KKB Berulah, Keamanan PON Papua Terancam? PON XX Papua. (Foto: Antara/PON Papua)

MerahPutih.com - Polri memastikan keamanan di Papua dapat dikendalikan. Sehingga agenda kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Oktober 2021 tetap berjalan sesuai rencana.

"PON tetap berjalan, itu sudah rencana segala macam itu tetap berjalan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/4).

Menurut Rusdi, aparat keamanan yang ada di Papua terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk menjaga provinsi paling timur Indonesia itu agar tetap kondusif.

Baca Juga:

Pemasok Senjata KKB di Intan Jaya Diciduk Satgas Nemangkawi

Ia menambahkan, TNI dan Polri sedang menyiapkan rencana pengamanan agar PON Papua tetap berjalan.

"Sesuai rencana Oktober itu PON tetap berjalan," ujar Rusdi.

Rusdi mengakui situasi akhir-akhir ini di Papua terjadi gangguan yang disebabkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun semua ditangani oleh Polda Papau bersama-sama Satgas Operasi Nemangkawi.

"Semua kan sudah ditangani oleh Polda Papua di sana, ada Satgas Nemangkawi, ada TNI juga bersama-sama bagaimana Papua itu bisa kondusif," kata Rusdi.

Rumah warga yang dibakar KKB di Beoga, Kabupaten Puncak. ANTARA/HO
Rumah warga yang dibakar KKB di Beoga, Kabupaten Puncak. ANTARA/HO

Penyelenggaraan PON XX Papua direncanakan berlangsung 2 sampai 15 Oktober 2021.

Pesta olahraga empat tahunan ini sedianya berlangsung 2020. Namun, diundur hingga 2021 karena adanya pandemi COVID-19.

Baca Juga:

KKB Papua Juga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Selama dua pekan terakhir, ketenangan Papua dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON XX terusik dengan aksi kekerasan.

Mereka bahkan melakukan pembunuhan dan pembakaran sarana pendidikan hingga rumah warga yang dilakukan oleh KKB. Peristiwa ini terjadi di pedalaman Papua seperti di Beoga dan Ilaga, Kabupaten Puncak, Intan Jaya. (Knu)

Baca Juga:

Prajurit TNI Batalyon Infanteri 410/Alugoro Membelot ke KKB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Minta KPK Transparan Terkait Pemberhentian 51 Pegawai
Indonesia
Demokrat Minta KPK Transparan Terkait Pemberhentian 51 Pegawai

"Transparansi penjelasan dari KPK ini ditunggu masyarakat karena hukum harus terang-benderang, tidak ada yang disembunyikan, adil dan ada kepastian hukum," kata Herzaky

Jelang Lebaran, Harga Ayam Potong di Yogyakarta Meroket
Indonesia
Jelang Lebaran, Harga Ayam Potong di Yogyakarta Meroket

Menjelang Hari Raya Idul Fitri pekan depan, sejumlah komoditas barang di sejumlah pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta meroket. Salah satunya adalah harga daging ayam potong.

Pemerintah Tak Larang Mudik Tahun Ini, Vaksinasi Jangan Dijadikan Dalih
Indonesia
Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi
Indonesia
Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi

"Itu (kontroversi) ndak usah ditanggepin lah. Saya belum baca beritanya," ujar Gibran pada awak media di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Senin (4/10).

Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktif Ikut Ditelisik KPK
Indonesia
Pembelian Mobil Bupati Hulu Sungai Utara Nonaktif Ikut Ditelisik KPK

KPK menduga pemberian komitmen bagian yang diduga diterima Abdul Wahid melalui Maliki

Dilaporkan ke Propam Gegara Pengamanan Sengketa Tanah, Ini Kata Kapolres Jakbar
Indonesia
Dilaporkan ke Propam Gegara Pengamanan Sengketa Tanah, Ini Kata Kapolres Jakbar

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo menegaskan, pihaknya sudah bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP) ihwal sengketa tanah di samping Gereja Yesus Kristus.

Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'
Indonesia
Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'

Diperkirakan total ada 1,5 juta orang yang tersebar di Indonesia

Sunarta Diharap Atasi Pelanggaran HAM Berat Agar Tak 'Digoreng' Saat Ada Agenda Poltik
Indonesia
Partai Gelora Usul Pilkada Serentak Digelar 2024
Indonesia
Partai Gelora Usul Pilkada Serentak Digelar 2024

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia setuju penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 2022 dan 2023 digelar pada 2024 bersamaan dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Pekerja Migran Penyumbang Terbanyak Kasus Baru COVID-19 Jakarta
Indonesia
Pekerja Migran Penyumbang Terbanyak Kasus Baru COVID-19 Jakarta

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta melonjak tajam hari ini, yakni 130 kasus.