Ketua Wadah Pegawai KPK Masih Gantungkan Harapan ke Jokowi Novel Baswedan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) belum memikirkan langkah setelah anggotanya dinyatakan akan dipecat dari KPK oleh Firli Bahuri pada 30 September 2021 mendatang.

Yudi Purnomo yang juga Ketua Wadah Pegawai, bersama 56 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN) meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal membela.

Baca Juga:

Raja OTT: Jokowi Punya Tanggung Jawab Moral Bantu Pegawai KPK Tak Lolos TWK

"Saya belum memikirkan langkah pasca 30 September karena kami masih yakin bahwa presiden akan menyelamatkan nasib pemberantasan korupsi," kata Yudi kepada wartawan, Senin (20/9).

Yudi tidak mempermasalahkan respons Jokowi terkait pemecatan 57 pegawai KPK, beberapa waktu lalu. Jokowi sebelumnya menyatakan, tidak semua urusan negara harus dibawa kepada dirinya.

Menurut Yudi, Jokowi akan memberikan keterangan resmi dalam menyikapi pemecatan pegawai KPK. Terlebih, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Komnas HAM telah menyerahkan rekomendasi terkait sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan TWK.

"Saya pikir pernyataan resmi presiden akan dilakukan sama seperti saat menyatakan 75 orang tidak boleh diberhentikan. Langsung pidato kepada seluruh rakyat Indonesia," kata Yudi.

Sebelumnya, KPK menyatakan 57 pegawai yang tak lolos TWK sebagai syaray aalih status menjadi ASN diberhentikan per 30 September 2021.

KPK. (Foto: Antara)
KPK. (Foto: Antara)

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan, pemecatan terhadap 57 pegawai KPK dilakukan karena Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan bahwa asesmen TWK konstitusional.

Selain itu, Mahkamah Agung (MA) juga telah menolak uji materi Peraturan KPK (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Pegawai KPK Menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Jenderal bintang tiga ini pun membantah, pihaknya mempercepat pemecatan terhadap Novel Baswedan Cs yang seharusnya pada 1 November 2021, kini maju menjadi 30 September 2021.

Menurut Firli, pemecatan boleh dilakukan sebelum batas maksimal proses alih status rampung berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. (Pon)

Baca Juga:

Ombudsman Sudah Layangkan Rekomendasi Terkait TWK ke Presiden dan DPR

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya
Indonesia
Polisi Ubek-ubek Rumah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Ini Hasil Temuannya

Polisi melakukan penggeledahan di kediaman artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie.

Indonesia Terima Bantuan Ratusan Tabung Oksigen Kosong dari Singapura
Indonesia
Indonesia Terima Bantuan Ratusan Tabung Oksigen Kosong dari Singapura

Pemerintah Indonesia menerima bantuan alat-alat kesehatan dari Pemerintah Singapura.

Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok
Indonesia
Gelombang Penonton dan Pembalap World Superbike Mulai Datang ke Lombok

Dari beberapa tim yang akan berlaga di Sirkuit Pertamina Mandalika tersebut, baru dua tim yang datang yakni tim Yamaha dan Ducati.

Undang Nidji ke JIS, Anies Sebut Suara Vokalis Baru Tak Ada Sumbang-sumbangnya
Indonesia
Undang Nidji ke JIS, Anies Sebut Suara Vokalis Baru Tak Ada Sumbang-sumbangnya

Nidji sedang check sound di JIS dengan menyanyikan sejumlah lagu yakni Hapus Aku, Arti Sahabat, dan Laskar Pelangi.

Bamsoet Usul Ketum Parpol Ganti Kadernya di DPR yang Malas Lapor LHKPN
Indonesia
Bamsoet Usul Ketum Parpol Ganti Kadernya di DPR yang Malas Lapor LHKPN

Hal itu dinilai efektif karena para lesgislator akan patuh jika diperintah oleh pimpinan partai

Alasan Dinar Candy Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka
Indonesia
Alasan Dinar Candy Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka

Polres Metro Jakarta Selatan memutuskan untuk tidak menahan Dinar Candy meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pornografi.

Warga Isoman di Kabupaten Sleman Dapat Kiriman Paket Buah-buahan Gratis
Indonesia
Warga Isoman di Kabupaten Sleman Dapat Kiriman Paket Buah-buahan Gratis

Sejumlah warga di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang tengah menjalani isolasi mandiri menerima paket buah-buahan gratis dari pemkab.

Kemenkes Sebut Empat Kelompok Perlu Diperhatikan di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kemenkes Sebut Empat Kelompok Perlu Diperhatikan di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19

Komplikasi penyakit penyerta dan infeksi virus COVID-19 ini sangat membahayakan keselamatan jiwa pasien

PDIP Rekomendasikan Perawatan SBY oleh Dokter Istana
Indonesia
PDIP Rekomendasikan Perawatan SBY oleh Dokter Istana

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendoakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sembuh dari penyakit kanker prostat yang dideritanya.

Pengunjung Objek Wisata di Pantai Selatan DIY Dibatasi Maksimal 75 Persen
Indonesia
Pengunjung Objek Wisata di Pantai Selatan DIY Dibatasi Maksimal 75 Persen

Wisatawan diperkirakan akan memadati objek wisata pantai di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), saat libur Lebaran 2022.