Kisruh SBM ITB dan Rektorat ITB, Rektor Jamin Tidak Ada Dosen Mogok Mengajar Kampus ITB. (Foto: ITB)

MerahPutih.com - Buntut konflik internal di tubuh ITB yang melibatkan Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) dan Rektorat ITB, mulai menuai titik temu dan beberapa kesepakatan.

Paling tidak, sudah ada jaminan tidak ada pemogokan mengajar yang dilakukan Kelompok Dosen SBM ITB. Selain itu, kegiatan belajar dan mengajar serta pelayanan akademik di SBM ITB akan berjalan secara normal kembali.

Baca Juga:

Pelukis Srihadi Berpulang, ITB Kehilangan Guru Besar

Jaminan itu disampaikan Rektor ITB Reini Wirahadikusumah usai pertemuan tertutup bersama jajaran dosen dan purnabakti SBM ITB di Auditorium Gedung CRCS, Lt. 3, Jalan Ganesa 10, Kota Bandung, Senin (14/3).

"Kami akan menjamin pendidikan di ITB, bukan hanya untuk SBM, kegiatan di ITB kita akan selalu menyelesaikan, menuntaskan janji kami dengan segala daya-upaya. Apapun masalahnya mudah-mudahan tidak tereskalasi lagi, kita akan jamin," kata Rektor Reini, dalam konferensi pers.

Rektor menyampaikan permohonan maaf kepada publik khususnya orang tua mahasiswa atas kisruh internal ITB. Ia mengatakan masalah tersebut cukup pelik, tapi sedang menuju penyelesaian.

"Mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik bahwa kami membuat sedikit keributan di ruang publik, mohon maaf," katanya.

ITB menjamin, mahasiswa SBM ITB bisa menjalani kuliah seperti biasa. ITB berjanji akan mengemban amanah orang tua yang menitipkan anak-anaknya ke ITB.

"Kami rasakan kegalauan keresahan tuntutan kepada ITB itb untuk meneruskan pendiikan yang sudah dimulai sejak kecil. Inshaallah kami dapat meneruskan amanat tersebut," katanya.

Hasil pertemuan menyepakati tiga hal selain jaminan tidak adanya mogok mengajar dan keberlangsungan kuliah bagi mahasiswa SBM ITB. Hal lainnya adalah bahwa pimpinan ITB akan membahas dan mendiskusikan lebih lanjut apa yang telah disampaikan di dalam pertemuan, dan akan melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas hal teknis.

Rektor ITB Reini Wirahadikusumah di Auditorium Gedung CRCS, Lt. 3, Jalan Ganesa 10, Kota Bandung, Senin, (14/3/2022). (Dok. ITB)
Rektor ITB Reini Wirahadikusumah di Auditorium Gedung CRCS, Lt. 3, Jalan Ganesa 10, Kota Bandung, Senin, (14/3/2022). (Dok. ITB)

Kisruh SBM ITB dan ITB bermula dari upaya ITB dalam membenahi internal ITB di bidang Integrasi Sistem Manajemen (pengelolaan keuangan yang terintegrasi). ITB menyatakan, sebagaimana hasil audit BPK RI 31 Desember 2018, pengelolaan keuangan SBM ITB tidak sesuai Statuta ITB (PP 65/2013).

Istilah “swakelola dan otonomi” yang digunakan oleh Forum Dosen (FD) SBM ITB dalam mengelola SBM dianggap bentuk pengelolaan keuangan yang tidak sesuai Statuta ITB, sebagaimana disampaikan oleh BPK RI.

ITB telah berkonsultasi dengan BPK RI dan berkomitmen untuk melaksanakan arahan dari BPK tersebut. Upaya ITB tersebut menimbulkan reaksi dari SBM ITB, hingga muncul rencana mogok mengajar dosen SMB ITB. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Limbah Pangan Indonesia hingga 31 Ton Per Tahun jadi Tantangan Insinyur Pangan ITB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Tangerang Perintahkan Pegawai Siaga dan Bantu Warga Terdampak Cuaca Ekstrem
Indonesia
Pemkot Tangerang Perintahkan Pegawai Siaga dan Bantu Warga Terdampak Cuaca Ekstrem

Jajaran Pemkot Tangerang dapat bersiaga dalam mengantisipasi potensi dampak yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Agenda Padat Jokowi di KTT ASEAN
Indonesia
Agenda Padat Jokowi di KTT ASEAN

Total pertemuan dan kegiatan yang akan dihadiri oleh Presiden lebih dari 20, ditambah empat pertemuan bilateral.

KPK Periksa 3 Ketua DPC Partai Demokrat Terkait Dugaan Suap Bupati PPU
Indonesia
KPK Periksa 3 Ketua DPC Partai Demokrat Terkait Dugaan Suap Bupati PPU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga Ketua DPC Partai Demokrat sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pj DKI 1 Jamin Jakarta jadi Prioritas Tambahan Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Pj DKI 1 Jamin Jakarta jadi Prioritas Tambahan Dosis Vaksin COVID-19

"Vaksin saya sudah komunikasi langsung dengan pak menteri. Tiba vaksin di Indonesia, itu menjadi prioritas," ujar Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (27/10).

Ekspor Ikan Hias Indonesia Capai Puluhan Juta Dolar AS
Indonesia
Ekspor Ikan Hias Indonesia Capai Puluhan Juta Dolar AS

Ekspor ikan hias ke luar negeri ditargetkan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia.

Polri Kenalkan Seragam Warna Krem Satpam
Indonesia
Polri Kenalkan Seragam Warna Krem Satpam

Warna seragam baru satpam ini akan diimplementasikan tahun depan.

[HOAKS atau FAKTA]: Makanan Kaleng Dari Thailand Bawa Virus HIV
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Makanan Kaleng Dari Thailand Bawa Virus HIV

Virus HIV tidak akan mampu bertahan hidup jika sudah keluar dari host atau tubuh manusia.

PN Jaksel Batasi Pengunjung saat Sidang Ferdy Sambo
Indonesia
PN Jaksel Batasi Pengunjung saat Sidang Ferdy Sambo

Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto menyebut, aturan itu diberlakukan lantaran kasus Ferdy Sambo begitu menyita publik untuk mengikuti perkembangan persidangannya.

Muhammadiyah Minta Elite Hentikan Provokasi Jabatan Presiden 3 Periode
Indonesia
Muhammadiyah Minta Elite Hentikan Provokasi Jabatan Presiden 3 Periode

"Sebaiknya para elite tidak perlu mewacanakan berbagai kemungkinan atau skenario perpanjangan masa jabatan Presiden atau Presiden tiga periode," kata Mu'ti

Penumpang Kereta Api Belum Booster Bakal Diminta Tunjukkan Tes Antigen
Indonesia
Penumpang Kereta Api Belum Booster Bakal Diminta Tunjukkan Tes Antigen

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung pemerintah dalam penerapan aturan wajib vaksin penguat atau booster bagi pengguna moda transportasi.