Kilang Minyak Balongan Indramayu Meledak dan Terbakar Ledakan di Kilang Balongan Indramayu. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meledak dan terbakar pada Senin (29/3 dini hari ini. Kebakaran masih berlangsung ketika berita ini disiarkan.

Ledakan itu menggerkan warga di sekitar dan api terlihat sejauh 5 kilometer. Warga diungsikan ke pendopo Kabupaten Indramayu.

Baca Juga:

"Dari sini kelihatan banget apinya besar," kata Suci, warga Indramayu, dikutip Antara yang jarak tempat tinggalnya ke kawasan kilang minyak milik Pertamina VI Balongan adalah sekitar 5 kilometer.

Warga lainnya bernama Dedi menuturkan hal yang sama bahwa kawasan kilang minyak mengeluarkan api dan suara cukup keras.

"Iya benar dari sini kelihatan, memang benar itu kawasan RU VI Balongan," kata dia lewat telepon.

Dari video yang beredar di grup sosial media kondisi lokasi RU VI Balongan terbakar hebat sampai memaksa warga sekitar keluar rumah.

Ledakan di Kilang Balongan Indramayu (Foto: Antara)
Ledakan di Kilang Balongan Indramayu (Foto: Antara)

Mengutip laman Pertamina, Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero).

Kegiatan bisnis utama di kilang ini adalah mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), non BBM dan Petrokimia.

Kilang ini mulai beroperasi pada 1994 dan terletak di Indramayu atau sekitar 200 km arah timur Jakarta. Belum ada pernyatan dari Pertamina terkait ledakan ini. (*)

Baca Juga:

Presiden Jokowi Targetkan Kilang TPPI Tuban Rampung 3 Tahun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IPW Nilai BW Mainkan Poltik Belah Bambu Puji Novel Saat Penangkapan Nurnadi
Indonesia
IPW Nilai BW Mainkan Poltik Belah Bambu Puji Novel Saat Penangkapan Nurnadi

Neta mengingatkan, saat menangkap Nurhadi, KPK melibatkan satu regu anggota Polri berseragam dan lengkap dengan senjata laras panjang.

Halangi Tes COVID-19, Rizieq Diingatkan Mahfud MD
Indonesia
Halangi Tes COVID-19, Rizieq Diingatkan Mahfud MD

Yang menghalang-halangi petugas untuk melakukan upaya menyelamatkan masyarakat bisa diancam dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 212 dan 216.

Mata Novel Cacat Permanen, Eks Pimpinan KPK: Buka Kornea Palsunya, Buta Total Dia
Indonesia
Mata Novel Cacat Permanen, Eks Pimpinan KPK: Buka Kornea Palsunya, Buta Total Dia

Dokter tetap memberi harapan dengan mengatakan ada kemungkinan mata Novel tidak mengalami buta total

Suku Bunga BI 3,75 persen, Bank Diminta Turunkan Bunga Kredit
Indonesia
Suku Bunga BI 3,75 persen, Bank Diminta Turunkan Bunga Kredit

Enggannya perbankan menurunkan bunga kredit, karena bank masih memiliki persepsi risiko kredit yang dikucurkan di tengah menurunnya aktivitas ekonomi.

Kritisi Rencana Sekolah Dibuka di Zona Hijau, DPR Nilai Pemerintah "Terlalu Berani"
Indonesia
Kritisi Rencana Sekolah Dibuka di Zona Hijau, DPR Nilai Pemerintah "Terlalu Berani"

Sekolah atau aparat dinas pendidikan di daerah juga belum tentu cukup sumber daya untuk melaksanakan pengawasan.

Tito Karnavian Balik Lagi Jadi Menteri Dalam Negeri Hari ini
Indonesia
Tito Karnavian Balik Lagi Jadi Menteri Dalam Negeri Hari ini

Wajar apabila presiden menunjuk pengganti

[HOAKS atau FAKTA]: Emak-Emak Pendukung Rizieq Wakafkan Nyawa karena Surga Menanti
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Emak-Emak Pendukung Rizieq Wakafkan Nyawa karena Surga Menanti

Beredar sebuah postingan berupa hasil tangkapan layar dari sebuah artikel yang diunggah oleh salah satu media online okezone.com.

Tak Bentuk TGPF Tewasnya Enam Laskar FPI, Mahfud MD: Itu Urusan Komnas Ham
Indonesia
Tak Bentuk TGPF Tewasnya Enam Laskar FPI, Mahfud MD: Itu Urusan Komnas Ham

Mahfud juga mempersilakan Komnas HAM mengumumkan hasil investigasi mereka

Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Terjang 3 Wilayah Soloraya
Indonesia
Sungai Bengawan Solo Meluap, Banjir Terjang 3 Wilayah Soloraya

Curah hujan tinggi di wilayah hulu Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu membuat Sungai Bengawan Solo naik dan menyebabkan banjir, Kamis (4/2).

Wagub DKI Tegaskan Warga Jakarta yang Tolak Vaksinasi Didenda Rp5 Juta
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Warga Jakarta yang Tolak Vaksinasi Didenda Rp5 Juta

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, warga Jakarta yang menolak vaksinasi COVID-19 didenda sebesar Rp5 juta sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 2 Tahun 2020.