Karier
Pekerjaan Karyawan Tiktok Sangat Penuh Tekanan, Berani Lamar? Beredar sebuah kisah mencengangkan tentang jam kerja dan kondisi karyawan di TikTok (Foto: pixabay/salen_feyisha)

BERSYUKURLAH jika jam kerja di kantor kamu tak lebih dari delapan jam sehari. Lembur sampai bekerja 12 jam? Ini juga masih lumrah, dan kalau perusahaan kamu menyejahterakan karyawan pasti ada uang lemburan.

Berbeda dengan karyawan Tiktok, boleh dibilang mereka bekerja dengan penuh tekanan. The Wall Street Journal melaporkan mantan karyawan TikTok buka-bukaan mengenai pengalaman kerjanya di perusahaan jaringan sosial itu. Menurut mantan karyawan tersebut, jam kerja di Tiktok amat panjang dan sangat penuh tekanan. Bahkan ada keterputusan budaya antar cabang Tiktok di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Seperti yang dikutip dari laman The Verge, karyawan di perusahaan Tiktok yang berbasis di Los Angeles, mengalami kurang tidur karena bekerja lembur. Mereka juga punya kewajiban menghadiri pertemuan dengan rekan kerja yang berlokasi di Tiongkok. Beberapa karyawan menghabiskan sekitar 85 jam per minggu untuk rapat, dan memerlukan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Baca Juga:

Tiktok Larang Konten Tantangan Viral yang Berbahaya

beberapa karyawan menghabiskan sekitar 85 jam per minggu untuk rapat dan membutuhkan beberapa waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka (Foto: pixabay/antonbe)

Kemudian, karena hari Minggu di Amerika Serikat sudah hari Senin di Tiongkok, sejumlah pekerja melaporkan bekerja di akhir pekan, sehingga mereka bisa setara dengan rekan kerja mereka di belahan dunia lain.

Adapun jenis lingkungan kerja tersebut berdampak pada kesejahteraan serta kesehatan emosional karyawan. Seorang karyawan bahkan mengatakan bahwa dia mengundurkan diri setelah menunjukan bukti pada pimpinannya tentang kondisi yang berpotensi mengancam jiwa.

Selain itu, mantan manajer produk senior Tiktok Melody Chu mengaku ia sering bekerja hingga larut malam untuk bertemu dengan rekan-rekannya di Tiongkok. Ketidakseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadinya membuatnya kurang tidur dan turun berat badan. Chu juga menjalani terapi pernikahan karena tak bisa menghabiskan waktu bersama suaminya.

Menurut catatan The Wall Street Journal, sejumlah karyawan menggambarkan tekanan yang sangat besar, khususnya karyawan TikTok yang berbasis di Tiongkok.

Baca Juga:

TikTok Shopping 2021 Didominasi Pelanggan Perempuan

TikTok dilaporkan mempunyai sejumlah tim yang bergegas untuk menyelesaikan proyek yang sama, untuk mendorong karyawan menyelesaikan pekerjaan mereka dengan lebih cepat. Tapi hal itu justru menyebabkan paranoia karena tertinggal di belakang rekan kerja, atau frustasi apabila proyek mereka tidak selesai.

Sejumlah mantan Karyawan mengeluhkan jam kerja di TikTok (Foto: pixabay/amrothman)

Sementara itu, mantan karyawan TikTok lainnya yiatu Lucas Ou-Yang menuliskan di twitter bahwa ada 10 manajer produk yang berhenti setelah satu tahun bekerja di TikTok. Hal itu lantaran mereka diharapkan mengikuti jadwal kerja para karyawan di Tiongkok yang amat padat.

Pekerjaan karyawan Tiktok yang penuh tekanan sebenarnya bukan hal baru. Tahun lalu, menurut laporan dari CNBC karyawan Tiktok memiliki jam kerja '996'. Itu artinya karyawan bekerja dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Jam kerja tersebut sering ditemui di perusahaan Tiongkok. Namun akhirnya pemerintah Tiongkok melarang jam kerja tersebut tahun lalu.

ByteDance yang merupakan perusahaan induk TikTok, menetapkan jam kerja 63 jam per minggu. Karyawan mulai bekerja dari jam 10 pagi hingga 7 malam, dengan waktu bekerja lima hari per minggu.

Namun, belum jelas apakah jadwal seperti itu sudah umum diterapkan di luar Tiongkok. Meski begitu, menurut catatan The Wall Street Journal, banyak karyawan mengatakan mereka memiliki jam kerja yang berlebihan. (ryn)

Baca Juga:

TikTok Hadirkan Diskusi Soal Perkembangan Film di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Di Balik Gemerlap Dunia Musik, Kreativitas, Ide dan Inspirasi yang Saling Mempengaruhi
ShowBiz
Di Balik Gemerlap Dunia Musik, Kreativitas, Ide dan Inspirasi yang Saling Mempengaruhi

Musik selalu berhasil membuat perubahan di dalam masyarakat.

Beda Pandangan Individu Aseksual terhadap Gambar Erotis
Hiburan & Gaya Hidup
Beda Pandangan Individu Aseksual terhadap Gambar Erotis

Aseksualitas dapat dikatakan menunjukkan kurangnya ketertarikan seksual kepada orang lain.

Nicolas Cage jadi Anteknya Dracula dalam 'Reinfield'
ShowBiz
Nicolas Cage jadi Anteknya Dracula dalam 'Reinfield'

film ini akan ada sentuhan komedinya, namun masih belum ada detail secara resmi dari alur film tersebut.

4 Hal yang Bikin ‘Squid Game’ Berbeda dari Tayangan Survival Lainnya
ShowBiz
Resmi Rilis, Ini Cara Download Windows 11 Secara Gratis
Fun
Resmi Rilis, Ini Cara Download Windows 11 Secara Gratis

Cara download Windows 11 secara gratis untuk mendapatkan dukungan lebih terhadap hiburan, salah satunya adalah games.

Bagaimana Karakteristik Orang Open Minded?
Fun
Bagaimana Karakteristik Orang Open Minded?

Open minded membuatmu wawasan dan pengalaman baru.

Louis Vuitton Tampilkan Koleksi Terakhir Virgil Abloh
Fashion
Louis Vuitton Tampilkan Koleksi Terakhir Virgil Abloh

Louis Vuitton memberikan penghormatan terakhir bagi Virgil Abloh.

Cara Shopee Sambut Kemerdekaan Indonesia
Fun
Cara Shopee Sambut Kemerdekaan Indonesia

Situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung membawa pengaruh besar bagi masyarakat dalam skala nasional.

Kenali Tanda "Skin Barrier" Kulit Rusak
Fun
Kenali Tanda "Skin Barrier" Kulit Rusak

fungsi skin barrier sangat penting, yakni sebagai pelindung kulit terluar yang membuatnya tetap sehat.