Khawatir Ditunggangi Massa Anarkis, Buruh Ogah Demo di Depan Istana Negara Demo Buruh Tangerang Tolak Omnibus Law, Foto: Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Gerakan Buruh Jakarta memastikan tak menggelar aksi di depan Istana Negara. Koordinator aksi Supardi menuturkan, aksi terpaksa diadakan di kawasan Cempaka Putih atau Pulo Gadung untuk menghindari hal yang tak diingkan seperti kericuhan.

"Tidak ke Istana karena. Kami menjaga hal yang tak kita inginkan yang bisa bikin image kita jadi buruk. Kurang bagus nanti di mata masyarakat," kata Supardi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/10).

Ia menambahkan, informasi yang ia dapat, massa berpotensi ditunggangi. "Kami juga informan yang kita sebar. Ada pihak yang akan meminjam panggung kami," terang Supardi.

Baca Juga

Buruh Tolak Bahas Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, massa buruh tidak jadi melakukan aksi di depan Istana. Sebagai gantinya mereka direncanakan akan melakukan aksi demonstrasi di sekitar Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Mereka rencananya tidak jadi ke Istana tapi orasi di Cempaka Putih," kata Sambodo.

Terkait hal itu Sambodo menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan rencana pengalihan arus lalu lintas di simpang Cempaka Putih. Namun, pengalihan arus lalu lintas itu bersifat situasional.

"Situasional, kemarin juga ada (demo) buruh tapi jumlahnya kan nggak banyak," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan agenda yang diterima, massa buruh GBJ terlebih dahulu berkumpul di lima titik, yakni kawasan industri Pulogadung, kawasan industri KBN Cakung, Flyover Pasar Rebo, kawasan industri KBN Marunda, dan Waduk Pluit. (Knu)

Baca Juga

7 Hari Beruntun, Gerakan Buruh Jakarta Gelar Demo Tuntut Batalkan UU Cipta Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini
Indonesia
Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini

Mengacu pada data tersebut, peningkatan kegiatan pada sektor ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen jelang Lebaran

Ajakan Presiden dan Wapres di Hari Raya Idul Adha Saat PPKM Darurat
Indonesia
Ajakan Presiden dan Wapres di Hari Raya Idul Adha Saat PPKM Darurat

"Hari Raya Idul Adha tahun ini kita peringati secara sederhana, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Namun, tidak mengurangi kekhidmatan kita dalam menyampaikan rasa syukur dan segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujar Jokowi.

Pemerintah Daerah Diminta Awasi Pemberlakuan Harga Tes PCR yang Sudah Turun
Indonesia
Pemerintah Daerah Diminta Awasi Pemberlakuan Harga Tes PCR yang Sudah Turun

"Dinas Kesehatan Provinsi dan kabupaten kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan PCR," jelas Wiku

Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown
Indonesia
Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown

Penutupan sementara diberlakukan setelah satu pegawai bagian administrasi meninggal terpapar COVID-19, Minggu (27/12).

Demo UU Ciptaker Ricuh, Tersangka Pembakaran Truck Satpol PP Masih Pelajar SMA
Indonesia
Demo UU Ciptaker Ricuh, Tersangka Pembakaran Truck Satpol PP Masih Pelajar SMA

Kedua tersangka diketahui masih berstatus pelajar yang duduk di bangku sekolah SMA dan kejar paket C.

Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Pulogebang Cuma Berangkatkan 2 Bus
Indonesia
Hari Pertama Larangan Mudik, Terminal Pulogebang Cuma Berangkatkan 2 Bus

Kasihan juga kan bus-bus ini, kalau hanya satu penumpang

PDIP Bingung Aksi Walk Out Anggota DPRD Diartikan Memusuhi PSI
Indonesia
PDIP Bingung Aksi Walk Out Anggota DPRD Diartikan Memusuhi PSI

Aksi walk out sejumlah anggota DPRD DKI mendapat komentar dari Ketua DPP PSI Tsamara Amany.

Ini Kata Pangdam Jaya Soal Pengepungan Anggotanya oleh Belasan Debt Collector
Indonesia
Ini Kata Pangdam Jaya Soal Pengepungan Anggotanya oleh Belasan Debt Collector

Polisi menangkap 11 debt collector yang mengepung mobil yang dikemudikan anggota TNI Serda Nurhadi.

Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di KPI Berpotensi Dijerat Pasal Berlapis
Indonesia
Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif
Indonesia
Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif

Garuda Indonesia tercatat memiliki utang 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok.