Ketum PBNU Nilai Puasa Tak Sekedar Tahan Makan dan Minum, Tapi Juga Tak Sebar Hoaks Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj (tengah). (Foto: MP/John Abimanyu)

Merahputih.com - Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sirodj menilai menjalani ibadah puasa bukan hanya sekedar menahan makan dan minum sejak Subuh hingga terbenamnya matahari, tetapi juga menjaga lisan dari perkataan buruk.

"Dari hal-hal yang tidak benar, hoaks, menyebar fitnah, caci-maki, adu domba," ujar Said Aqil melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (13/4).

Hati dan jiwa yang bersih serta pemikiran yang jernih, menurut Said, dapat menjauhkan diri dari ajakan hawa nafsu yang selalu menggoda selama menjalankan ibadah selama bulan Ramadan.

Baca Juga

Alasan Kementerian BUMN Pilih Ketum PBNU Said Aqil Siradj Jadi Komisaris Utama PT KAI

Maka dari itu, dirinya mengajak masyarakat untuk merayakan Ramadan dengan gembira disertai hati yang bersih sembari berharap pengampunan dan keberkahan dari Sang Maha Pencipta.

"Mari kita songsong bulan suci Ramadan dengan hati gembira. Di bulan ini semua pintu maaf terbuka. Mari perbaiki ibadah dan perbanyak kebaikan," kata dia.

Said Aqil mengatakan Ramadan mesti dijadikan sebagai momentum kerohanian untuk menyucikan diri dengan meningkatkan ketakwaan.

Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Di antara cara untuk meningkatkan ketakwaan adalah dengan memperbanyak membaca Alquran, berzikir, dan beribadah dengan penuh khusyuk.

Tak hanya itu, keberkahannya harus diisi dengan berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat.

"Sekali lagi saya ingatkan agar kita bukan hanya puasa dalam arti terminologi syariah tetapi juga puasa hakikat yaitu shaumi hawainnafs. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan shaum yang berkualitas," kata pria yang juga Komisaris Utama KAI ini.

PBNU mengajak umat untuk mematuhi seluruh keputusan pemerintah termasuk panduan-panduan saat menjalani ibadah Ramadhan yang seyogyanya demi memutus rantai penularan COVID-19.

"Mematuhi dan menaati keputusan, kebijakan, dan imbauan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 untuk melaksanakan silaturahim di Hari Raya Idul Fitri 1442 H secara daring dengan tanpa mengurangi esensi dan nilai silaturahim," kata Said.

Baca Juga

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Kini Ngurus Kereta Api

Umat diajak untuk senantiasa meningkatkan amaliah keagamaan serta berupaya taqorrub kepada Allah SWT, memakmurkan masjid dan mushala dengan melaksanakan salat fardu berjamaah, salat tarawih berjemaah, tadarus Alquran, iktikaf, dan memperbanyak amalan sunah lainnya.

Kendati demikian, semuanya wajib dilakukan dengan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran COVID-19 yang ditetapkan oleh pemerintah. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Tiga Kali
Indonesia
Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Tiga Kali

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pada Rabu (11/11)

Yasonna Tunjuk Kepala BPHN Jadi Plt Dirjen Imigrasi
Indonesia
Yasonna Tunjuk Kepala BPHN Jadi Plt Dirjen Imigrasi

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menunjuk Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Widodo Ekatjahjana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Imigrasi. Penunjukan ini dilakukan lantaran Dirjen Imigrasi, Jhoni Ginting memasuki masa pensiun.

Jokowi Minta Semua Pihak Saling Tolong Menolong Atasi COVID-19
Indonesia
Jokowi Minta Semua Pihak Saling Tolong Menolong Atasi COVID-19

"Semua pihak harus kolaborasi bekerja sama saling tolong-menolong bergotong-royong untuk mengatasi ujian yang maha berat ini," katanya.

Pemprov DKI Tarik Sepatu Raksasa yang Jadi Sasaran Aksi Vandalisme
Indonesia
Pemprov DKI Tarik Sepatu Raksasa yang Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Instalasi sepatu raksasa yang menjadi sasaran vandalisme yang berada di Sudirman terpaksa harus diangkut oleh Pemprov DKI untuk dilakukan pembersihan.

Penambahan Kasus COVID-19 di DKI Tembus 3.512 Jiwa
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 di DKI Tembus 3.512 Jiwa

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia

Demokrat Versi KLB Pilih Kantor DPP di Lokasi Bersejarah Hantarkan SBY Jadi Presiden
Indonesia
Demokrat Versi KLB Pilih Kantor DPP di Lokasi Bersejarah Hantarkan SBY Jadi Presiden

Kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) menggelar konferensi pers hari ini, Kamis (12/3), di kediaman Moeldoko.

Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law
Indonesia
Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law

Jika hanya sekedar menampung aspirasi hal itu sudah sering terjadi sejak Januari 2020

Reaksi Polri Diberi Rapor Merah oleh ICW
Indonesia
Reaksi Polri Diberi Rapor Merah oleh ICW

Mabes Polri menanggapi penilaian Indonesia Corruption Watch (ICW) yang memberikan penilaian rapor merah kepada institusi Korps Bhayangkara.

Sarana Jaya Akui Lahan Misterius 70 Hektare untuk Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
Sarana Jaya Akui Lahan Misterius 70 Hektare untuk Rumah DP 0 Rupiah

Teka-teki lahan misterius seluas 70 hektare (ha) yang dibeli BUMD Pembangunan Sarana Jaya terjawab sudah.

Sri Mulyani Terus Rumuskan Kebijakan Hadapi Transformasi Digital
Indonesia
Sri Mulyani Terus Rumuskan Kebijakan Hadapi Transformasi Digital

Transformasi digital juga menimbulkan beberapa risiko sehingga harus ditangani seperti perkembangan barang digital di dunia yang menjadi sangat pesat.