Ketua WP KPK Beberkan Pertanyaan Janggal Tes Wawasan Kebangsaan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap. ANTARA/Benardy Ferdiansyah

MerahPutih.com - Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo membeberkan pertanyaan yang janggal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK). Tes ini sebagai syarat alih status pegawai lembaga antirasuah menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu pertanyaan janggal yang dilontarkan pewawancara dalam tes wawasan kebangsaan adalah soal ucapan selamat hari raya kepada umat beragama lain.

"Saya heran ketika ada pertanyaan ke saya tentang apakah saya mengucapkan selamat hari raya ke umat beragama lain," kata Yudi dalam keterangannya, Jumat (7/5).

Baca Juga:

Sejumlah Alasan Tes Kebangsaan Calon ASN KPK Dinilai Salah Kaprah

Seharusnya, kata Yudi, pewawancara sudah mendapatkan informasi bahwa di KPK mengucapkan selamat hari raya kepada rekannya yang merayakan merupakan hal biasa.

"Baik secara langsung maupun melalui grup WA (WhatsApp)," imbuhnya.

Yudi melanjutkan, meski beragama Islam, dirinya kerap mengucapkan selamat Hari Raya Natal kepada sesama pegawai KPK yang beragama Nasrani. Bahkan, selaku Ketua WP, Yudi kerap memberikan sambutan dalam acara Natal di KPK.

"Saya sendiri yang muslim bukan hanya memberi ucapan selamat hari raya kepada agama lain.Istri saya yang berjilbab pun pernah saya ajak dan kami disambut dengan hangat oleh kawan-kawan yang merayakan," beber Yudi.

Jumpa pers KPK soal hasil tes alih status pegawai ke aparatur sipil negara (ASN), di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/5). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Jumpa pers KPK soal hasil tes alih status pegawai ke aparatur sipil negara (ASN), di gedung KPK, Jakarta, Rabu (5/5). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Bahkan, lanjut Yudi, pada saat perayaan Natal di masa pandemi COVID-19, dirinya tetap ikut hadir dan memberi sambutan secara virtual kepada rekannya sesama pegawai KPK yang merayakan Natal.

Yudi menegaskan, isu adanya Taliban di KPK selama ini tak bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya sampaikan kepada pewawancara yang intinya bahwa di KPK kami walau beda agama tetap bisa kerja sama dalam memberantas korupsi. Jadi isu-isu radikal dan Taliban di luaran hanya isapan jempol," tegas dia.

Baca Juga:

WP KPK: Tes Wawasan Kebangsaan Jadi Alat Singkirkan Pegawai Berintegritas

Untuk membuat pihak yang mewawancarainya percaya, Yudi bahkan sempat memperlihatkan foto saat dirinya menghadiri dan memberi sambutan saat Hari Raya Natal, baik secara langsung maupun virtual.

"Saya pun menunjukkan bukti print foto kegiatan Natal kepada dua orang yang mewancarai saya sebagai bukti," tutup Yudi. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Azis Syamsuddin

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
582 Tenaga Kesehatan RSD Wisma Atlet Sudah Divaksin
Indonesia
582 Tenaga Kesehatan RSD Wisma Atlet Sudah Divaksin

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet mencatat sebanyak 582 tenaga kesehatan (nakes) telah dilakukan vaksinasi COVID-19.

PPKM Diperpanjang Lagi, Anak di Bawah 12 Tahun dan Lansia Dilarang Masuk Mal
Indonesia
PPKM Diperpanjang Lagi, Anak di Bawah 12 Tahun dan Lansia Dilarang Masuk Mal

Inmendagri itu dikeluarkan di Jakarta dan ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 9 Agustus 2021.

Anak Buahnya Dimarahi Bupati Alor, Ini Jawaban Mensos Risma
Indonesia
Anak Buahnya Dimarahi Bupati Alor, Ini Jawaban Mensos Risma

Dalam video berdurasi 3 menit 9 detik, Bupati Alor, Amon Djobo memarahi dua anak buah Mensos Risma sambil mengeluarkan kalimat bernada menyindir mantan Wali Kota Surabaya itu.

Polisi Bakal Lakukan Tes Antigen di Rest Area Selama Operasi Lilin
Indonesia
Polisi Bakal Lakukan Tes Antigen di Rest Area Selama Operasi Lilin

Operasi Yustisi protokol kesehatan akan dilakukan Polri bersama TNI dalam skala besar selama Operasi Lilin 2020.

Ada Klaster Hajatan, Warga Bekasi Dilarang Gelar Resepsi Nikah
Indonesia
Ada Klaster Hajatan, Warga Bekasi Dilarang Gelar Resepsi Nikah

Ditemukannya klaster hajatan di salah satu perumahan yang berlokasi di Kecamatan Tarumajaya. membuat Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi melarang warga menggelar resepsi pernikahan.

Komisi III Beberkan Track Record Keuangan Calon Kapolri Komjen Listyo
Indonesia
Komisi III Beberkan Track Record Keuangan Calon Kapolri Komjen Listyo

Komisi III DPR membeberkan track record transaksi keuangan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Simpatisan Rizieq yang Diciduk Polisi Dapat Bantuan Hukum
Indonesia
Simpatisan Rizieq yang Diciduk Polisi Dapat Bantuan Hukum

Ratusan orang diduga simpatisan Rizieq Shihab ditangkap pihak kepolisian

 Harga Tes PCR Luar Jawa Ditetapkan Beda Rp 30 Ribu Dengan di Jawa
Indonesia
Harga Tes PCR Luar Jawa Ditetapkan Beda Rp 30 Ribu Dengan di Jawa

Jawa dan Bali merupakan pusat-pusat perdagangan. Sehingga tidak membutuhkan biaya tranportasi yang tidak terlalu besar.

Pengamat Nilai Ganjar-SYL Opsi Pasangan Ideal di Pilpres 2024
Indonesia
Pengamat Nilai Ganjar-SYL Opsi Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Banyak warganet yang menilai keduanya cocok disandingkan menjadi pasangan capres dan cawapres

Wilayah Tinggi Kasus COVID-19 & Rendah Vaksinasi Dilarang Gelar Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Wilayah Tinggi Kasus COVID-19 & Rendah Vaksinasi Dilarang Gelar Sekolah Tatap Muka

Pada prinsipnya pembelajaran tatap muka dilakukan dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi