Ketum FPI: Dari Dulu Kita di Atas Jalur Hukum Massa Front Pembela Islam (FPI). Foto: net

Merahputih.com - Ketua Umum FPI Sobri Lubis menanggapi santai soal ramainya perbincangan warganet terkait petisi ajakan bersama-sama menolak perpanjangan izin FPI.

Sobri mengklaim, selama ini FPI tak pernah menggelar kegiatan yang menganggu keamanan. Termasuk saat FPI bergabung dalam massa aksi 212.

"Nah ini fakta bagaimana 212 itu semuanya adalah kegiatan-kegiatan yang dijalani oleh FPI semuanya di jalur hukum, damai, aman, tentram dan dapat simpati warga masyarakat yang luar biasa," kata Sobri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/5).

petisi fpi
Tangkapan layar petisi penolakan izin FPI (Change.org)

Atas dasar itu, Sobri menegaskan FPI berada di jalur yang sesuai prosedural saat ini. Bahkan, dia mengklaim FPI selama ini tidak pernah melanggar hukum.

"Jadi santai saja. Jadi FPI semuanya jalur, jalurnya prosedural. InsyaAllah ta'ala buat FPI normal-normal saja. Karena dari dulu kita di atas jalur hukum," ujar Ketum FPI itu.

BACA JUGA: 7 Massa Berseragam FPI Diamankan Polisi Dekat TPS di Tanjung Duren

Petisi penolakan izin perpanjangan FPI digagas oleh Ira Bisyir. Ia menargetkan 50 ribu tanda tangan. Dari pantauan merahputih.com, Rabu (8/5) pukul 10.00 WIB, petisi itu sudah ditandatangani 119.738 orang.

Terkait hal ini, Mendagri Tjahjo Kumolo belum bisa mengkonfirmasi bahwa izin FPI akan habis.

BACA JUGA: Jokowi Menang di TPS Habib Rizieq, Keok di Kandang FPI

Dalam aturannya, UU Ormas mewajibkan ormas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tujuan organisasi, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memelihara nilai agama, budaya, moral, etika, dan norma kesusilaan.

Serta, ormas diminta dapat memberikan manfaat untuk masyarakat, menjaga ketertiban umum dan terciptanya kedamaian dalam masyarakat; melakukan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel, serta berpartisipasi dalam pencapaian tujuan negara. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH