Kinerja Penanganan COVID-19 di Jatim Disorot Wapres Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur diperintahkan melakukan upaya tambahan agar pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah tersebut lebih baik.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyorti kinerja penanganan COVID-19 di Jatim, karena laju kasus positif atau positivity rate di daerah tersebut masih sangat jauh lebih tinggi dari standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO).

"Jumlah testing di Provinsi Jatim memang sudah di atas standar WHO, tetapi positivity rate-nya di Jatim masih sangat jauh di atas standar WHO," ujar Wapres di Jakarta, Rabu (21/2).

Baca Juga:

PPKM Darurat Diperpanjang, Kapolri Minta Penyaluran Bansos Dipercepat

WHO menetapkan ambang batas minimal laju kasus positif sebesar kurang dari lima persen, sedangkan positivity rate di Jatim berada di angka 39,4 persen. Kondisi ini, jauh dari aturan WHO yakni lima persen.

Wapres mengatakan capaian penurunan mobilitas di sektor rekreasi di Jawa Timur, belum terwujud dengan maksimal.

"Soal pelaksanaan PPKM Darurat, saya sangat mengerti sekali kesulitan di Jatim," katanya.

Ma’ruf Amin mengatakan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia memerlukan ekstra kerja keras antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Saya ingin mendorong dan memfasilitasi agar koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terlaksana dengan lebih baik lagi. Saya sangat mengetahui bahwa semua pihak telah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya," jelas Wapres.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. (Foto: Antara)
Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. (Foto: Antara)

Sementara itu, terkait pelaksanaan vaksinasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dosis vaksin dari pusat telah didistribusikan ke masing-masing kabupaten dan kota.

Khofifah juga mengatakan perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh jajaran pemkab dan pemkot agar stok vaksin yang sudah ada segera diberikan kepada masyarakat.

"Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden bahwa jangan menunggu dosis kedua (tetapi) habiskan, habiskan (stok dosis yang ada)," ujarnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Para Uskup Gereja Katolik Nyatakan Dukungan Perpanjangan PPKM Darurat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sah! Joe Biden Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat
Dunia
Sah! Joe Biden Jadi Presiden ke-46 Amerika Serikat

Politisi Amerika Serikat Joe Biden akhirnya sah menjadi Presiden ke-46 Amerika Serika, setelah bersumpah di Capitol Hill, Washington, DC, Amerika Serikat, Rabu (20/1)

18 Pegawai Radio Suara Surabaya Positif COVID-19
Indonesia
18 Pegawai Radio Suara Surabaya Positif COVID-19

Manajemen radio Suara Surabaya memastikan bahwa 18 pegawainya terkonformasi positif COVID-19.

Kemenkeu Blokir Dana Pesantren Rp 500 Miliar, DPR: Ada Apa?
Indonesia
Kemenkeu Blokir Dana Pesantren Rp 500 Miliar, DPR: Ada Apa?

"Kami mempertanyakan alasan pemblokiran dana bantuan untuk madrasah dan pesantren Rp500 miliar yang tidak kunjung turun dalam enam bulan terakhir. Ada apa, sehingga bantuan untuk pesantren dan madrasah justru tersendat," tutur Nurhuda

[HOAKS atau FAKTA]: Pilkada Serentak Bakal Ditunda, Hanya Solo dan Medan yang Dilanjutkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilkada Serentak Bakal Ditunda, Hanya Solo dan Medan yang Dilanjutkan

kun Facebook Noer Tehe (fb.com/noer.tehe.1) mengunggah sebuah gambar tangkapan layar artikel berjudul “Breaking News! Pilkada Serentak Ditunda, Kecuali Solo dan Medan” yang dimuat di situs gelora[dot]co.

Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar Besar di DIY Ditutup Sementara
Indonesia
Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar Besar di DIY Ditutup Sementara

Kasus ini bermula dari adanya penjaga toilet dalam salah satu blok pasar yang terinfeksi COVID-19

Nama Marzuki Alie dan Pramono Anung Muncul di Sidang Suap dan Gratifikasi Nurhadi
Indonesia
Nama Marzuki Alie dan Pramono Anung Muncul di Sidang Suap dan Gratifikasi Nurhadi

Nama mantan Ketua DPR Marzuki Alie dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mincul dalam sidang lanjutan perkara suap dan gratifikasi mantan Sekertaris MA Nurhadi .

[HOAKS atau FAKTA]: Rajin Wudu Aman dari Virus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rajin Wudu Aman dari Virus

Sejauh ini virus Corona dapat mati dengan menggunakan disinfektan

Petugas Bandara Soetta Diminta Perketat Pengawasan Bagi WNI dan WNA
Indonesia
Petugas Bandara Soetta Diminta Perketat Pengawasan Bagi WNI dan WNA

Aparat diminta pastikan mereka yang dari luar negeri sudah divaksin atau belum

[Hoaks atau Fakta]: Ma'ruf Amin Perbolehkan Jual Miras Demi Kas Negara
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Ma'ruf Amin Perbolehkan Jual Miras Demi Kas Negara

Dalam hasil tangkapan layar juga diperlihatkan gambar Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI.

KPK Sita Dokumen dari 2 Pejabat Pemkot Cimahi Terkait Korupsi Wali Kota Ajay
Indonesia
KPK Sita Dokumen dari 2 Pejabat Pemkot Cimahi Terkait Korupsi Wali Kota Ajay

KPK menyita dokumen yang berkaitan dengan kasus dugaan suap terkait perizinan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Cimahi.