Kisah Pilu Guru Honorer Lansia Ikuti Tes PPPK Sebanyak 83.733 peserta mengikuti seleksi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 tingkat SMA, SMK dan SLB Jawa Barat. ANTARA/HO-Humas Disdik Jabar

MerahPutih.com - Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 bagi guru honorer di seluruh Indonesia membawa kesedihan mendalam bagi peserta yang sudah lanjut usia. Mereka harus menghadapi kecanggihan teknologi yang bertolak belakang dengan kemampuan fisik.

Salah satu peserta seleksi PPPK @inessuchiha mengaku, teriris hatinya melihat sejumlah orang yang sudah rentan harus mengikuti tes PPPK. Ketika seleksi, mereka harus perlahan-perlahan meraba huruf atau angka keyboard komputer.

Baca Juga

154 Pelamar CPNS Solo Tidak Hadir Saat SKD, Panitia Langsung Coret

Yang membuat dirinya merasa sedih ketika mereka harus mengerjakan soal essay yang tak sedikit. Para peserta lansia harus meraba-raba satu demi satu huruf yang akan mereka ketik.

Lihat realita seperti itu, dirinya pun menyayangkan keputusan pemerintah yang menurutnya kejam lantaran membuat tes seleksi menyulitkan guru honorer sudah tua, yang gaptek teknologi terlebih fisik lansia tidak seenergik.

"Liat realita kaya gitu, jadi ngerasa pemerintah kejem asli sama guru. Kurang apa lagi coba ngabdinya," tulis akun Twiter @inessuchiha.

Ia juga bilang, sebelum tes dirinya memberi dukungan kepada mereka yang sudah tua yang satu ruangan agar dapat bersemangat dan lancar dalam tes seleksi PPPK 2021.

Meski sudah menyalurkan dukungan, tapi mereka para orang tua yang selesai seleksi, terpancar dari raut wajahnya sedikit tidak berenergi dan sedikit melas. Mungkin mumet atau sedih melihat soal-soal tes seleksi PPPK 2021.

"Pas keluar pada sedih, pada murung. Ya ampun," lanjutnya.

Ia pun menyarankan kepada pemerintah untuk tidak membuat tes seleksi PPPK menggunakan komputes dan soal yang berjubel untuk guru honorer sudah lanjut usia. Mending mereka dikasih diklat atau pelatihan yang sesuai meteri-materi pembelajaran di sekolah.

Ia pula memohon Badan Kepegawaian Negara (BKN) daj Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mekendikbud) untuk mengevaluasi tes seleksi PPPK tahun ini. Sehingga tahun berikutnya tidak lagi mengisahkan kesedihan bagi peserta PPPK guru honorer.

"Ya bayangin aja, udah jauh semangat dan karena punya harapan untuk dapat penghargaan lebih baik. Eh gak lolos PG, meskipun udah ditambah skor umur 35+. Pasti kecewa banget, apalagi PGnya tinggi. Ada tes tahap 2, yo mau ngapain," ucapnya. (Asp)

Baca Juga

2.567 Orang CPNS Kabupaten Sukabumi Tes SKD di Universitas Telkom

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Kenalkan Seragam Warna Krem Satpam
Indonesia
Polri Kenalkan Seragam Warna Krem Satpam

Warna seragam baru satpam ini akan diimplementasikan tahun depan.

Aman dari Ranjau, Rusia Segera Buka Laut Hitam Buat Kapal Asing
Dunia
Aman dari Ranjau, Rusia Segera Buka Laut Hitam Buat Kapal Asing

Negara-negara berkembang semakin terpukul karena kekurangan pupuk dan stok makanan serta pasokan energi.

Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati
Indonesia
Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati

Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan

 Parfum Kemenyan Sampai Hasil Olahan Hutan Terkini Tampil di Expo 2020 Dubai
Indonesia
Parfum Kemenyan Sampai Hasil Olahan Hutan Terkini Tampil di Expo 2020 Dubai

Komoditas kopi juga turut andil dalam rolling exhibition, sepertihalnya kopi liberika yang ditanam di lahan gambut. Jenis kopi ini dapat memberikan cita rasa yang unik di mana aromanya seperti aroma buah nangka dengan rasa asamnya yang kuat.

PPKM Darurat, Ibu Hamil Disarankan Nonton Drama Korea
Indonesia
PPKM Darurat, Ibu Hamil Disarankan Nonton Drama Korea

Selain menyaksikan hiburan yang bisa membuat ibu hamil senang, Indah juga mengingatkan agar selalu mengkonsumsi makananan dan minuman yang bergizi.

DPP Partai Demokrat Buka Suara Kadernya Kena OTT
Indonesia
DPP Partai Demokrat Buka Suara Kadernya Kena OTT

Dengan penegakan hukum yang transparan, profesional dan akuntabel, keadilan akan diwujudkan

Mabes Polri Ungkap Tingkat Pelanggaran Polisi Bandel Jauh Menurun
Indonesia
Mabes Polri Ungkap Tingkat Pelanggaran Polisi Bandel Jauh Menurun

Faktor individu, yang menyebabkan terjadinya pelanggaran anggota adalah ideologi dari anggota

Mulai Besok, Naik Seluruh Moda Transportasi Wajib Miliki Aplikasi Peduli Lindungi
Indonesia
Mulai Besok, Naik Seluruh Moda Transportasi Wajib Miliki Aplikasi Peduli Lindungi

Aplikasi Peduli Lindungi akan dipakai sebagai syarat bepergian untuk seluruh moda transportasi.

Tak Tahu Anggaran Pakaian Dinas Rp 1,7 M, DPRD DKI: Tiba-tiba Didatangi Tukang Ukur
Indonesia
Tak Tahu Anggaran Pakaian Dinas Rp 1,7 M, DPRD DKI: Tiba-tiba Didatangi Tukang Ukur

Pengadaan anggaran pakaian dinas dan atribut DPRD DKI Jakarta yang mencapai Rp 1.746.645.560 atau Rp 1,7 miliar kini ramai diperbincangkan di masyarakat.

Libur Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jabar Siapkan Bus Gratis ke Kawasan Wisata
Indonesia
Libur Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jabar Siapkan Bus Gratis ke Kawasan Wisata

Setiap hari, Pemerintah Jawa Barat menyiapkan kuota bus gratis untuk sebanyak 162 orang atau 54 orang untuk setiap destinasi wisata yang dipilih. Bisa daftar perorangan atau grup dengan maksimal 10 orang per grup.