Ketua PA 212 Slamet Ma'arif Jadi Tersangka Ketua PA 212 Slamet Ma'arif usai diperiksa di Mapolresta Solo, Kamis (7/2) (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif ditetapkan menjadi tersangka. Hal itu diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Satreskrim Solo yang dikirim ke Slamet Ma'arif.

Surat panggilan pemeriksan pemanggilan sebagai tersangka tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2). Kompol Fadli selaku penyidik dalam kasus ini menandatangani surat panggilann itu.

Foto: MP/Ismail Soli

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Rabu, (13/2) pukul 10.00 WIB.

Kapolres Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo membenarkan adanya surat panggilan pemeriksaan Slamet Ma'arif sebagai tersangka pada hari Rabu besok.

"Kami panggil (Slamet Ma'arif) sebagai tersangka kasus pidana pemilu," ujar Ribut, Senin (11/2).

Slamet Ma'arif disangka melakukan tindak pidana pemilu karena melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Pasal 280 ayat (1). Kampanye di luar jadwal itu berlangsung ketika dia menyampaikan ceramah/orasi pada kegiatan Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya di Gladak, Pasar Kliwon, Kota Surakarta, pada Minggu (13/2).

Kasatreskrim Polresta Solo, Kopol Fadli, mengatakan Slamet sebelumnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolresta Solo selama 6,5 jam, Kamis (7/2). Selama pemeriksaan tersebut, Slamet dicecar dengan 57 pertanyaan oleh penyidik Polresta Solo.

Slamet Ma'arif saat mendatangi Mapolresta Solo
Ketua PA 212 Slamet Ma'arif bersama kuasa hukumnya saat mendatangi Mapolresta Solo (MP/Ismail)

"Kita lakukan gelar perkara setelah itu. Kemudian jadi tersangka" kata dia

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahpurih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH