Ketua KONI Tangsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Ketua KONI Tangsel Rita Juwita (RJ) ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Tangsel setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Rp1,1 miliar lebih. (Foto Antara/Fadzar Ilham)

MerahPutih.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan menetapkan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus Ketua KONI Tangsel, Rita Juwita sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana hibah KONI Tangerang Selatan.

Rita yang keluar dari gedung Kejari Tangerang Selatan menggunakan rompi tahanan berwarna pink diduga telah menerima dana suap. Selain itu, negara rugi Rp 1,12 miliar dalam pemberian dana hibah. Angka kerugian didapatkan dari hasil penghitungan yang dilakukan dan dilaporkan Inspektorat Tangerang Selatan.

Baca Juga:

KONI Papua Beri Opsi Gelar PON XX Tanpa Penonton

Penetapan Rita sebagai tersangka merupakan hasil penyelidikan tim Pidsus, menyusul salah seorang rekannya yang bernama Suharyo selaku Bendahara Umum telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus serupa pada 4 Juni 2021 lalu.

Tim penyidik telah melakukan pengembangan, sehingga penyidik kembali menetapkan satu tersangka pada kasus korupsi dana hibah KONI tahun 2019 yakni RJ selaku ketua KONI Tangerang Selatan.

"Ini merupakan pengembangan dari tersangka Suharyo," ujar Kepala Kejari Tangerang Selatan, Aliansyah kepada wartawan, Kamis (10/6).

Aliansyah melanjutkan, tersangka RJ nantinya akan menjalani masa tahanan di Lapas Wanita Tangerang. Untuk tersangka RJ akan dilakukan penahanan mulai hari ini selama 20 hari tahanan tingkat penyidikan, dimulai Kamis (10/6) sampai dengan 20 hari kedepan.

Kepengurusan KONI Tangsel. (Foto: KONI Tangsel)
Kepengurusan KONI Tangsel. (Foto: KONI Tangsel)

Dalam kasus ini, ia diduga melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang 1999 sebagaimana telah diubah juncto 55 Ayat 1 ke1 KUHP, Pasal 2 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberatan dana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke1 KUHP.

Kasus ini bermula ketika Kejari Tangsel telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus itu, Suharyo yang merupakan bendahara umum KONI Tangsel. SHR diduga telah memanipulasi laporan pertangungjawaban (LPJ) sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh KONI Tangsel. Sejumlah kegiatan dalam LPJ tersebut dibiayai dana hibah KONI Tangsel tahun 2019. (Knu)

Baca Juga:

Kejagung Garap 48 Pejabat dan Staf KONI Pusat Terkait Korupsi Dana Hibah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Informasi Bantuan Sosial Pemprov DKI Dikirim lewat WA
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Informasi Bantuan Sosial Pemprov DKI Dikirim lewat WA

Beredar informasi melalui WhatsApp tentang pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemerintah DKI Jakarta pada Juni 2022.

Bawaslu Waspadai Ancaman Hoaks dan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Waspadai Ancaman Hoaks dan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024

Ancaman penyebaran hoaks dan ujaran kebencian tetap membayangi para pemilih di Pemilu 2024.

Menkominfo Bahas Kerja Sama Internasional-Bilateral dengan Dubes Iran
Indonesia
Menkominfo Bahas Kerja Sama Internasional-Bilateral dengan Dubes Iran

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, H.E. Mohammad Azad.

Temukan Penimbun Minyak Goreng, Warga Diminta Lapor Polisi
Indonesia
Temukan Penimbun Minyak Goreng, Warga Diminta Lapor Polisi

Polisi melakukan pengecekan terhadap pendistribusian dan stok minyak goreng satu harga di pasaran.

Pandemi COVID-19 Diprediksi Berakhir Paling Lambat Pertengahan 2023
Indonesia
Pandemi COVID-19 Diprediksi Berakhir Paling Lambat Pertengahan 2023

Status pandemi COVID-19 di dunia berakhir paling lambat pada pertengahan 2023.

[HOAKS atau FAKTA]: Telat Bayar Pajak 3 Tahun Kendaraan Dikandangkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Telat Bayar Pajak 3 Tahun Kendaraan Dikandangkan

Pesan berantai tersebut juga pernah beredar pada 30 Desember 2020 lalu, dan beberapa waktu sebelumnya.

DPR Setujui Penjualan 2 Eks KRI, Segini Taksiran Nilainya
Indonesia
DPR Setujui Penjualan 2 Eks KRI, Segini Taksiran Nilainya

Komisi I DPR RI menyetujui rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menjual dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Dua kapal dijual karena dinilai sudah tak layak pakai yakni KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513.

[HOAKS atau FAKTA]: Bahaya Makan Cokelat Setelah Konsumsi Mi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahaya Makan Cokelat Setelah Konsumsi Mi

Akun Instagram @bimassanss menjawab sebuah tweet dengan narasi “makan coklat ga boleh setelah makan mie… lah ini malah dicampur Loudly crying face”.

Pulihkan Ekonomi, BUMN Harus Jadi Offtaker Komoditas Pertanian
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, BUMN Harus Jadi Offtaker Komoditas Pertanian

Pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan, perikanan, meski selama 6 dekade terakhir, pertumbuhannya sedikit di bawah pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua DPD Minta Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap Diinvestigasi
Indonesia
Ketua DPD Minta Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap Diinvestigasi

La Nyalla meminta pemerintah mengusut tuntas penyebab kebakaran di kilang minyak milik perusahan pelat merah tersebut.