Ketua KPK Firli Bahuri Minta Harun Masiku Hingga Hurhadi Serahkan Diri Ketua KPK Firli Bahuri di gedung KPK, Jakarta (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah komando sang Ketua Firli Bahuri telah menetapkan empat terduga koruptor ke dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buronan.

Mereka yakni celeg PDIP Harun Masiku, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, serta menantunya Rizky Herbiono, dan Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto.

Baca Juga:

Polisi Ancam Pidanakan Pihak-Pihak yang Sembunyikan Buronan KPK Nurhadi

Meski telah dibantu oleh aparat kepolisian di seluruh Indonesia, lembaga antirasuah hingga kini belum juga mampu membekuk para buronan tersebut.

"KPK sudah melakukan upaya pencarian di puluhan lokasi, tetapi keberadaan yang bersangkutan tidak ada," kata Firli kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

Jenderal bintang tiga ini pun berharap buronan atas kasus dugaan suap proses PAW anggota DPR dan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA itu segera menyerahkan diri.

"Untuk itu KPK mengimbau, meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Firli.

KPK dibawah pimpinan Firli Bahuri menghentikan 36 kasus korupsi
Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: ANTARA)

Firli mengklaim pihaknya tak akan berhenti memburu para buronan tersebut. "KPK tetap pada komitmen untuk mencari dan menangkap para pelaku korupsi yang melarikan diri," kata eks Kabareskrim Polri ini.

Dalam kasus suap pengurusan PAW anggota DPR, KPK menetapkan Harun Masiku bersama eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka.

Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Sementara dalam kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya yakni Nurhadi, menantunya Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto.

Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar.

Baca Juga:

Bupati Sidoarjo Sebut Penyuapnya Beri Bantuan Rp300 Juta ke Klub Deltras FC

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Diketahui Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Istri Saefullah Minta Warga tidak Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka
Indonesia
Istri Saefullah Minta Warga tidak Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka

"Keluarga berpesan tidak perlu mengirim karangan bunga ke rumah duka," kata Anies

Paket Bansos di Jakarta Bertambah Jadi Rp255 Ribu
Indonesia
Paket Bansos di Jakarta Bertambah Jadi Rp255 Ribu

Isi per paket bansos pun akan mengalami kenaikan pada fase ke-II.

Ruko di Cideng yang Roboh Belum Kantongi Izin Bangun
Indonesia
Ruko di Cideng yang Roboh Belum Kantongi Izin Bangun

Buktinya memang tidak kelihatan yah kalau ada pekerjaan membongkar

Pemprov DKI Perbaiki 173 Jalan Berlubang Imbas Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Perbaiki 173 Jalan Berlubang Imbas Banjir

Jalan berlubang di Ibu Kota disebabkan aspal terkelupas akibat tegenang air dari banjir.

Respons KPK Dituding Gelar Perkara Skandal Djoko Tjandra Cuma Pencitraan
Indonesia
Respons KPK Dituding Gelar Perkara Skandal Djoko Tjandra Cuma Pencitraan

"Kami menghargai pandangan dari siapapun soal hal tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Pegiat Wisata Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Dokter Reisa: Ingat Pesan Ketua Gugus Tugas
Indonesia
Pegiat Wisata Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Dokter Reisa: Ingat Pesan Ketua Gugus Tugas

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020

 Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Dalam Kasus Kekaisaran 'Sunda Empire'
Indonesia
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Dalam Kasus Kekaisaran 'Sunda Empire'

"Kita kan belum tahu apakah itu ormas, atau apa, makanya kita masih pelajari, masih pendalaman dengan melakukan penyelidikan," kata Saptono

Habib Novel Dampingi Pemeriksaan Pelapor Sukmawati di Polda Metro
Indonesia
Habib Novel Dampingi Pemeriksaan Pelapor Sukmawati di Polda Metro

Sekjen Koordinator Bela Islam (Korabi), Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya akan mendampingi dalam pemeriksaan

Ini Dia Aturan Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Lebaran Oleh Kemenhub
Indonesia
Ini Dia Aturan Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Lebaran Oleh Kemenhub

Pengaturan transportasi ini berlaku untuk transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian

Anies Heran Nama Cawagub DKI Tambah Terus
Indonesia
Anies Heran Nama Cawagub DKI Tambah Terus

"Namanya banyak terus ya," kata Anies