Kiat Sukses Kuliah Sambil Kerja Bagi Anda yang Ambil Kelas Karyawan ilustrasi ruang kuliah. Foto: Antara

BANYAK yang merasa keteteran saat mengikuti program kuliah kelas karyawan. Tapi meskipun demikian, banyak yang memilih untuk tetap melakukannya lantaran tuntutan kondisi.

Siapapun pasti sepakat jika pendidikan adalah salah satu kunci untuk masa depan. Terlebih lagi di Indonesia yang masih sangat menomorsatukan ijazah tertetentu sebagai syarat utama dalam bekerja.

Mengingat ketatnya persaingan di dalam dunia kerja, ditambah lagi untuk tujuan karier yang lebih baik lagi, dituntut untuk memiliki tingkat pendidikan yang cukup. Banyak yang menjadikan latar belakang pendidikan sebagai pertimbangannya. (Baca juga: Gagal Masuk Negeri? Ini Pilihan Alternatif Universitas Swasta Terbaik)

Pada saat seperti inilah biasanya banyak yang baru sadar akan begitu pentingnya meneruskan pendidikan hingga ke jenjang universitas. Kondisi ini mengingat begitu pentingnya kebutuhan akan jenjang karier yang setiap tahunnya terus saja meningkat dalam dunia profesional.

Oleh sebab itu, tak ada pilihan lain bagi Anda untuk kuliah jika saat ini belum memiliki ijazah diploma maupun sarjana. Namun bagi Anda yang sudah terlanjur bekerja, mau tidak mau Anda harus mengikuti kuliah kelas karyawan.

kuliah
Kuliah kelas karyawan. Foto: Kelas Malam

Beberapa Hal Yang Perlu Dipahami Dari Kelas Karyawan

Butuh perlakukan khusus kuliah untuk seorang karyawan, terlebih lagi terkait dengan kurikulumnya. Kondisi ini erat kaitannya dengan penyesuaian antara waktu kerja dan waktu perkuliahan.

Tapi tenang saja, saat ini sudah banyak universitas yang menawarkan kelas karyawan dengan fleksibilitas yang cukup baik. Wajar saja, sebab program ini memang khusus diperuntukkan untuk para karyawan yang ingin kuliah, tapi di sisi lain tetap bisa bekerja.

Untuk lebih jelasnya lagi mengenai ciri-ciri dari kelas karyawan sebagaimana yang selama ini sudah banyak ditawarkan oleh universitas bisa Anda simak baik-baik ulasannya di bawah ini.

1. Waktu perkuliahan

Waktu perkuliahan bisa dikatakan sebagai ciri pertama dari kelas karyawan. Waktu perkuliahan tersebut umumnya sudah disesuaikan dengan jadwal kerja mahasiswa yang yang dalam hal ini merupakan seorang karyawan.
Oleh sebab itu, waktu perkuliahan biasanya dilaksanakan pada malam hari. Selain itu, mengenai jam efektif perkuliahan juga berbeda dengan kelas reguler yang umumnya lima hari dalam seminggu.

Semua itu memang dimaksudkan agar supaya antara jam kerja dengan jam perkuliahan tidak bentrok. Sehingga para mahasiswa masih bisa menjalankan aktivitas keduanya dengan baik.

2. Materi perkuliahan

Seorang karyawan yang produktif sangat butuh yang namanya landasan pengetahuan dan juga keilmuan yang linier dengan dunia kerja. Maka dari itu, beberapa kampus yang menyelenggarakan program kelas karyawan umumnya memiliki materi yang dibutuhkan oleh seorang karyawan dalam dunia kerja.

Misalnya saja ekonomi, manajemen, teknik atau rancang bangun, dan ragam jurusan lain yang langsung terkait dengan ilmu terapan atau praktis. Karena dalam hal ini para mahasiswa kuliah dengan maksud untuk menunjang pekerjaannya.

3. Lama studi

Banyak yang memilih untuk mengambil kuliah di kelas karyawan lantaran bisa menyesuaikan dengan kebutuhan akan jenjang karir yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, umumnya kampus tersebut menawarkan masa tempuh perkuliahan yang lebih singkat.

Tapi hal semacam ini biasanya hanya berlaku bagi karyawan yang sebelumnya sudah memiliki bekal ijazah diploma, baik itu diploma I, II, dan III. Tapi ketika Anda belum memiliki bekal seperti itu, biasanya lama studi tidak jauh berbeda dengan reguler.

Tips Memilih Kuliah di Kelas Karyawan

kuliah kelas karyawan
Kuliah kelas Karyawan. Foto: Binus

Banyak para karyawan yang menempuh kuliah namun belum bisa sampai lulus. Hal terbesar yang menyebabkannya adalah ketidak mampuan mereka dalam memanage waktu dengan baik.

Maka dari itu, supaya Anda bisa membagi waktu dengan baik antara bekerja dan kuliah, kemudian bisa lulus dari perkuliahan yang Anda ikuti, ada beberapa hal yang wajib untuk selalu Anda perhatikan, diantaranya adalah:

1. Memilih waktu kuliah

Sebagai karyawan, tugas utama Anda adalah bekerja dan mengabdi kepada perusahaan tempat Anda bekerja. Tetapi di dalam kondisi ini, Anda juga memiliki tugas utama lainnya yang harus Anda lakukan juga, yaitu kuliah.
Untuk menyiasatinya, sebaiknya perhatikan dengan baik waktu-waktu yang bisa digunakan untuk mengambil kuliah.

Contohnya saja seperti ini, Anda adalah seorang karyawan full time dengan jam kerja antara pukul 08.00 sampi dengan 16.00. Sementara itu, hari kerja Anda adalah mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat. Waktu yang tepat untuk digunakan kuliah tentunya adalah antara pukul 17.00 sampai dengan 21.00. Atau dalam hal ini Anda juga bisa memilih program kuliah ekstension, kuliah pada hari Sabtu dan juga Minggu.

2. Universitas yang sesuai dengan waktu kuliah

Memilih kampus yang sesuai dengan waktu kuliah adalah hal penting lain yang harus Anda perhatikan. Maksudnya adalah pilihlah kampus yang waktu kuliahnya sesuai dengan perencanaan waktu yang sudah Anda lakukan sebelumnya.

Oleh sebab itu, pada saat Anda sedang mencari informasi mengenai sistem pendidikan di universitas yang ingin Anda tuju, jangan lupa untuk mengecek apakah universitas tersebut membuka kelas sore ataupun kelas ekstension.

Jangan lupakan juga untuk memilih universitas yang memiliki kualitas terbaik jika memang ada beberapa universitas yang menyediakan program sesuai dengan yang sudah Anda rencanakan.

kelas kuliah
Ilustrasi dosen sedang mengajar di kelas. (Foto: pixabay)

3. Pilihlah jurusan yang sesuai

Memilih jurusan atau program studi di universitas terkadang cukup membingungkan, apalagi bagi para karyawan. Terlebih lagi bagi Anda yang bekerja di tempat yang kurang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda sebelumnya.

Misalnya saja Anda lulusan teknik, tapi posisi di perusahaan yang sekarang ini Anda duduki adalah seorang manager. Jika seperti ini, memilih jurusan yang sesuai bisa sangat membingungkan.

Meskipun demikian, sebaiknya pilih saja jurusan yang sesuai dengan posisi karir di perusahaan. Jika melihat dari contoh tadi maka jurusan yang harus Anda pilih adalah management.

Meskipun demkian, semua kembali lagi kepada kemampuan dari dalam diri Anda sendiri. Ketika diri Anda lebih enjoy melanjutkan kuliah ke jurusan teknik, tak ada salahnya juga.

Sebab apapun jurusan yang akan Anda ambil, suatu saat pasti akan ada gunanya. Selain itu, jika belajar tidak sesuai dengan yang diinginkan, umumnya hasilnya juga tidak akan bisa maksimal.

Tetapi jika memang ada tuntutan dari pekerjaan bahwa diri Anda diharuskan untuk memiliki kualifikasi tertentu supaya bisa mengisi posisi tertentu di perusahaan tersebut, berarti siapkan diri Anda untuk belajar ilmu baru.

4. Perhatikan biaya kuliah

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan selain menentukan waktu kuliah, memilih tempat kuliah, dan juga jurusan adalah biaya kuliah itu sendiri. Bisa dikatakan biaya kuliah adalah hal krusial yang harus Anda pikirkan juga.

Namun ketika sumber pendapatan kurang begitu besar, tapi di sisi lain sumber pembiayaan dari kuliah Anda hanya dari pendapatan tersebut saja, maka sebaiknya pilihlah kampus yang sesuai dengan budget yang bisa Anda keluarkan.

Banyak para karyawan yang tidak mampu menyelesaikan kuliahnya sampai tuntas lantaran terkendala masalah biaya. Jadi hal seperti ini bisa dikatakan hal yang cukup krusial untuk selalu diperhatikan.

Apapun itu, sebenarnya semuanya kembali ke diri Anda sendiri. Di atas hanya sebatas teori saja. Sebab umumnya praktik itu akan lebih sulit. Oleh sebab itu jika Anda ingin mengikuti kuliah kelas karyawan selain niat kuat harus dibarengi dengan kesungguhan juga. (*)

Artikel diolah MerahPutih.com dari berbagai sumber.


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH