Ketua Peradi Ditangkap saat Demo, Puluhan Pengacara Geruduk Polresta Surakarta Puluhan pengacara Solo mendatangi Mapolresta Solo buntut intimidasi dan salah tangkap terhadap Ketua Peradi Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ketua DPC Peradi Solo Badrus Zaman menjadi korban salah tangkap anggota Poresta Surakarta saat aksi penolakan UU Cipta Kerja di Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (8/10).

Akibat kejadian tersebut, puluhan pengacara mendatangi Mapolresta Surakarta untuk mengusut pelaku yang telah melakukan intimidasi dan salah tangkap terhadap Ketua Peradi Solo. Perwakilan pengacara ditemui Wakapolresta Surakarta AKBP Deny Heriyanto untuk audiensi di ruang tamu Mapolresta, Jumat (9/10).

"Saya saat kejadian berada di kawasan perbatasan Solo-Sukoharjo (traffic light kawasan Kleco). Ada polisi yang melakukan penyekatan karena demo di Tugu Kartasura sedang tejadi kericuhan," ujar Badrus pada Merahputih.com.

Baca Juga:

Sri Sultan Bakal Pidanakan Pelaku Demo Anarkis di Malioboro

Ia mengaku melihat ada insiden beberapa orang yang mengendarai motor sempat kena pukulan. Pihaknya yang berada di lokasi dicurigai petugas merekam kejadian itu. Polisi yang sedang berjaga menghampirinya dengan maksud mengambil handphone yang dibawanya.

"Saya ngotot mempertahankan ponsel di kantong. Saya sudah bilang sebagai Ketua Peradi yang tidak melakukan apa-apa. Rupanya tidak digubris petugas," katanya.

 Puluhan pengacara Solo mendatangi Mapolresta Solo buntut intimidasi dan salah tangkap terhadap Ketua Peradi Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/10). (MP/Ismail)
Puluhan pengacara Solo mendatangi Mapolresta Solo buntut intimidasi dan salah tangkap terhadap Ketua Peradi Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/10). (MP/Ismail)

Setelah dilakulan intimidasi sampai adu mulut dan terus melawan, kata dia, barulah para polisi memeriksa handphone. Kemudian baru percaya jika dirinya Ketua Peradi Solo, polisi baru melepaskan.

"Saya sempat juga akan dibawa ke dalam mobil polisi untuk dibawa di kantor. Saya sebagai penegak hukum saja diperlakukan sewenang-wenang, bagaimana jika masyarakat yang hanya penasaran ingin melihat ikut ditangkap," keluh dia.

Ia meminta pertanggungjawaban Polresta Surakarta atas insiden tersebut. Bahkan, puluhan pengacara melakukan solidaritas atas tindakan aparat tersebut dan meminta oknum polisi pelaku intimidasi diusut.

Baca Juga:

Polda Jatim Tetapkan Belasan Pedemo Lakukan Perusakan

Dimintai konfirmasi, Wakapolresta AKBP Deny Heriyanto mengatakan, pihaknya akan mendalami dan menyelidiki kasus tersebut. Jika kejadian itu benar anggotanya itu telah melanggar SOP pengamanan aksi unjuk rasa.

"Kami terjunkan Propam Polresta Surakarta untuk memintai keterangan pada Ketua Peradi Solo. Persoalan ini akan dilakukan secara transparan," kata Deny. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

DPR Kritisi Penangkapan Jurnalis saat Meliput Aksi Demo UU Cipta Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemkot Solo Mulai Berlakukan Penertiban Warga yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah
Indonesia
Pemkot Solo Mulai Berlakukan Penertiban Warga yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

Kami sebenarnya sudah mengimbau warga agar tidak nongkrong di luar rumah disaat KLB (Kejadian Luar Biasa) COVID-19. Imbauan itu ternyata tidak cukup

Golkar Usulkan Penghapusan Pasal Terkait Pers dan Media di RUU Ciptaker
Indonesia
Golkar Usulkan Penghapusan Pasal Terkait Pers dan Media di RUU Ciptaker

Media dan pers sudah bagus diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi
Indonesia
Ngaku Sakit, Hadi Pranoto Tak Datang Pemeriksaan Polisi

Dia harusnya diperiksa sebagai saksi terlapor atas laporan yang dibuat oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid.

Kejagung Titipkan Tersangka Korupsi ASABRI Jimmy Sutopo di Rutan KPK
Indonesia
Kejagung Titipkan Tersangka Korupsi ASABRI Jimmy Sutopo di Rutan KPK

Kejagung menitipkan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT ASABRI Jimmy Sutopo di rumah tahanan Pemberantasan Korupsi (KPK).

Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon
Indonesia
Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon

"Mungkin Pak Amien terlalu bersemangat mengkritik pemerintah, sehingga pernyataannya cenderung suudzon," kata Karyono

Pertambahan Kasus COVID-19 Capai 9.640
Indonesia
Pertambahan Kasus COVID-19 Capai 9.640

Jumlah kasus COVID-19 masih belum dapat dikendalikan hingga Minggu (10/11).

Gerakan Rakyat Pilih Aksi di Jalan untuk Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Gerakan Rakyat Pilih Aksi di Jalan untuk Tolak UU Cipta Kerja

Sejumlah kelompok massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat menolak secara tegas pengesahan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja

Korlantas Jawab Keraguan Masyarakat Operasi Patuh Tak Punya Power
Indonesia
Korlantas Jawab Keraguan Masyarakat Operasi Patuh Tak Punya Power

Operasi Patuh yang digelar mulai 23 Juli sampai 6 Agustus 2020

Mahasiswa UGM Terdampak COVID-19 Dapat Keringanan Biaya Kuliah, Begini Prosedurnya
Indonesia
Mahasiswa UGM Terdampak COVID-19 Dapat Keringanan Biaya Kuliah, Begini Prosedurnya

Cara mudah, mahasiswa tinggal mengajukan permohonan keringanan UKT secara daring melalui Simaster.

Bom Bunuh Diri di Makassar, Pengamanan Bandara Adi Soemarmo Diperketat
Indonesia
Bom Bunuh Diri di Makassar, Pengamanan Bandara Adi Soemarmo Diperketat

Pemeriksaan ini dilakukan untuk lebih waspada