Khofifah Klaim Bakal Dilantik 13 Februari, Pakde Karwo: Belum Ada Keputusan dari Presiden Gubernur Jatim Soekarwo. (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.Com - Rencana pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak tampaknya bakal tertunda.

Awalnya Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa mengaku akan dilantik pada tanggal 13 Februari nanti. Namun belakangan, klaim itu dibantah Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau akrab disapa Pakde Karwo.

Pakde Karwo dalam keterangan kepada awak media menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan dari Presiden Jokowi terkait pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

"Saat kunjungan di Jatim, Jumat-Sabtu (1-2/2), saya sudah bertemu presiden, tapi belum ada perintah tentang pelantikan," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Minggu (3/2).

Pasangan Khofifah-Emil Dardak
Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa bersama wakilnya Emil Dardak (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Selain menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat, kata Pakde Karwo, ia akan menyiapkan surat yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait langkah yang dilakukan jelang akhir masa jabatannya.

"Nanti akan saya kirimi surat, kemudian seperti apanya dan bagaimana kelanjutannya maka harus menunggu," ucap Soekarwo sebagaimana dilansir Antara.

Khofifah dan Emil Dardak akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo usai memenangkan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada Pasal 163, pelantikan gubernur berlangsung di Ibu Kota Negara.

Sedangkan, masa jabatan Soekarwo sebagai gubernur Jatim dan Saifullah Yusuf sebagai wakil gubernur akan berakhir pada 12 Februari 2019 sehingga diperlukan pimpinan untuk mengisi kekosongan jabatan.

Jika pelaksanaan pelantikan tak sampai 30 hari setelah masa akhir jabatan gubernur lama habis maka seorang Sekdaprov Jatim akan ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh), tapi jika melebihi sebulan maka dilantik seorang penjabat sementara (Pjs) dari pusat.

Sementara itu, Wagub Jatim terpilih Emil Dardak mengaku sampai saat ini belum menerima undangan pelantikan, namun ia tetap melakukan persiapan jika sewaktu-waktu dipanggil ke Istana oleh Presiden.

"Saya seperti apa yang disampaikan Bu Khofifah, yaitu sudah ada niatan pelantikan, tapi tunggu finalisasi. Kami siap kapanpun dilantik dan bekerja untuk rakyat Jawa Timur," tutur Emil Dardak.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sambut Imlek, Ribuan Warga Solo Rebutan Gunungan Kue Keranjang



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH