Ketua KPK Minta Anak Buahnya Diberi Waktu Selidiki Dugaan Korupsi Menteri Edhy Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (Foto: Instagram/Edhy_Prabowo)

Merahputih.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri meminta masyarakat memberikan waktu kepada anak buahnya menyelidiki perkara dugaan korupsi yang menyeret Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

"Mohon kita beri waktu tim kedeputian penindakan bekerja dulu," ujar Firli dalam keterangannya, Rabu (25/11).

Baca Juga

Wakil Ketua KPK: Menteri Edhy Prabowo Ditangkap Bersama Keluarga

Firli sendiri membenarkan jajarannya menangkap Menteri Edhy dini hari tadi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta setibanya dari Honolulu, Amerika Serikat.

Edhy diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor benih lobster. Saat ini, Menteri Edhy bersama keluarga dan pihak lainnya tengah berada di KPK untuk dimintai keterangan.

"Nanti akan disampaikan penjelasan resmi," jelas Firli.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (Foto: Instagram/Edhy_Prabowo)

Memang, sebelum diciduk KPK, Menteri Edhy kerap membagikan kegiatannya di Amerika Serikat melalui akun Instagramnya, @edhy.prabowo.

Dalam unggahan tiga hari yang lalu (22/11) misalnya, dia memamerkan foto bersama saat penandatanganan kerjasama KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

Baca Juga:

BREAKING NEWS: Operasi Dini Hari, KPK Tangkap Menteri Edhy Prabowo

Dalam keterangan fotonya, Menteri Edhy mengungkapkan kerja sama ini mencakup transfer teknologi dan pengetahuan terkait produksi induk udang unggul melalui pembangunan Broodstock Center Udang di Indonesia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN
Indonesia
Lima Kementerian dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk Versi LSIN

Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) merilis hasil survei terkait persepsi publik terhadap kepuasan publik atas kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju dan Kemenpora menjadi satu dari lima kementerian yang dinilai berkinerja terbaik.

Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 27.233
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 27.233

Pemeriksaan yang dilakukan menggunakan menggunakan metode tes polymerase chain reaction (PCR)

KPK Sita Dokumen Penting Seusai Geledah Kantor dan Rumah Bupati Banjarnegara
Indonesia
KPK Sita Dokumen Penting Seusai Geledah Kantor dan Rumah Bupati Banjarnegara

Penggeledahan itu terkait penyidikan kasus dugaan korupsi berupa kegiatan turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR tahun 2017-2018 serta sejumlah penerimaan gratifikasi.

Geledah Rumah Dodi Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Hingga Dokumen
Indonesia
Geledah Rumah Dodi Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Hingga Dokumen

"Tim Penyidik Sabtu (23/10) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di dua lokasi berbeda yang berada diwilayah Kota Palembang," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Ini Tiga Hoaks Berakibat Masyarakat Kota Sorong Serbu SPBU
Indonesia
Ini Tiga Hoaks Berakibat Masyarakat Kota Sorong Serbu SPBU

Masyarakat Kota Sorong tiba-tiba melakukan pembelian BBM besar-besaran dan mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Kasus COVID-19 Solo Melonjak di Tengah PPKM Darurat, Gibran Salahkan Warga
Indonesia
Kasus COVID-19 Solo Melonjak di Tengah PPKM Darurat, Gibran Salahkan Warga

"Warga masih ada yang belum patuh. Kasusnya jadi naik," kata Gibran, Senin (12/7)

RUU KUP Beri Kewenangan Mitra Tagih Pengemplang Pajak di Luar Negeri
Indonesia
RUU KUP Beri Kewenangan Mitra Tagih Pengemplang Pajak di Luar Negeri

Usulan dalam RUU KUP melalui Pasal baru 20A nantinya akan memberi kewenangan kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melaksanakan bantuan penagihan kepada negara mitra.

Tak Masuk dari Lubang Manusia, Vaksinasi Saat Ramadan Tak Batalkan Puasa
Indonesia
Tak Masuk dari Lubang Manusia, Vaksinasi Saat Ramadan Tak Batalkan Puasa

Yang membatalkan itu yang masuk dari hidung, mulut, telinga atau lubang yang lain

 DPRD DKI Tegaskan Pekerja Luar Jakarta Tak Perlu Surat Tugas Selama Larangan Mudik
Indonesia
Gara-gara Alat Ini, Pengguna Jalan Tak Mau Lagi Langgar Aturan Lalu Lintas
Indonesia
Gara-gara Alat Ini, Pengguna Jalan Tak Mau Lagi Langgar Aturan Lalu Lintas

Kakorlantas Irjen Istiono mengklaim, penerapan electronic traffic law enforcement (e-TLE) terbukti efektif dalam menekan jumlah pelanggaran lalu lintas.