Ketua Komisi D Minta Anies Tak Pangkas Anggaran Banjir Petugas Pemadam Kebakaran Jaktim mengevakuasi balita dan anak-anak yang terjebak banjir di kawasan Kramat Jati, Sabtu (9/2). (ANTARA/HO-Damkar Jaktim)

MerahPutih.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta Pemprov untuk tidak boleh memotong anggaran penanganan banjir dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020.

"Saya sebagai Ketua Komisi D selalu mengingatkan bahwa anggaran banjir tidak boleh dikurangi walaupun APBD atau PAD DKI kurang," ucap Ida saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (22/9).

Menurut Ida, anggaran 2020 tidak seharusnya dipangkas meski APBD atau PAD DKI dialihkan untuk penanganan kasus corona di Jakarta.

Baca Juga:

Jakarta Kembali Banjir karena Guyuran Hujan Deras, Anies Dinilai Kelabakan

Politikus PDI Perjuangan ini mengaku rutin mengingatkan Pemda DKI untuk jangan mengurangi anggaran daerah dalam penanggulangan DKI. Hal itu mengkhawatirkan kinerja Pemprov DKI dalam penanganan banjir, akibat minimnya anggaran.

"Warga yang memang khawatir dengan adanya COVID-19, begitu kena banjir, imun turun. Jadi penyebarannya makin meluas," tuturnya.

Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, melintas di RT11 RW05 yang terendam banjir, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, melintas di RT11 RW05 yang terendam banjir, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ida menuturkan, masalah banjir di ibu kota telah menjadi persoalan serius sejak lama yang mesti diselesaikan. Karenanya, anggaran tersebut bertujuan agar penanganan banjir di DKI dapat berjalan secara maksimal.

Ida mengaku, pihaknya mendapat informasi terdapat pemotongan anggaran dan dialihkan untuk penanganan COVID-19.

"Katanya memang di internal pemda untuk tidak dilaksanakan. Jadi kita belum tahu apa saja yang tidak dikerjakan atau dipotong," ucap dia.

"Pemotongan itu dilakukan di tahun 2020 untuk APBD yang sudah kita ketok di akhir 2019, untuk anggaran 2020, karena memang PAD kita tidak sesuai dengan target, dan kalaupun ada uang itu penanganannya untuk COVID-19," sambungnya.

Baca Juga:

22 RT Terendam Banjir, Pemprov DKI Buat Pos Pengungsian di Kembangan Utara

Diketahui, Pemprov DKI mengalokasikan anggaran penanganan dan pengendalian banjir di Jakarta pada 2020 ini sebesar Rp1,48 triliun.

Anggaran ini berada di dalam pos anggaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI. Total anggaran Dinas SDA yang tersusun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2020 mencapai Rp2,7 triliun.

Dengan kata lain, alokasi anggaran penanganan dan pengendalian banjir di Jakarta sebesar 53,8 persen dari total jumlah anggaran Dinas SDA DKI pada RAPBD DKI 2020. (Asp)

Baca Juga:

12 Rumah Hanyut Akibat Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penderita COVID-19 di Secapa TNI-AD Menyusut Drastis
Indonesia
Penderita COVID-19 di Secapa TNI-AD Menyusut Drastis

"Sehingga, untuk total pasien yang terpapar COVID-19 kini masih 13,2 persen dari total sebelumnya," jelas Nefra

Golkar DKI Desak Anies Kembali Perketat PSSB
Indonesia
Golkar DKI Desak Anies Kembali Perketat PSSB

"Iya (rem darurat) dan kalau rem darurat itu kita ambil maka semua akan rugi, tapi harus kita ambil demi menyelamatkan rakyat Jakarta," kata Baco

KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

KAMI membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

Buronan Kasus Penyelewengan Dana Batubara Ditangkap di Tengah Sawah
Indonesia
Buronan Kasus Penyelewengan Dana Batubara Ditangkap di Tengah Sawah

Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) menciduk buronan atas nama Hartono.

WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris
Dunia
WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris

"Kami mengimbau masyarakat agar melakukan semua tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 dan mematuhi pedoman otoritas negara," tegas WHO.

OJK Dukung Kebijakan Mudahkan Warga Beli Mobil
Berita
OJK Dukung Kebijakan Mudahkan Warga Beli Mobil

Pemerintah ingin memulihkan pertumbuhan sektor otomotif dengan menurunkan tarif PPNBM kendaraan

Obat ARV Tersendat, ODHA Berhadap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sukses
Indonesia
Obat ARV Tersendat, ODHA Berhadap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sukses

Di musim pandemi saat ini, Jo dan kawan-kawasnnya, mendapatkan stok ARV untuk seminggu terapi. Padahal sebelum pandemi, ia bisa mendapat stok ARV untuk sebulan terapi.

Dewas KPK Dinilai Lambat Proses Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri
Indonesia
Dewas KPK Dinilai Lambat Proses Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Bahkan tindakan Firli itu berpotensi melanggar hukum

Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi
Indonesia
Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi

Massa ormas Islam Solo yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta mengadakan nobar film penghianatan PKI.

Anak Raja Dangdut Mangkir dari Pemeriksaan KPK
Indonesia
Anak Raja Dangdut Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Anak Raja Dangdut Rhoma Irama ini tidak hadir tanpa menyertai keterangannya pada pemanggilan di Kamis (14/1) kemarin.