Ketua PA212 Tersangka, PKS Siap Beri Bantuan Hukum Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera (tengah) (MP/Fadhli)

Merahputih.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera turut prihatin dengan dinaikannya status hukum Ketua PA 212 Slamet Ma'arif menjadi tersangka pelanggaran pemilu.

"Kita turut bersedih, karena Slamet Ma'arif niatnya baik," kata Mardani saat ditemui wartawan di Kawasan Jalan Adityawarman, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Wakil Ketua Badan Pemenagan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu menyatakan, pihaknya akan memberi bantuan hukum terkait kasus yang sedang dihadapi Jubir FPI. "Koridor hukum memang sudah tersangka sehingga harus diproses di pengadilan untuk itu kita perlu membantu begitu," ujarnya.

Mardani menambahkan, pihaknya tidak mau menduga-duga apakah penetapan tersangka terhadap Slamet Maarif tebang pilih atau bentuk kriminalisasi. Namun yang jelas dalam hukum ada istilah praduga tak bersalah itu yang harus ditekankan.

Slamet Ma'arif saat mendatangi Mapolresta Solo
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif bersama kuasa hukumnya saat mendatangi Mapolresta Solo (MP/Ismail)

"Kalau itu tebang pilih maka pemerintah bunuh diri. Makanya azas praduga tidak bersalah diberlakukan," terangnya.

Dia juga enggan berspekulasi apakah penetapan tersangka terkait dengan Pilpres 2019. "Saya tidak ingin memframing tapi kita akan mengawal proses ini agar Slamet mendapatkan bantuan hukum," tuntasnya.

Sebelumnya, Polresta Solo menetapkan Slamet Ma'arif sebagai tersangka Jumat (7/2) lalu. Slamet dituduh melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal saat tabliq akbar PA 212 di Solo.

Saat mengisi tabliq itu, Slamet diduga melakukan kampanye terselubung berupa ajakan memilih paslon nomor 02 Prabowo-Sandi. (Fdi)

Kredit : fadhli


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH