Kisah Lucu Megawati Saat Memberitahu Kiai Ma'ruf Jadi Cawapres Megawati Soekarnoputri saat berpidato pada Rakornas PDIP 1-2 September 2018 di Kantor DPP PDIP Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9)

MerahPutih.Com - Politik tidak selama serius dan penuh dengan intrik. Kadang muncul kisah jenaka dibalik keputusan-keputusan politik yang penting. Hal ini dialami langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kepada para caleg dan anggota baru PDI Perjuangan, Megawati mengisahkan sebuat cerita lucu saat dirinya pertama kali mengetahui Kiai Ma'ruf Amin terpilih jadi cawapres pendamping Jokowi.

Menurut Megawati, setelah diputuskan bahwa KH Ma'ruf Amin yang dipilih sebagai cawapres untuk mendampingi capres petahana Joko Widodo, Megawati menemui KH Ma'ruf Amin untuk menyampaikan kabar gembira tersebut.

Ketika diberi tahu bahwa KH Ma'ruf Amin terpilih sebagai cawapres, menurut Megawati, yang ditanya pertama kali dinilai lucu sekali.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Solo (MP/Ismail)

"Pak Ma'ruf bertanya, sopan sekali bertanyanya. Boleh nggak saya tanya. Ke pencalonan, saya musti pakai apa," kata Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (2/4).

Megawati mendengar pertanyaan itu jadi tersenyum. Menurut Megawati, Kiai Ma'ruf yang biasa memakai peci dan sarungan, memberi semacam kode bahwa dirinya siap memakai pakaian yang lain.

"Saya juga punya celana panjang," kata Kiai Ma'ruf kepada Megawati saat itu.

Mendengar pernyataan tersebut, Megawati lalu menjelaskan agar Kiai Ma'ruf tampil apa adanya.

"Kalau sudah terbiasa pakai sarung, ya sarungan saja. Kami jadi tertawa," kata Megawati.

Megawati mengaku kaget, karena Kiai Ma'ruf sampai memikirkan hal-hal terkecil, agar tidak membuat sesuatu yang kurang pantas. "Kiai Ma'ruf seharusnya tidak memusingkan soal itu," katanya.

Cerita yang sederhana dan lucu itu, menurut Megawati sebagiamana dilansir Antara, seharusnya banyak mewarnai Pemilu 2019. Pemilu, menurut dia, adalah pesta demokrasi untuk memilih sehingga seharusnya banyak diisi dengan kegembiraan.

"Kenapa kita tak tertawa seperti itu saja ya," ujarnya.

Kisah lucu Megawati itu langsung disambut tawa para pemuka agama, habaib, purnawirawan TNI/Polri serta akademisi.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH