Kisah Pemain Dewa United FC Susanto, Bertahan Hidup dengan Jualan Belut Gelandang Dewa United FC, Susanto. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

MerahPutih.com - Para pesepak bola dipaksa untuk kreatif selama terhentinya kompetisi akibat pandemi COVID-19. Seperti yang dilakukan gelandang Dewa United FC Susanto yang mendadak jadi chef untuk mengolah belut menjadi hidangan istimewa.

Susanto merupakan gelandang asal Purwodadi yang kini menjadi pemain anyar Dewa United FC. Dalam beberapa pertandingan, Susanto pun kerap kali dipercaya menjabat ban kapten. Dia bisa beroperasi sebagai bek tengah, bek kanan serta gelandang bertahan.

Karier sepak bolanya terbilang lancar. Selain Dewa United FC, Susanto juga pernah membela Persis Solo, Persipur Purwodadi, PSGC Ciamis, dan Cilegon United. Ternyata, dari perjalanan sekian tahun, membela PSGC memberi keahlian lain.

Baca Juga:

Dewa United FC Gelar Latihan di PCC, Kembalikan Kondisi Fisik Para Pemain

Ketika tinggal di Ciamis, Susanto yang kala itu sekamar dengan penyerang PSS Sleman, Dimas Galih, rajin memasak sendiri. Salah satu yang rajin diolahnya adalah belut. Dari berbagai percobaan, Susanto menemukan ramuan tepat untuk menjadikan belut sebagai hidangan istimewa.

"Dari pengalaman itu, akhirnya saya punya ide untuk membuka usaha kuliner belut di Purwodadi. Saya membuka warung di rumah. Ini saya lakukan untuk menyambung hidup selama kompetisi terhenti," kata Susanto seperti dikutip dari Bolaskor.com, Kamis (18/3).

Ini menjadi bisnis kuliner kedua yang dipilih Susanto selama kompetisi terhenti. Sebelum ini, Susanto juga sempat berbisnis baso aci yang kini dijalankan rekannya.

"Selain jualan di rumah, saya juga jualan lewat online. Kadang saat ikut fun game atau tarkaman di wilayah Solo Raya, saya sekalian bawa pesanan dari teman-teman sesama pemain," ucap Susanto.

Susanto saat diperkenal sebagai pemain Dewa United FC. (Foto: Instagra @dewaunitedfc)
Susanto saat diperkenal sebagai pemain Dewa United FC. (Foto: Instagram @dewaunitedfc)

Susanto jualan olahan belut dibantu keluarga sang istri. Belut yang diolahnya dibeli dari pengepul yang ada di Karanganyar. Dalam sehari, Susanto bisa mengolah lima kilogram belut.

"Sebenarnya di Purwodadi juga ada yang jualan belut. Tapi tekstur ketika dimasak ada perbedaan. Mungkin faktor alam juga yang membedakan. Makanya saya ambil dari Karanganyar yang tekstur dagingnya lebih pas. Alhamdulillah sejauh ini permintaan datang terus," jelas Susanto.

Susanto bukan sekadar membuka bisnis, lalu dijalankan keluarganya. Dia benar-benar turun langsung. Bahkan olahan pepes, goreng biasa maupun geprek berasal dari bumbu yang dibuatnya.

"Ya dari pengalaman di Ciamis, lalu sering coba-coba juga ketika di rumah, jadi saya bisa mengolah belut. Terutama untuk menghilangkan bau amisnya kan kalau belut," lanjutnya.

Baca Juga:

Resmi Diperkenalkan, Berikut Nama-Nama Pemain Dewa United FC

Susanto memastikan bisnis kulinernya ini akan terus berlanjut, meski nantinya kompetisi sepak bola nasional sudah jalan. Situasi sepak bola yang belum pasti membuat pemain seperti dirinya harus memiliki usaha sampingan.

"Sekarang ini jualan untuk menyambung hidup, karena kompetisi belum ada. Tarkaman pun juga sepi karena banyak lapangan ditutup. Semoga ke depan usaha ini bisa terus berkembang. Terpenting lagi, pihak-pihak terkait bisa memberikan izin agar sepak bola bisa jalan lagi. Bagi pelaku sepak bola, ketika kompetisi jalan, ekonomi keluarga juga jalan," tutupnya. (*)

Baca Juga:

Louvre Dewa United Petik Pelajaran dari Kekalahan

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewa United FC Gelar Latihan di PCC, Kembalikan Kondisi Fisik Para Pemain
Olahraga
Dewa United FC Gelar Latihan di PCC, Kembalikan Kondisi Fisik Para Pemain

Fisik para pemain dinilai masih belum dalam kondisi yang maksimal

Momen Menegangkan dan Mengharukan di Parken Stadium
Olahraga
Momen Menegangkan dan Mengharukan di Parken Stadium

Pada menit ke-43, seisi Parken Stadium dibuat tegang setelah gelandang Denmark, Christian Eriksen tiba-tiba tak sadarkan diri di sisi kiri lapangan.

Doa Philipp Lahm Terkabul, Bayern Munchen Telan Kekalahan
Olahraga
Doa Philipp Lahm Terkabul, Bayern Munchen Telan Kekalahan

Hasil pertandingan Manchester United vs Liverpool di Premier League.

Pemain All England Minta Dipulangkan ke Tanah Air
Olahraga
Pemain All England Minta Dipulangkan ke Tanah Air

Tim bulutangkis Indonesia berharap bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memulangkan mereka dari Birmingham, Inggris ke tanah air, seusai dipaksa mundur dari All England 2021.

Diikuti 14 Ribu Tim, E-Sports Piala Menpora 2021 Berhadiah Total Rp200 Juta
Olahraga
Diikuti 14 Ribu Tim, E-Sports Piala Menpora 2021 Berhadiah Total Rp200 Juta

Sebanyak 14 ribu peserta mengikuti turnamen E-Sport Piala Menpora 2021 yang dimulai sejak Sabtu (17/4) di Surabaya, Jawa Timur.

Persis Solo di Grup Neraka, Gibran: Klub Atta Halilintar Patut Kita Antisipasi
Olahraga
Persis Solo di Grup Neraka, Gibran: Klub Atta Halilintar Patut Kita Antisipasi

Liga Indonesia Baru (LIB) telah membagi empat grup Liga 2 dengan masing-masing berisikan enam klub.

Praveen/Melati Tantang Unggulan Pertama di Perempatfinal
Olahraga
Praveen/Melati Tantang Unggulan Pertama di Perempatfinal

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menantang ganda Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong di babak perempatfinal bulutangkis Olimpiade 2020.

Asisten Shin Tae-yong Sebut Pola Makan Pemain Timnas Indonesia Buruk
Olahraga
Asisten Shin Tae-yong Sebut Pola Makan Pemain Timnas Indonesia Buruk

Lee Jae-hong memang sering memberi kritik kepada pemain terkait dengan kebiasaan mereka baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Hal ini yang membuat kondisi fisik para pemain menjadi tidak seharusnya.

Timnas Dibantai Vietnam, Ketum PSSI Minta Evan Dimas Cs Bangkit di Laga Terakhir
Olahraga
Timnas Dibantai Vietnam, Ketum PSSI Minta Evan Dimas Cs Bangkit di Laga Terakhir

"Pemain harus tetap fokus, disiplin dan bangkit di laga terakhir melawan Uni Emirat Arab nanti," sambung pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Nobar Piala Eropa, Ketua DPD Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan
Olahraga
Nobar Piala Eropa, Ketua DPD Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan tidak bisa diabaikan. Apalagi sejumlah daerah sedang terjadi kenaikan kasus penyebaran COVID-19, seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah.