KKB Kembali Beraksi dengan Menyandera Karyawan PT Freeport Tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, Minggu (20/9). (Foto Antara/Muhammad Adimaja)

MerahPutih.Com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali beraksi. Kali ini karyawan PT Freeport jadi sasarannya.

Berdasarkan keterangan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyandera karyawan PT Freeport Indonesia dan merusak jalan menuju Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

“Kelompok kriminal bersenjata juga merusak jalan menggunakan alat berat, “kata Kapolda Papua Irjen Pol Bor Rafli Amar, kepada Antara di Jayapura, Minggu (12/11).

Sebelumnya, pada Kamis (9/11) lalu Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyandera seribuan warga sipil yang bermukim di sekitar Kampung Kimberly dan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Kapolda Papua Irjen (Pol) Boy Rafli mengatakan, masyarakat itu terdiri antas seribuan warga asli dan sekitar 300 warga non-Papua yang selama ini menjadi pedulang dan pengumpul emas.

Irjen Boy Rafli mengatakan saat merusak jalan, KKB bersenjata api melakukan pengawalan agar aksi perusakkan jalan menggunakan alat berat yang dikemudikan oleh karyawan Freeport yang disandera itu terus dilakukan.

Namun, belum diketahui identitas karyawan yang disandera saat sedang menggejakan jalan itu.

Kapolda Papua juga mengakui, hingga kini KKB masih membatasi aktivitas warga sipil di Banti dan Kimberly, Distrik Tembagapura.

"Para sandera (warga sipil) hanya diizinkan berada di sekitar lokasi yakni di kampung Kimberly dan Banti," kata Boy Rafli seraya menambahkan, pihaknya sedang berupaya untuk membebaskan warga sipil dengan mengedepankan tindakan persuasif .

Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga dilibatkan untuk bernegoisasi guna membantu proses evakuasi warga.

Aksi teror bersenjata yang dilakukan KKB sejak Oktober lalu di sekitar wilayah operasional PT Freeport di Tembagapura.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH