KKB Joni Botak Kembali Berulah, Tembaki WNA Pekerja Freeport Hingga Meninggal Ilustrasi: Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: net

Merahputih.com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kembali menebar teror dengan menembaki pekerja PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua sehingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua korban luka-luka.

"KKB melakukan penyerangan dengan menembaki karyawan saat berada di OB (Office Building) 1 Kuala Kencana. Aksi penembakan ini diduga dilakukan oleh KKB pimpinan Joni Botak," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Selasa (31/3).

Baca Juga:

2 Prajurit TNI Tewas, PKS Kritik Jokowi Enggan Basmi Gerakan Makar KKB Papua

Penembakan dilakukan oleh gerombolan KKB Joni Botak sekitar pukul 14.15 WIT. Personel Satgas Operasi Nemangkawi, Satgas Amole, dan Polres Mimika segera menuju ke lokasi penembakan di area PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana, Timika, Papua.

Setelah itu, Satgas Operasi Nemangkawi segera melakukan pengejaran ke dalam hutan di Kuala Kencana. Berdasarkan informasi saksi bahwa ada delapan orang keluar ke jalan dan tiga pelaku membawa senjata laras panjang.

Adapun identitas tiga korban penembakan, yakni Graeme Thomas Weal (56), warga negara Selandia Baru yang meninggal karena luka tembakan ada dada kiri tembus ke belakang.

Personel Brimob BKO dari Polda Bengkulu diberangkatkan ke Tembagapura untuk membantu memperkuat Polsek Tembagapura yang mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (2/3/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)
Personel Brimob BKO dari Polda Bengkulu diberangkatkan ke Tembagapura untuk membantu memperkuat Polsek Tembagapura yang mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Senin (2/3/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

Kemudian, Jibril Bahar (49) terluka tembak di perut dan paha kanan, serta Ucok Simanungkalit (52) terkena serpihan peluru pada sikut kanan dan punggung belakang.

Selain ketiga korban luka tembak, ada dua korban yang juga mengalami trauma karena berada di lokasi kejadian, yakni Yosephina dan Frans Firdaus.

Saat ini, personel Operasi Nemangkawi, Polres Mimika, dan anggota Gegana Den B Pelopor sedang melakukan pengejaran.

Hasil pengkinian pengembangan posisi di lokasi, KKB yang menjadi pelaku penembakan adalah Joni Botak, Guspi Waker, Lino Mom, Antonius Aim, Abubakar Kogoya, Tepau J, dan Tandi Kogoya.

Baca Juga:

Rentetan Teror Gembong KKB Iris Murib Sebelum Dilumpuhkan Polisi

Sementara itu, sebagaimana dikutip Antara, Kepala Kantor Komnas HAM untuk Papua, Frits Ramandey menyebutkan tindakan yang dilakukan KKB sudah selayaknya disebut sebagai teroris kelas dunia karena aksinya sama persis dengan teroris yang menjadi musuh dunia.

"Mereka beraksi tanpa mempedulikan dunia yang sedang mengalami musibah. Selayaknya pemerintah menyebut KKB ini sebagai teroris kelas dunia," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Dikritik Konyol Batasi Operasional Transjakarta dan MRT, Tanpa Kesiapan
Indonesia
Anies Dikritik Konyol Batasi Operasional Transjakarta dan MRT, Tanpa Kesiapan

Pengurangan layanan transportasi publik ini jadi membingungkan masyarakat

Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa
Indonesia
Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa

Kasus tersebut berawal saat tersangka datang ke Hotel Mercure dalam kondisi setengah mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

Pesawat Tempur Hawk 0209 Jatuh, Menhan Prabowo Diminta Audit Alutsista TNI
Indonesia
Pesawat Tempur Hawk 0209 Jatuh, Menhan Prabowo Diminta Audit Alutsista TNI

“Kejadian berturut-turut ini harus mendapat perhatian serius,” kata Willy

Wilayah Tak Tersentuh Virus Corona di Indonesia Makin Menyusut
Indonesia
Wilayah Tak Tersentuh Virus Corona di Indonesia Makin Menyusut

Wiku meminta masyarakat lebih patuh terhadap protokol kesehatan.

Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'
Indonesia
Kabareskrim Paling Berpeluang Jadi Kapolri Jika Jokowi Pilih 'Orang Dekat'

Sigit pernah menjadi ajudan Jokowi otomatis hubungan emosional lebih kuat

Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?
Indonesia
Adakah Afiliasi Antara Terdakwa dengan Grup Bakrie di Kasus Jiwasraya?

Tercatat 10 perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie ternyata menjadi underlying reksa dana dalam portofolio investasi PT Asuransi Jiwasaraya (Persero).

Bukti Cinta ke TNI, Suku Kamoro Papua Hibahkan Tanah Adat untuk Markas Tentara
Indonesia
Bukti Cinta ke TNI, Suku Kamoro Papua Hibahkan Tanah Adat untuk Markas Tentara

Masyarakat Riau juga telah memberikan tanah guna pembangunan Kogabwilhan I

Polisi Minta Bukti Mimpi Bertemu Rasulullah, Haikal Hasan: Lucu
Indonesia
Polisi Minta Bukti Mimpi Bertemu Rasulullah, Haikal Hasan: Lucu

"Yang paling lucu adalah apa bukti Haikal Hassan bermimpi berjumpa dengan Rasulullah. Bagaimana cara buktinya. Waktu saya bermimpi saya enggak bawa handphone," kata dia.

 Pemprov DKI Tindak 677 Perusahaan Langgar PSBB, 126 Ditutup Sementara
Indonesia
Pemprov DKI Tindak 677 Perusahaan Langgar PSBB, 126 Ditutup Sementara

Kepala Disnakertrans, Andri Yansah mengatakan, dari 677 perusahaan 126 dilakukan penutupan sementara perusahaan yang tak dikecualikan selama masa PSBB.

Menolak Ditahan, Anita Kolopaking Gugat Penyidik ke Pengadilan
Indonesia
Menolak Ditahan, Anita Kolopaking Gugat Penyidik ke Pengadilan

Anita Dewi Kolopaking telah menandatangani Berita Acara Penolakan Penahanan