Meski Hanya Miliki Satu Tangan, Pria ini Bisa Jadi Petinju Profesional Ditengah keterbatasan, Vaggelis Chatzis dapat buktikan bakatnya dibidang tinju (Foto: Facebook vaggelis chatzis)

KETERBATASAN bukanlah suatu halangan untuk seseorang menggapai sebuah impian. Karena jika memiliki niat dan usaha yang keras, impian pasti akan tercapai.

Vaggelis Chatzis tak disangka-sangka bisa menjadi petinju profesional di tengah keterbatasannya.

Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, Chatzis bisa meraih mimpinya. Meskipun banyak tantangan besar yang harus dihadapi.


1. Chatzis kehilangan tangan kanan sejak masih bayi

Vaggelis Chatzis kehilangan tangan kanannya sejak kecil (Foto: facebook vaggelis chatzis)

Chatzis terlahir dengan tumor kanker di tangan kanannya. Dokter mengatakan tumor itu dapat membahayakan jiwanya jika tidak diamputasi.

Usia Chatzis waktu itu masih tiga bulan. Jadi pria asal Yunani tersebut harus bergantung dengan tangan kirinya saja.

Ketika beranjak Dewasa Chatzis kerap mengalami kesulitan. Lantaran anak-anak lain kerap menggertaknya serta mengolok-ngolok tangan palsunya. Mereka menyebut Chatzis seperti Kapten Hook.

Hal itu pun membuat Chatzis tumbuh menjadi seorang pemuda yang pemarah, akibat kemarahannya itu membuatnya terlibat dengan banyak masalah. Chatzis mulai bergaul dengan orang yang salah, dia pun menghabiskan malam dengan minum, berpesta dan kerap berkelahi. Hingga akhirnya dia menemukan tinju dan sangat menyukainya.

"Ini seperti ketika kamu melihat seorang wanita yang cantik, dan saat kamu melihatnya sekali dan langsung jatuh cinta padanya" tutur Chatzis saat menceritakan pengalaman pertamanya dengan Tinju.

2. Chatzis sukses menunjukan bakatnya di dunia tinju

Chatzis buktikan dirinya dapat berpretasi (Foto: facebook vaggelis chatzis)

Petinju berusia 31 tahun tersebut, telah mengenal tinju lebih dari satu dekade lalu. Usai dirinya pindah ke Inggris untuk mengejar hasrat terbesarnya yang kedua, yaitu memasak.

Dari situlah dia bertemu pelatih pertamanya, Tony Lang, yang memiliki sasan tinju dan mengundangnya untuk mencoba olahraga tersebut.

Vaggelis Chatzis awalnya kerap menonton tinju di Televisi, namun ia tak pernah membayangkan dirinya mengenakan sepasang sarung tinju dan masuk ke ring. Namun begitu dia melakukannya, dia tahu jika dia bisa melakukannya.

Kendati Chatzis telah kehilangan satu tangan, dia menunjukan bakat nyata untuk tinju, yang dikombinasikan dengan tekadnya menghadapi tantangan. Serta kekuatan yang harus diperhitungkan di atas ring.

Sang pelatuh pun menemukan cara untuk menempelkan sarung tinju pada lengannya yang lebih pendek. Jadi meskipun Chatzis hanya memiliki satu tangan, dia benar-benar bisa menunju dengan kedua tangannya. Sebagai kidal, Chatzis mengadopsi gaya tinju yang tak konvensional, hal itu berkali-kali membuat lawan lengah.

3. Chatzis Bisa Menghadapi Berbagai Tantangan

Dalam perjalanannya menjadi petinju profesional, Chatzis harus mengatasi beberapa tantangan, seperti halnya keegnan dewa medis untuk mengeluarkan dokumen yang diperlukan.

Namun Pria asal Yunani itu telah berjuang melawan rintangan seumur hidupnya dan tak kenal menyerah. Pada tahun 2015, Chatzis melakukan debut tinju profesionalnya di Athena, di depan lebih dari 3.000 orang, termasuk keluarganya. Chatzis pun berhasil menang dan membuat sejarah tinju.

Dalam pertarungan keduanya, Chatzis mengalami cedera serius yang membuatnya harus absen selama dua setengah tahun. Namun dia terus berlatih dan dengan sabar menunggu untuk memperlihatkan kemampuannya. Hingga pada Desember 2018, Chatzis merayakan kembalinya ke dunia tinju dengan mengalahkan petinju Bosnia, Mikro Zdrazdo.

Saat ini Chatzis berencana untuk kembali ke los Angeles, untuk melanjutkan pelatihannya dan membawa karirnya ke tingkat berikutnya.

"Saya masih memiliki beberapa tahun lg dalam karir tinju saya. Saya masih bisa bertarung hingga usia 35 tahun, saya ingin kemblai ke L.A untuk melanjutkan apa yang saya tinggalkan, saya tak akan berhenti hingga saya berhasil" ucap Chatzis.

Sementara itu, Chatzis pun menghabiskan waktu untuk melatih orang lain, termasuk orang-orang ditengah keterbatasan. Dia pun berharap jika kisahnya dapat menginspirasi orang lain untuk memberi semangat dan memenuhi impian mereka. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Viral! Seorang Miliarder Beli Gunung Seharga Rp200 Miliar Lebih

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH