"Kita Boleh Beda Pandangan Tapi Jangan Lunturkan Rasa Persatuan dan Kesatuan" Sekelompok Anak Milenial melakukan kampanye damai melalui digital video yang dikemas dalam pesan semangat persatuan Indonesia, yakni sila ke-3 dari Pancasila

MerahPutih.com - Sekelompok Anak Milenial melakukan kampanye damai melalui digital video yang dikemas dalam pesan semangat persatuan Indonesia, yakni sila ke-3 dari Pancasila.

Koordinator konten Philip Simanjuntak, mengatakan pembuatan video yang digarap sekelompok kaum milenial itu ingin memberi pesan kepada masyarakat dan mengajak untuk berfikir sehat dalam memandang sebuah perbedaan. Di mana perbedaan itu tetap harus menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.

"Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai melunturkan rasa persatuan dan kesatuan, kita boleh berbeda sikap, tetapi jangan sampai menjadi penghalang silaturahmi antar generasi," kata Philip di Jakarta Jumat (29/3).

Sekelompok Anak Milenial melakukan kampanye damai melalui digital video yang dikemas dalam pesan semangat persatuan Indonesia, yakni sila ke-3 dari Pancasila

Awal mula video ini muncul, kata dia, dirinya bersama dua temanya Okie dan Fajrin memiliki ide tentang pemilu damai yang dikemas kekinian atau anak muda. Ketiganya pun bergerak dan segera mewujudkannya dalam sebuah karya nyata.

"Kami menghubungi rekan - rekan untuk membantu berpartisipasi, dan dalam waktu tidak sampai hari, terkumpul beberapa teman-teman yang bersedia luangkan waktunya untuk rekaman," tururnya.

Adapun narasi dari penggalan - penggalan konten video positif sebagai berikut:

Dulu, kita bisa tertawa bersama
Dulu, di group whatsapp isinya bercanda, sekarang kita seakan dibuat, kiri dan kanan.
Padahal, tujuan kita sama, Pancasila. Sederhana...harapanku
Aku ingin kita senyum kembali,
Aku ingin kita rangkul lagi.
Aku satu, kamu dua
Setelah nanti, kita bersatu lagi, untuk angka 3.
Persatuan Indonesia.

Tak lupa teman-teman yang ikut berpartisipasi dalam mendukung video tersebut yakni Lexyndo Hakim, Kirana Larasati, Menur Soekarno, Okie Agustandi, Fajrin Saadi, Reza Anugrah, Shasha, Arninne, Kresna, Lintang, Dina, dan Ghisella.

Lexyndo Hakim dan Kirana Larasati pun menyambut positif maksud tujuan dari video kampanye damai melalui digital yang dibuat Philip dan teman-teman.

Mereka optimis video yang menggelorakan kampanye damai ini dapat diterima di Masyarakat.

Philip mengatakan bahwa setelah teman-teman membaca script narasi tersebut, pada saat pertama kali konten ini diwacanakan, mereka langsung optimis bahwa bahan kampanye yang positif ini akan diterima sebagai warna damai ditengah hati milenial, dalam situasi saat ini.

Sekelompok Anak Milenial melakukan kampanye damai melalui digital video yang dikemas dalam pesan semangat persatuan Indonesia, yakni sila ke-3 dari Pancasila

Philip, Okie dan Fajrin mengajak anak muda untuk meramaikan kampanye damai yang bertujuan politif dan hiasi konten digital dengan semangat kreatif.

"Kita percaya, anak muda berperan penting untuk memberi warna didikan baik dengan menghilangkan black campaign menjadi white campaign," jelasnya.

Tak lupa juga Philip mengucapkan terima kasih kepada penonton yang merespon baik video kampanye damai ini dan ikut menyebarkan pesan positif tersebut. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH