Kisruh Desa Wadas, Fahri Hamzah Sentil Anggota DPR RI Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Instagram/@fahrihamzah)

MerahPutih.com - Peristiwa kekerasan yang menimpa warga Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, mendapat sorotan dari Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah.

Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mempertanyakan anggota dewan yang berasal dari dari daerah pemilihan (dapil) Desa Wadas, Purworejo.

Baca Juga

Besok, Komnas HAM Akan Temui Warga Desa Wadas dan Ganjar

"Anggota @DPR_RI dapil Wadas mana ndasmu?" cuit Fahri Hamzah lewat akun twitter pribadinya yang diunggah Kamis (10/2).

Purworejo masuk dapil Jateng VI bersama Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Kota Magelang. Dapil Jateng VI memiliki delapan perwakilan di DPR.

Adapun delapan anggota DPR itu yaitu Luqman Hakim dan Abdul Kadir Karding dari PKB, Prasetyo Hadi dari Gerindra, Sudjadi dan Vita Ervina dari PDIP, Panggah Susanto dari Golkar, Muslich Zainal Abidin dari PPP, serta Bramantyo Suwondo dari Demokrat.

Baca Juga

PKS Minta Menteri ESDM Tak Terbitkan IUP Andesit di Wadas

Fahri menegaskan, bungkamnya lembaga perwakilan adalah puncak dari kegagalan dalam Menurutnya, daulat parpol yang mereduksi daulat rakyat adalah di antara sebab yang paling utama.

"Sebelum Tahun 2024 kita harus menemukan jawaban. Jika kita ingin perbaikan!," tegas dia. (Pon)

Baca Juga

Komnas HAM Desak Polisi Tarik Diri Dari Desa Wadas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Simak, Perubahan Rute Baru Perjalanan KRL Jabodetabek
Indonesia
Simak, Perubahan Rute Baru Perjalanan KRL Jabodetabek

Perubahan rute KRL Jabodetabek dimulai Sabtu (28/5) menyesuaikan switch over (SO) kelima di Stasiun Manggarai.

[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Ginjal Akut Muncul Akibat Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Ginjal Akut Muncul Akibat Vaksin COVID-19

Fenomena gangguan ginjal akut kini tengah ramai jadi perbincangan masyarakat. Bahkan, di media sosial pun beredar banyak konten soal penyakit itu.

Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Krisis Pertalite
Indonesia
Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Krisis Pertalite

Ketua DPR RI, Puan Maharani pun mengingatkan pemerintah agar menyiapkan diri menghadapi krisis pertalite. BBM bersubsidi ini sudah membebani APBN dan perlu rencana cadangan (contingency plan) dalam penyalurannya.

Dasco Ungkap Koalisi Gerindra-PKS Masih Terbuka di Pemilu 2024
Indonesia
Dasco Ungkap Koalisi Gerindra-PKS Masih Terbuka di Pemilu 2024

Wacana Koalisi Perubahan yang digagas Partai NasDem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini tak kunjung deklarasi. Seiring dengan itu, muncul isu PKS akan rujuk dengan Partai Gerindra.

Penguasaan Teritori Hadi Diyakini Jokowi Bisa Selesaikan Sengketa dan Lahan IKN
Indonesia
Penguasaan Teritori Hadi Diyakini Jokowi Bisa Selesaikan Sengketa dan Lahan IKN

Hadi Tjahjanto mengungkapkan komitmennya untuk merealisasikan target sertifikasi hingga 126 juta bidang tanah pada 2024.

Jaga Kualitas, KKP Bangun Gudang Ikan Beku Kapasitas 300 Ton di Indramayu
Indonesia
Jaga Kualitas, KKP Bangun Gudang Ikan Beku Kapasitas 300 Ton di Indramayu

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun gudang beku "cold storage" berkapasitas 300 ton untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ikan nelayan. "Pembangunan 'cold storage' sedang berlangsung, dan itu semua dari Pemerintah Pusat," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Edi Umaidi, Senin.

Jokowi Sebut Rambut Putih Pikirkan Rakyat
Indonesia
Jokowi Sebut Rambut Putih Pikirkan Rakyat

"Saya ulang, jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya," ujar Jokowi.

Penyebab Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Bengkulu
Indonesia
Penyebab Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Bengkulu

Gempa di Bengkulu berkekuatan magnitudo (M) 5,5, Rabu (20/7) pagi, dipicu subduksi lempeng di Zona Megathrust

Indonesia Bisa Terjerat Krisis Pangan jika Pemerintah Lengah
Indonesia
Indonesia Bisa Terjerat Krisis Pangan jika Pemerintah Lengah

Dia khawatir apabila para pemangku kepentingan lengah dengan kondisi yang ada maka Indonesia bukan tidak mungkin terjerat dalam kondisi krisis pangan seperti yang dialami sejumlah negara.

Wagub DKI Minta TransJakarta Evaluasi Kedai Kopi di Halte Harmoni
Indonesia
Wagub DKI Minta TransJakarta Evaluasi Kedai Kopi di Halte Harmoni

"Jadi nanti kami akan minta TransJakarta melakukan evaluasi kembali," papar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (18/8).