Mampukah Meksiko Menghapus Kutukan Tak Pernah Melewati Babak 16 Besar? Skuat timnas Meksiko. (Sumber: AFP/Ezequiel BECERRA)

SEJAK pertama digelar pada 1930 hingga kini, timnas Meksiko hanya empat kali absen dalam gelaran Piala Dunia.

Meski langganan tampil di turnamen sepakbola dunia tiap empat tahun sekali, tim berjuluk Los Tricolores justru hanya mencatat prestasi tertinggi sampai babak perempat final. Mesksiko selalu kandas di babak 16 besar.

Tapi selama enam Piala Dunia terakhir, prestasi Meksiko justru tak bisa dibanggakan. Mereka selalu kandas pada babak 16 besar.

Penampilan Meksiko tak pernah dianggap kacangan tim lawan. Permainan serangan balik cepat dan efektif menjadi kunci. Juara bertahan Jerman bahkan bertekuk lutut kala menghadapi serangan demi serangan Mexico pada partai pembuka Grup F Piala Dunia 2018 dengan skor 0-1.

Selebrasi timnas Meksiko saat menang atas Amerika Serikat dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018. (Sumber: kompas.com)

Usai menekuk Jerman, El Tri pun kembali tampil gemilang kala melakoni laga kontra salah satu wakil Asia, Korea Selatan dengan skor 2-1. Penampilan trengginas Meksiko bahkan dipuji banyak kalangan. Bahkan, para pendukung Mexico menaruh harapan lebih pada skuad besutan Juan Carlos Osorio melampaui kutukan selalu kandas di babak 16 besar sepanjang gelaran Piala Dunia.

Selama enam kali helatan Piala Dunia terakhir, sejak 1994 hingga 2014, Meksiko selalu tertahan di babak 16 besar. Mereka selalu tampil hebat di babak penyisihan grup, namun terjegal di tangan tim-tim kawakan Eropa maupun Amerika Latin.

Pada Piala Dunia 2018, Meksiko berada dalam Grup F bersama timnas Jerman, Swedia, dan Korea Selatan. Penampilan mereka pada laga ini boleh terbilang bagus. Pada laga pertama, timnas Meksiko berhasil mengalahkan tim Panser dengan skor 1-0. Kemudian mengalahkan tim Negeri Gingseng dengan skor 2-1.

Pertandingan melawan Swedia, meski telah dipastikan lolos fase grup, tetap menjadi sorotan banyak pihak untuk melihat konsistensi permainan El Tri.

Rekor timnas Meksiko

1930 - Fase grup
1934 - Tidak lolos
1938 - Mundur
1950 - Fase grup
1954 - Fase grup
1958 - Fase grup
1962 - Fase grup
1966 - Fase grup
1970 - Perempat final
1974 - Tidak lolos
1978 - Fase grup
1982 - Tidak lolos
1986 - Perempat final
1990 - Tidak ikut
1994 - 16 besar
1998 - 16 besar
2002 - 16 besar
2006 - 16 besar
2010 - 16 besar
2014 - 16 besar

Skuat

Kiper: Guillermo Ochoa (Standard Liege), Jose de Jesús Corona (Cruz Azul), Rodolfo Cota (Guadalajara)

Bek: Hector Moreno (AS Roma), Diego Reyes (Porto), Hugo Ayala (UANL), Nestor Araujo (Santos Laguna), Jesus Gallardo (UNAM), Raul Lopez (Pachuca), Edson Álvarez (America), Jair Pereira (Guadalajara), Cesar Montes (Monterrey)

Gelandang: Andres Guardado (Real Betis), Giovani dos Santos (LA Galaxy), Hector Herrera (Porto), Javier Aquino (UANL), Jonathan Santos (LA Galaxy), Jesus Duenas (UANL), Orbelín Pineda (Guadalajara), Jurgen Damm (UANL)

Penyerang: Javier Hernandez (West Ham United), Carlos Vela (Real Sociedad), Raul Jimenez (Benfica), Jesus Corona (Porto), Hirving Lozano (PSV)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH