Jadi Game Developer yang Sukses, ini Kiatnya Ricky Setiawan, CEO Duniaku Network(IDEA Network) (Foto: Ist)

INDUSTRI game saat ini cukup menjanjikan. Dari membuat game atau menjadi game developer, kamu akan mendapat pundi-pundi rupiah yang nilainya cukup fantastis jika ditekuni dengan maksimal.

Namun, menjadi game developer yang sukses bukanlah perkara mudah. Kamu harus tahu dasar-dasar penting untuk menjadi game developer yang sukses. Profesi game developer merupakan suatu profesi membuat satu permainan dengan bahasa pemrograman tertentu yang nantinya dipublikasikan.

Nah, jika kamu ingin menjadi game developer yang andal tentu harus giat belajar dan berlatih serta mengembangkan kemampuan dari berbagai aspek. Hal tersebut dikemukakan CEO IDEA Network, Ricky Setiawan.

"Ingin jadi game developer, dari sisi ilmu belajar teknisnya sangat banyak banget di internet. Cara setiap orang kan beda, jadi bisa via internet atau baca buku," ucap Ricky saat ditemui Merahputih.com di Ayana Mid Plaza, Jakarta, Jumat (13/7).

Baca juga B2B Bekraf Grand Prime 2018, Wadah Pertukaran Ilmu Para Developer Game

Namun tak hanya itu, Ricky juga menambahkan ada faktor penting yang kerap kali dilupakan, yaitu marketing.

"Cuma yang sering kali orang lupakan, membuat game bukan dari sisi programming dan bukan dari sisi gambar saja, melainkan juga dari segi marketing-nya. Nah, ini yang orang sering lupa," tambahnya.

(Foto: pixabay/Jeshootscom)


Selain itu, Ricky menekankan, jika ingin menjadi game developer yang sukses, jangan hanya memikirkan untuk membuat game. Kamu harus tahu bagaimana game tersebut bisa survive. Jangan lupakan juga dari sisi monetisasinya, yaitu bagaimana cara mendapatkan uang dari game tersebut.

Tips selanjutnya untuk menjadi game developer sukess, yaitu menjalin networking sebanyak mungkin. Jaringan yang luas akan memberikan banyak nilai tambah dan peluang untuk sukses dan berkembang.

"Orang sering lupa, datang ke acara komunitas itu ilmunya mungkin enggak sebanyak kalau belajar sendiri di internet, kita bisa menyesuaikan taste kita. Namun, kalau kita datang, kita networking sama orang, kita bisa jadi kepikiran hal-hal baru yang tadinya kita sama sekali enggak kepikiran. Di situlah networking dibutuhkan," tutur Ricky.(Ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH