Kirab Budaya Tutup Jambore Nasional Revolusi Mental Salah satu aksi peserta kirab budaya dalam rangka menutup Jambore Nasional Revolusi Mental, Minggu (27/8). (MP/Win)

AJANG Jambore Nasional Revolusi Mental yang diadakan di Kota Solo, sejak Jumat (25/8) kemarin, secara resmi selesai, dengan ditandai kirab budaya yang berlangsung dari kawasan Stadion Sriwedari menuju ke kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (27/8).

Ajang yang pertama kali diadakan ini, rencananya akan menjadi agenda tahunan. Sementara itu, dalam kirab budaya tersebut, berbagai potensi budaya yang ada di Kota Bengawan ditampilkan. Tak kurag dari 1.000 orang ikut ambil bagian disana.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo Budi Yulistianto menerangkan, salah satu aspek yang didapatkan dari program Jambore tersebut, yakni mengajak semua pihak untuk mau bergotong royong bersama.

Iringan paskibraka dalam kirab budaya dalam rangka menutup Jambore Nasional Revolusi Mental, Minggu (27/8). (MP/Win)

“Gerakan Revolusi mental, harus dimulai oleh siapa saja, diri sendiri, keluarga, warga masyarakat hingga komponen bangsa. Karena dengan begitu, mampu membuat sebuah perubahan ke arah yang lebih baik,” jelas Sekda yang juga panitia kegiatan.

Dalam ajang tersebut, dihadiri oleh seluruh Gubernur, Bupati hingga Walikota yang ada di tanah air. Setelah kegiatan ini selesai, pihak panitia akan membeberkan hasilnya ke Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), sebelum diteruskan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berita ini merupakan laporan dari Win, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Anda juga bisa baca Keinginan Bunuh Diri Ternyata Dipengaruhi Faktor Keturunan


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH