Ketua KPU Dipecat, DPR Pelajari Putusan DKPP Sidang DKPP. (Foto: MP/DKPP).

MerahPutih.com - Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) memecat Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua KPU. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta seluruh pihak untuk tidak berspekulasi atas putusan tersebut.

"DPR akan mempelajari terlebih dahulu, kita dengar penjelasan DKPP terkait duduk permasalahannya dengan transparan," kata Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1).

Baca Juga:

DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU RI

Ia menegaskan, jangan sampai beban kerja KPU dapat terganggu dan terhambat akibat putusan tersebut, terlebih KPU baru saja melaksanakan Pilkada Serentak 2020 dan perlu melakukan evaluasi.

Azis meminta penyelenggara pemilu dapat menjadikan sebuah pembelajaran dan evaluasi dari permasalahan tersebut sehingga dapat menciptakan pelaksanaan "pesta demokrasi" yang semakin baik dan meningkatkan kualitas demokrasi.

Sebelumnya, DKPP menjatuhkan sanksi terhadap Arief Budiman yakni pemberhentian dari jabatan Ketua KPU RI.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan," bunyi salinan putusan yang ditandatangani Ketua DKPP Muhammad, di Jakarta, Rabu (13/1).

Atas sanksi tersebut, DKPP memerintahkan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan itu paling lama 7 hari sejak dibacakan. DKPP juga memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

Sidang DKPP.
Sidang DKPP. (Foto: DKPP)

Arief Budiman dinilai terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu karena mendampingi atau menemani Evi Novida Ginting Manik yang telah diberhentikan DKPP pada 18 Maret 2020 untuk mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta.

Kemudian, Arief membuat keputusan yang diduga melampaui kewenangannya yakni menerbitkan surat KPU RI Nomor 663/SDM.13-SD/05/KPU/VIII/2020, pada 18 Agustus 2020.

Tindakan Arief Budiman menerbitkan Surat KPU Nomor 663/SDM.13-SD/05/KPU/VIII/2020 dengan menambah klausul yang meminta Evi Novida Ginting Manik aktif melaksanakan tugas sebagai anggota KPU Periode 2017-2022 merupakan tindakan penyalahgunaan wewenang dalam kedudukan sebagai Ketua KPU RI. (Pon)

Baca Juga:

DKPP akan Pecat Penyelenggara yang Merekayasa Hasil Pemilu

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik

Sejumlah warga lereng Gunung Merapi dikejutkan dengan suara gemuruh longsoran dari puncak Gunung Merapi, Minggu (8/11).

Lewat Suratnya, Gatot Nurmantyo Menerima Tanda Kehormatan yang Diberikan Negara
Indonesia
Lewat Suratnya, Gatot Nurmantyo Menerima Tanda Kehormatan yang Diberikan Negara

Istana telah membagi dua kloter pemberian penghargaan

Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing
Indonesia
Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing

PPP mengapresiasi calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan arah kebijakan Polri ke depan.

Kuota Pengunjung Candi Borobudur Jadi 4.000 Orang Per Hari
Indonesia
Kuota Pengunjung Candi Borobudur Jadi 4.000 Orang Per Hari

Kuota pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, bertambah menjadi 4.000 orang per per hari, mulai Kamis (26/11).

Ketua DPD Berharap Jejak Artidjo Jadi Inspirasi Penegak Hukum
Indonesia
Ketua DPD Berharap Jejak Artidjo Jadi Inspirasi Penegak Hukum

Artidjo Alkostar adalah putra Madura yang lahir di Situbondo, 22 Mei 1949

Survei Edelman Tegaskan Jika Lingkungan Kerja Berubah
Indonesia
Survei Edelman Tegaskan Jika Lingkungan Kerja Berubah

Dengan bisnis mulai melakukan perencanaan pemulihan ekonomi, bekerja kembali di kantor terus menjadi kekhawatiran bagi 50 persen pekerja.

Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma
Indonesia
Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk saling berbagi dengan sesama.

Ketua PA212 Diperiksa Polisi Kasus Aksi Ilegal Dukung Pembebasan Rizieq
Indonesia
Ketua PA212 Diperiksa Polisi Kasus Aksi Ilegal Dukung Pembebasan Rizieq

Pemeriksaan sejatinya akan berlangsung pukul 10.00 WIB

Respon Pimpinan DPR soal Pertemuan Erick Thohir dan Ahok
Indonesia
Respon Pimpinan DPR soal Pertemuan Erick Thohir dan Ahok

"Kalau menurut saya, pertemuan antara Menteri Erick Thohir dan Pak Ahok itu adalah pertemuan biasa," kata Dasco

Lecehkan Dua Karyawati, Bos Bank di Jakut Diciduk Polisi
Indonesia
Lecehkan Dua Karyawati, Bos Bank di Jakut Diciduk Polisi

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Jumat (26/2) lalu di kantornya. Kini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif.