Kesehatan
Kini, Pap Smear juga dapat Deteksi Kanker Payudara dan Ovarium Pendekatan baru ini berpotensi mengukur risiko seorang perempuan terkena empat jenis kanker sekaligus. (Foto: freepik/rawpixel)

TES pap smear ternyata juga dapat digunakan untuk mendeteksi kanker payudara dan ovarium sejak dini dan menyelamatkan ribuan perempuan dari penyakit mematikan itu, ungkap para peneliti.

Pendekatan baru yang revolusioner ini berpotensi dapat mengukur risiko seorang perempuan terkena empat jenis kanker sekaligus atau untuk mendeteksi penyebaran penyakit.

Baca Juga:

Keyakinan Diri Sendiri dapat Membantu Pengobatan Kanker

kanker
Kanker ovarium paling mematikan dari kanker ginekologi karena didiagnosis pada tahap akhir. (Foto: freepik/serhii_bobyk)

Hasil awal menunjukkan bahwa tes tersebut mampu mengidentifikasi lebih dari 76 persen perempuan dengan risiko tertinggi kanker payudara, dibandingkan dengan 47 persen dari ukuran yang digunakan saat ini.

Untuk kanker ovarium, penelitian ini mengidentifikasi hampir dua pertiga perempuan dengan risiko tertinggi, naik dari 35 persen dari yang dicapai oleh tes saat ini.

Hasil lebih lanjut akan segera dirilis pada kemampuan tes yang dinamankan 'Women’s cancer risk Identification test' atau tes WID, untuk memprediksi kanker rahim dan serviks.

Peneliti utama Profesor Martin Widschwendter, dari University College London, Inggris, mengatakan tes tersebut mampu mengukur risiko dengan menganalisis sel yang dikumpulkan selama tes pap smear rutin.

“Tes WID akan mencari jejak kaki pada DNA perempuan saat dia menjalani hidup, merekam jejak yang dia ambil dan apakah dia menuju kanker," dia menjelaskan seperti diberitakan Evening Standard (2/2).

“Kami menantikan masa depan di mana skrining kanker didorong oleh tes molekuler yang lebih baik yang memberi pilihan pilihan untuk mengambil tindakan pencegahan pada tahap awal dan menjauh dari kanker,” Widschwendter menambahkan.

Athena Lamnisos, kepala eksekutif amal The Eve Appeal, yang membantu mendanai penelitian tersebut, mengatakan, “Membuat alat skrining baru untuk empat kanker paling umum yang mempengaruhi perempuan, terutama yang saat ini paling sulit dideteksi pada tahap awal, hanya dari satu kali tes bisa menjadi revolusioner.”

Tes pap smear serviks dianjurkan kepada semua perempuan dari usia 25 tahun yang memiliki lebih dari separuh angka kematian akibat kanker serviks.

Baca Juga:

Manfaat Positif Sentuhan Fisik Setiap Hari Agar Anak Merasa Damai

kanker
Tes Women's cancer risk Identification test atau WID dapat memprediksi kanker rahim dan serviks. (Foto: Unsplash/National Cancer Institute)

Skrining payudara, menggunakan mamografi, dianjurkan untuk usia 50 tahun ke atas tetapi ada masalah dengan kinerja yang rendah pada perempuan yang lebih muda, diagnosis yang berlebihan, dan penurunan tingkat kehadiran.

Kanker ovarium adalah yang paling mematikan dari kanker ginekologi, dengan 75 persen kasus didiagnosis pada tahap akhir.

Para peneliti tersebut masuk halaman depan berita di Evening Standard lima tahun lalu ketika mereka mendapatkan dana Uni Eropa untuk penelitian tersebut. Pada hari Selasa (2/2), hasil pertama mereka diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.

Studi ini menilai sampel dari lebih dari 3 ribu perempuan di 15 pusat di seluruh Eropa. Lebih dari 250 ribu perempuan Eropa didiagnosis dengan empat kanker setiap tahun, dan hampir 45.000 meninggal karenanya.

Orang yang ditemukan berisiko tinggi dapat ditawari pengawasan rutin, operasi pengurangan risiko, atau terapi obat.

Para peneliti berharap untuk memperluas tes ke uji coba yang lebih besar untuk mengonfirmasi kemampuan mereka untuk memprediksi kanker. Liz O'Riordan, seorang ahli bedah kanker payudara yang pernah menderita kanker payudara, mengatakan, “Penelitian ini sangat menarik. Saat ini tidak ada tes skrining untuk kanker payudara pada perempuan di bawah usia 50 tahun.

“Jika tes ini dapat membantu menemukan perempuan dengan risiko tinggi terkena kanker payudara, ovarium, serviks, dan rahim di usia yang lebih muda, itu bisa menjadi game-changer,” ujarnya. (aru)

Baca Juga:

Berapa Kebutuhan Protein untuk Membentuk Otot?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesawat Grumman Gulfstream I Walt Disney Siap Unjuk Gigi di D23 Expo 2022
ShowBiz
Pesawat Grumman Gulfstream I Walt Disney Siap Unjuk Gigi di D23 Expo 2022

Walt mengakuisisi pesawat ikonik Gulfstream pada tahun 1963 yang kemudian dikenal sebagai 'The Mouse'.

iQiyi Hadirkan Tayangan Korea Terbaru Tentang Berbagai Macam Profesi
Fun
Pemberontakan Kapten Andi Aziz Terhadap RIS
Fun
Pemberontakan Kapten Andi Aziz Terhadap RIS

Kapten Andi Aziz menolak masuknya pasukan TNI dari RIS ke Negara Indonesia Timur.

Eksklusif, IMAX Rilis Konser Legendaris The Beatles
ShowBiz
Eksklusif, IMAX Rilis Konser Legendaris The Beatles

Film berdurasi 60 menit ini hanya akan ditayangkan secara eksklusif di IMAX®.

Mengasah Skill Fotografi dan Videografi dari Ahlinya
Hiburan & Gaya Hidup
Mengasah Skill Fotografi dan Videografi dari Ahlinya

Kelas fotografi dan videografi gratis digelar EOS Creator Indonesia.

Body Shaming, Motivasi Terbesar Pemuda Negeri Aing Turunkan Berat Badan
Fun
Body Shaming, Motivasi Terbesar Pemuda Negeri Aing Turunkan Berat Badan

Body shaming masih terjadi di dunia pergaulan anak muda.

Tampil Stylish dan Elegan dengan Maxi Skirt
Fashion
Tampil Stylish dan Elegan dengan Maxi Skirt

Maxi skirt cocok untuk segala tren pakaian.

'Love on Tour' Kelar, Harry Styles Ucapkan Salam Perpisahan
ShowBiz
'Love on Tour' Kelar, Harry Styles Ucapkan Salam Perpisahan

Mengungkapkan terima kasihnya atas dukungan penggemar.

Official Teaser Film 'Nagih Janji Cinta' Resmi Dirilis
Hiburan & Gaya Hidup
Official Teaser Film 'Nagih Janji Cinta' Resmi Dirilis

Official Teaser dari Film 'Nagih Janji Cinta' telah resmi dirilis