Ketum PBNU Umbar Hasil Pertemuannya dengan AHY Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj didampingi Ketua PBNU Robikin Emhas memberikan cendera mata kepada AHY (NU.or.id/Ahdori)

Merahputih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan ke kantor PBNU, Kamis, (25/6) sore. AHY diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

Dalam pertemuan itu, keduanya menyangkut kepentingan bangsa yang secara umum menjadi perhatian semua pihak. Antara lain terkait aspek sosial, pendidikan, kebangsaan dan tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.

Baca Juga

Tahun Ajaran Baru Belum Jelas, Serikat Guru Harap-Harap Cemas

“Terutama sekali menghadapi radikalisme dari kanan dari kiri, kita pertahankan keselamatan, keutuhan, kepribadian, jati diri bangsa, kewajiban bersama, tidak bisa satu pihak, harus bersama-sama, baik oleh pemerintah dan kekuatan civil society,” ujar Kiai Said dikutip dari laman resmi NU, Jumat (26/6).

Menurutnya, keselamatan yang dimaksud adalah keselamatan geografis dan keselamatan budaya Indonesia. Kebudayaan lanjutnya adalah bagian dari jati diri bangsa yang harus terus dirawat. “Sebuah bangsa sebuah bangsa bisa terhormat kalau mempunyai budaya yang mulia. Ketika budayanya ambruk, hancurlah martabat bangsa,” tuturnya.

AHY ingatkan pemerintah terkait pembukaan tahun ajaran baru di masa pandemi covid-19
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: antaranews)

Sementara itu, AHY bersyukur diberikan kesempatan bertemu dengan Kiai Said Aqil Siroj. Dia mengaku sudah sejak lama ingin sowan ke Ketum PBNU, namun, baru bisa diwujudkan hari ini. “Diskusi dan silaturahim tadi berjalan dengan baik, kami berbincang tentang berbagai hal terkait apa yang terjadi hari ini kemudian juga dampaknya juga kepada Indonesia di masa pandemi,” kata AHY.

Selain itu, AHY menyampaikan beberapa aspek kebangsaan yang saat ini dihadapi Indonesia. AHY menilai, terdapat banyak kesamaan visi dan misi antara NU dan partainya.

Baca Juga

IPW Sebut Kerusuhan di Amerika Serikat Bisa Merembet ke Indonesia

NU, kata Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudoyhono, selalu menjadi garda terdepan memperjuangkan umat Islam Indonesia dengan ideologi yang jelas dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat karena berada di sisi moderat.

“Sedangkan partai saya berada di tengah yang merangkul semuanya. Itulah mengapa kami memiliki landasan nasional dan religius,” ujarnya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH