Keunikan Pulau Maspari yang Mesti Diketahui Pelancong Sebelum Berkunjung Pulau Maspari. instagram.com/heriyantofikri)

PULAU Maspari merupakan sebuah pulau yang saat ini tengah dikembangkan Pemerintah Sumatera Selatan. Pulau ini terletak di paling timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan berbatasan dengan Selat Bangka Belitung. Pulau terkenal sangat indah, dikelilingi laut dan karang yang sangat mempesona.

Menuju ke Pulau Maspari membutuhkan waktu lebih dari enam jam dari Palembang dengan menggunakan kapal yang menelusuri Sungai Musi. Bisa juga melalui desa Sungai Lumpur, Kabupaten OKI dengan menggunakan perahu.

Saat ini pemerintah setempat tengah mengangkat Pulau Maspari sebagai destinasi wisata unggulan. Dikutip Antara, berikut beberapa fakta yang mesti kamu tahu tentang Pulau Maspari sebelum melancong ke sana.


1. Tempat pembibitan ikan

Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/_adistyssl)
Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/_adistyssl)

Wakil Gubenur Sumsel Mawardi Yahya menceritakan, pulau terluar Sumsel itu, Pulau Maspari, sebenarnya sudah mulai dikelola sejak zaman Gubernur Rosihan Arsyad. Waktu itu Gubernur yang berasal dari Angkatan Laut itu meneliti pulau itu untuk lokasi bertanding cabang olahraga selama PON di Palembang 2004.

Pulau itu sekarang ini sudah dikembangkan menjadi tempat pembibitan ikan dan udang untuk menjadi percontohan. Di sana juga sudah dilakukan penangkaran penyu bersisik dan penyu hijau.

Tidak tanggung-tanggung, untuk memaksimalkan tempat pembenihan udang windu, ikan bandeng dan ikan laut, ia bahkan belajar langsung ke Jepara.


2. Tempat penyu bersisik dan penyu hijau bertelur

Penyu sisik di Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/pulaumaspari)
Penyu sisik di Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/pulaumaspari)

Tidak banyak yang tahu bahwa Maspari juga memiliki keistimewaan lain karena ternyata merupakan pulau favorit bagi kawanan penyu bersisik (Eretmochelys Imbricata) dan penyu hijau (Chelonia Mydas) sebagai tempat bertelur.

Untuk melihat langsung bagaimana penyu-penyu ini bertelur, rombongan rela menginap, keluar tenda dan menunggu di bibir pantai hingga dini hari.

Meski tak tidur semalaman, rasa lelah mereka langsung terbayar setelah menyaksikan langsung bagaimana keunikan penyu ini bertelur di tengah kegelapan malam.

3. Pulau Maspari tempat pulang penyu-penyu langka

Penyu Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/pulaumaspari)
Penyu Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/pulaumaspari)

Menurut Agus, tidak semua pantai disukai penyu. Karena pasti ada alasan khusus mereka mau datang jauh-jauh ke Maspari setelah mengembara melintasi samudera.

"Biasanya penyu tertarik datang ke suatu pulau itu bisa menjadi indikator bahwa pulau tersebut sehat, tersedia sumber makanan dan terumbu karang yang masih bagus," jelas Ketua Tim Ekspedisi Ceng Ho Agus Sunyoto. Ekspedisi tersebut di antaranya untuk menggali potensi Pulau M

Umumnya penyu yang datang itu justru yang dahulunya memang lahir di pulau Maspari. Karena itu meskipun mereka berkelana keliling samudera, namun berkat GPS alami yang dimiliki, mereka dapat kembali lagi ke Pulau Maspari.

Penyu bersisik dan penyu hijau yang ada di Maspari sudah sepatutnya dilestarikan karena keduanya masuk dalam 6 jenis spesies penyu yang masih tersisa di dunia.

Oleh karena itu tim eksepdisi yang diempu Agus meneliti penyu ini sekaligus mengedukasi masyarakat yang ada di sekitar pulau untuk bersama-sama menjaga penyu dari ambang kepunahan.


4. Kapan waktu-waktu penyu bertelur?

Pantai di Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/wonderfulsriwijaya)
Pantai di Pulau Maspari. (Foto: instagram.com/wonderfulsriwijaya)

Umumnya saat musim bertelur datang, sedikitnya 16-20 ekor penyi setiap hari serentak bertelur di sekitar Pulau Maspari. Biasanya mereka mulai keluar untuk bertelur pada pukul 22.00 WIB hingga menjelang fajar saat aktivitas manusia berkurang.

Setiap penyu rata-rata membutuhkan waktu satu jam untuk sekali bertelur dan setiap induk biasanya mengeluarkan sebanyak 150 hingga 250 butir tiap satu kali bertelur.

Selain pertengahan bulan Februari, penyu-penyu betina ini akan banyak bertelur pada bulan Mei antara 3-4 tahun sekali.

5. Dari wisata sejarah hingga olahraga air

Pulau Maspari memiliki pantai pasir putih yang indah. (Foto: instagram.com/paramiswari)
Pulau Maspari memiliki pantai pasir putih yang indah. (Foto: instagram.com/paramiswari)

Selain menjadi lokasi aktivitas penyu bertelur, konon Pulau Maspari sangat bersejarah dan diduga menjadi tempat Laksamana Ceng Ho bersama 28.000 pasukannya singgah dan menambatkan 137 kapal-kapal layar di karang tinggi.

Selan itu, kamu juga bisa menjelajahi pulau dengan pasir putih ini. Kamu bisa mendapatkan pemandangan sunset dan sunrise yang sangat indah bahkan cocok menjadi lokasi bagi pecinta snorkeling, diving, selancar, memancing hingga kegiatan pantai lainnya seperti berkano. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kota-Kota Terbaik Dunia untuk Saksikan Pertunjukan Musikal


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH