Khofifah: Ponpes Lirboyo Akan Jadi Prototipe Pesantren Tangguh Hadapi COVID-19 Pondok Pesantren Lirboyo memiliki puluhan ribu santri dari berbagai wilayah di Indonesia (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Merahputih.com - Pesantren Lirboyo Kota Kediri menjadi percontohan pondok pesantren tangguh dalam menghadapi COVID-19 menjelang kegiatan belajar dan mengajar di pesantren yang berlagsung sejak 20 Juni lalu.

"Kami mohon bahwa Pondok Pesantren Lirboyo akan jadi prototipe pesantren tangguh terutama dalam menghadapi COVID-19," ujar Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pesantren Lirboyo seperti dikutip dari laman resmi NU, Senin (22/6).

Baca Juga

PA 212 Duga Wahyu Setiawan Ikut 'Bermain' Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Khofifah mengatakan, untuk konsep pesantren tangguh terdapat beberapa hal yang diperhatikan, di antaranya adalah pesantren sehat yang berarti memastikan bahwa santri menggunakan masker, kemudian saat mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dan cairan pembersih tangan.

Ratusan santri belajar di tepi jalan sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Namun, jika tidak ada antiseptik bisa memanfaatkan sabun yang ada busanya. Hal itu penting karena dengan itu bisa membersihkan koloni-koloni virus COVID-19.

"Kemudian pesantren bersih. Kami harapkan tempat cuci tangan bisa diperbanyak dan ketiga di pesantren ada TOPP artinya tanaman obat untuk pondok pesantren," ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU itu.

Baca Juga

Pengamat Sebut Wapres Ma'ruf Amin Tak Sekuat JK

Konsep pesantren tangguh juga akan kembali dikoordinasikan dengan berbagai pihak dan diharapkan bisa menjadi prototipe pesantren-pesantren lain di Jawa Timur dan seluruh Indonesia.

Dalam kunjungannya, Khofifah juga menerima laporan persiapan Pesantren Lirboyo di era normal baru serta peran dari jajaran kepolisian untuk membantu pesantren guna berbenah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Alasan KLB Tunjuk Moeldoko Jadi Ketua Umum Demokrat
Indonesia
Ini Alasan KLB Tunjuk Moeldoko Jadi Ketua Umum Demokrat

Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara mengangkat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 321.038 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 321.038 Orang

Dengan positivity rate 16,1 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.661 jiwa.

Mendagri Larang Kerumunan Massa Saat Pegumuman Penetapan Paslon
Indonesia
Mendagri Larang Kerumunan Massa Saat Pegumuman Penetapan Paslon

Mantan Kapolri itu menjelaskan kerumunan orang bisa menjadi penularan virus corona dan itu membuat hal tidak baik untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Faisal Basri Beberkan 3 Alasan Impor Beras Layak Ditolak
Indonesia
Faisal Basri Beberkan 3 Alasan Impor Beras Layak Ditolak

Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri menyebur, setidaknya ada tiga alasan kuat untuk tidak membuka keran impor beras saat ini.

Paham Intoleran dan Radikal di Sekolah, Guru Diminta Gaungkan Pancasila
Indonesia
Paham Intoleran dan Radikal di Sekolah, Guru Diminta Gaungkan Pancasila

Aksi intoleransi dan paham radikal dinilai masih ditemukan di kalangan pelajar.

Sekolah Harus Kerja Sama dengan Puskesmas Sebelum Belajar Tatap Muka
Indonesia
Sekolah Harus Kerja Sama dengan Puskesmas Sebelum Belajar Tatap Muka

Sekolah-sekolah yang akan membuka belajar tatap muka mulai Januari 2021 perlu bekerja sama dengan puskesmas.

Yasonna Turun Langsung Tangkap Maria Lumowa, Pengamat: Bagaimana Kasus Lain?
Indonesia
 Muncul Petisi Tunda Pilkada Demi Kesehatan dan Keselamatan Publik
Indonesia
Muncul Petisi Tunda Pilkada Demi Kesehatan dan Keselamatan Publik

Karena itu kami memikirkan cara lain yaitu mengumpulkan aspirasi bahwa pilkada tidak seharusnya tetap dilakukan dengan kualitas yang menurun,” jelas Hadar

PPP Resmi Dukung Denny Indrayana di Pilgub Kalsel
Indonesia
PPP Resmi Dukung Denny Indrayana di Pilgub Kalsel

DPP PPP telah menyerahkan SK dukungan kepada paslon H2D

PLN Rogoh Rp33 Juta per Keluarga di Daerah 3T
Indonesia
PLN Rogoh Rp33 Juta per Keluarga di Daerah 3T

Hingga tahun 2024, melalui program listrik desa, PLN rencananya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan total kapasitas lebih dari 59 ribu kiloWatt-Peak (kWp) .