Kitong Bisa Bersama Papua Muda Inspiratif Latih Kepemimpinan 200 Kaum Muda Papua di Sorong Pelatihan kepemimpinan Pemuda Papua. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Lebih dari 200 Pemuda Asli Papua, utamanya dari Kampung-kampung di Sekitar Seget, Klamono dan Salawati menghadiri pelatihan kepemimpinan dan kepercayaan diri pada hari Senin (23/9) untuk membuat perubahan dalam masyarakat. Seluruh peserta yang hadir berusia antara 18-35 tahun, sangat bersemangat mengikuti semua topik pelatihan yang diberikan.

Topik yang diisi cukup lengkap, mulai dari kepemimpinan, komunikasi, inovasi, dan kreatifitas membuat inisiatif-inisiatif yang membangun di masyarakat. Acara pelatihan ini dilakukan di House of Aquarius, di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.

Baca Juga:

Ini Alasan Mahasiswa Papua Pembawa Bendera 'Bintang Kejora' Tak Ditangkap

Topik-topik tersebut diisi oleh professional-profesional yang telah malang melintang dalam dunia bisnis dan industri di Indonesia, didukung oleh SKK Migas, dan di fasilitasi oleh 4 perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia: Petrogas, Pertamina EP, JOB Pertamina-Petrochina, dan Montdor.

Pelatihan kepemimpinan Pemuda Papua. (MP/Ponco Sulaksono)
Pelatihan kepemimpinan Pemuda Papua. (MP/Ponco Sulaksono)

“Saya sudah menunggu lama kesempatan yang sangat jarang seperti ini, karena yang dibutuhkan oleh pemuda-pemudi Papua adalah hal-hal positif seperti ini, oleh sebab itu, ketika diumumkan ada pelatihan ini , saya langsung mendaftarkan diri," ujar Steven Osok, salah satu peserta training.

Lain halnya dengan Michael Kambu, yang masih berstatus Mahasiswa di Manokwari menyatakan harapannya agar kegiatan-kegiatan membangun ini, dapat diperbanyak.

“Mungkin kalau training dan pelatihan seperti ini lebih banyak lagi ada di Papua Barat, maka anak-anak Muda Papua akan semakin kreatif, semangat, dan inovatif untuk terlibat dalam kegiatan pembangunan," kata dia.

Acara ini diinisiasi oleh Kitong Bisa, sebuah organisasi perkembangan kemanusiaan yang berfokus kepada Pendidikan dan pelatihan anak-anak asli Papua.

Alan Ambrauw, Project Officer dari Kitong Bisa yang juga menjabat sebagai Manajer Program Pelatihan ini menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan anak-anak asli Papua agar dapat lebih kreatif dan kompetitif kedepannya.

“Sebagai anak Papua, saya ingin mengadakan kegiatan ini untuk menginspirasi teman-teman lain, agar dapat terlibat penuh dengan potensi dan bakatnya untuk ikut membangun daerah kita," ujar lulusan Universitas Papua Manokwari, yang saat mahasiswa menjadi aktifis kampus.

Baca Juga:

Lima Bandara Keren di Provinsi Papua

Kitong Bisa, pelaksana kegiatan pelatihan ini, adalah sebuah Lembaga Pendidikan pro-bono yang terdiri dari 9 cabang pusat belajar di Papua dan Papua Barat, di kelola oleh 158 relawan yang sebagian besar adalah anak asli Papua, memberikan Pendidikan kepada 1,100 peserta didik secara informal. Pendirinya adalah Isaskar Mambrasar, seorang yang telah lebih dari 30 tahun mengabdikan dirinya untuk mengajar dan mendidik anak-anak asli Papua di Pulau Yapen, Provinsi Papua.

Kitong Bisa sendiri merupakan bagian dari Gerakan Papua Muda Inspiratif, yang baru diinisiasi oleh 23 Pemuda -pemudi Papua Berprestasi, salah satunya adalah Billy Mambrasar, CEO dari Kitong Bisa, anakdari Isaskar Mambrasar . Anggota-anggota Papua Muda Inspiratif tersebar di berbagai negara di dunia, seperti amerika, inggris, dan kanada. Sebagian besar dari mereka juga saat ini sedang berada dan berkarya di Papua dan Papua Barat.

Gerakan Papua Muda Inspiratif ini baru saja diinisiasi pada awal bulan September 2019, dan akan turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan konferensi Internasional Pendidikan Papua di Los Angeles, pada akhir tahun ini. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini, dan mendukung dibentuknya banyak start up dan Silicon Valley di Indonesia timur, yang akan digerakan oleh Pemuda-pemudi asli Papua yang inspiratif. (Pon)

Baca Juga:

Pemerintah Pusat Tetapkan Papua dan Papua Barat Jadi Fokus Pembangunan 2020-2024

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyidik Stepanus Pattuju Terima Gratifikasi Rp 10 Miliar Lebih Selama Kerja di KPK
Indonesia
Penyidik Stepanus Pattuju Terima Gratifikasi Rp 10 Miliar Lebih Selama Kerja di KPK

Dalam perkara Lampung Tengah yang terkait saudara Aliza Gunado, terperiksa menerima uang dari Azis Syamsuddin lebih kurang sejumlah Rp 3.150.000.000

Wilayah Tinggi Kasus COVID-19 & Rendah Vaksinasi Dilarang Gelar Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Wilayah Tinggi Kasus COVID-19 & Rendah Vaksinasi Dilarang Gelar Sekolah Tatap Muka

Pada prinsipnya pembelajaran tatap muka dilakukan dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi

Polisi Ungkap Tujuan Direktur TV Swasta Unggah Konten Provokatif
Indonesia
Polisi Ungkap Tujuan Direktur TV Swasta Unggah Konten Provokatif

Dalam kurun waktu delapan bulan mereka mendapatkan adsense YouTube kurang-lebih Rp 1,8 sampai Rp 2 miliar

PSI Semprot Anies Soal Telat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2021
Indonesia
PSI Semprot Anies Soal Telat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2021

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta lagi-lagi mengeluhkan kinerja Gubernur Anies Baswedan beserta jajarannya yang lamban mengirimkan dokumen rancangan KUA PPAS Perubahan Tahun 2021.

Anies Sodorkan Dhany Sukma Jadi Calon Wali Kota Jakarta Pusat
Indonesia
Anies Sodorkan Dhany Sukma Jadi Calon Wali Kota Jakarta Pusat

Ada mekanisme yang akan dilewati Dhany

KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar

PN Jakpus Gelar Sidang Perdana Gugatan Pemecatan Jhoni Allen oleh AHY
Indonesia
PN Jakpus Gelar Sidang Perdana Gugatan Pemecatan Jhoni Allen oleh AHY

Jhoni menggugat surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/II/2021 Tertanggal 2 Februari 2021 tentang Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat kepada Saudara drh Jhonni Allen Marbun

Eks Pimpinan PBNU Nilai Ada 'Abu Janda' Lain yang Berpura-pura Membela NU
Indonesia
Eks Pimpinan PBNU Nilai Ada 'Abu Janda' Lain yang Berpura-pura Membela NU

Kiai As'ad juga menanggapi ulah Abu Janda yang kerap mengenakan atribut NU

Jurus Dewas Jaga Integritas KPK
Indonesia
Jurus Dewas Jaga Integritas KPK

Keberadaan Dewan Pengawas ternyata tak lantas meningkatkan kedispilinan para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Prihatin Bom Gereja Makassar, Wagub DKI: Ibu Kota Biasanya Jadi Target
Indonesia
Prihatin Bom Gereja Makassar, Wagub DKI: Ibu Kota Biasanya Jadi Target

Ahmad Riza Patria prihatin dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) kemarin.