awal November 2018, KKB pimpinan Porum Okiman Wenda menembak mati seorang tukang ojek di Balingga.

Sehari kemudian, aparat TNI dan Polri yang hendak mengevakuasi jenazah tukang ojek ditembak oleh KKB tersebut. Dampak penembakan, ribuan warga dikabarkan mengungsi ke sejumlah kampung dan distrik tedekat dari Balingga.

Hingga pada Kamis(21/3), sebagaimana dilaporkan Antara, sebanyak 1.051 warga Balingga yang mengungsi kembali setelah pemkab Lannya Jaya dibantu aparat Polri dan TNI lewat satuan tugasnya mengajak mereka.

Apalagi dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pesta demokrasi pemilihan presiden dan legislatif pada 17 April 2019.

"Yang jelas pengungsi kembali pada Kamis (21/3) itu warga Balingga, kabupaten Lanny Jaya yang mengungsi saat ada pembunuhan tukang ojek pada November 2018," kata Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH