Ketua MPR Ajak Semua Pihak Tak Merusak Suasana Jelang Pelantikan Jokowi Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

MerahPutih.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo yakin Indonesia akan damai menjelang maupun sesudah pelantikan Presiden-Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019. Bamsoet mengingatkan agar semua pihak menahan diri tidak menganggu pelantikan.

"Ini bukan hanya persoalan pelantikan Presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin saja. Tetapi, lebih besar lagi menyangkut harga diri bangsa Indonesia. Jika Pelantikan Presiden tidak aman maka negara lain akan memandang rendah serta mencibir bangsa Indonesia. Karenanya, saya mengimbau kepada semua pihak untuk bersama menjaga pelantikan Presiden berjalan aman dan lancar," kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (8/10).

Baca Juga:

IPW Ingatkan Intelijen Waspadai 3 Kelompok Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ia menyampaikan bahwa agenda pelantikan mengalami perubahan dari semula diagendakan pukul 10.00 WIB.

“Saya pastikan tanggal 20 Oktober diundur dari jam 10.00 WIB menjadi jam 16.00 WIB,” kata Bamsoet

Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Foto: Antara)
Ketua MPR Bambang Soesatyo. (Foto: Antara)

Mantan ketua DPR itu mengutarakan alasan pelantikan yang semulanya dijadwalkan berlangsung pada pagi hari kemudian ditunda menjadi petang itu. Menurut dia, perubahan itu dilakukan lantaran pihaknya tidak ingin mengganggu fokus penganut agama tertentu yang biasanya menjalankan ibadah pada pagi hari.

Baca Juga:

Akbar Tanjung Ajak Semua Elite Politik Sukseskan Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

“Kita memberi kesempatan bisa beribadah paginya. Kita tidak ingin mengganggu masyarakat yang ingin car free day di jalan utama karena semula rencananya ada penutupan jalan, karena ada tamu tamu kepala negara sahabat yang hadir, perdana menteri, presiden, raja, itu akan hadir pada saat pelantikan,” ujar dia.

Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA
Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

Sementara, dia khawatir jika ada unjuk rasa pada hari itu akan merusak citra bangsa Indonesia sebagai negara yang dianggap tertib.

“Mari kita berdoa kepada Allah SWT agar pada acara yang sakral itu enggak ada gangguan ketertiban,” tuturnya.(Knu)

Baca Juga:

Jelang Pelantikan, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan Kawasan Kediaman Jokowi



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH