Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Sering Mengkritik Tanpa Solusi Politikus Partai NasDem Bestari Barus. (MP/Asropih)

Merahputih.com - Politikus Partai NasDem, Bestari Barus menilai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono kerap kali melontarkan kritik ke Pemprov DKI tanpa bisa memberikan solusi.

"Sangat sering yang bersangkutan mengkritik tanpa solusi kepada pemerintah daerah dan tanpa dia sadari bahwa DPRD adalah bagian dari pemerintahan daerah," ujar Bestari, Rabu (30/9).

Baca Juga

Terjadi Lonjakan Penambahan Pasien COVID-19 di RS Wisma Atlet

Baru-baru ini, Gembong kembali melontarkan kritiknya ke Pemprov DKI. Gembong menuding kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang memperpajang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilainya sarat dengan muatan politis.

Ia juga menilai, selama ini Gubernur Anies tidak pernah secara serius dalam menegakkan aturan PSBB.

Politisi Nasdem sarankan Anies buka KBBI terkait pergantian Pulau reklamasi dengan pantai
Politisi Nasdem Bestari Barus (MP/Asropih)

Bestari menilai perkataan Gembong tersebut lebih merupakan politik pembusukan terhadap Anies Baswedan

"Namun sangat disayangkan ketika hal tersebut dijalankan masih ada pihak pihak yang menganggap apa yang dilakukan pemerintah DKI hanyalah mencari panggung politik," ucap dia.

Baca Juga

2 Anak Buah Anies Positif Corona, Gedung Blok G Balai Kota Disemprot Disinfektan

Langkah yang dilakukan Gubernur Anies selama ini dalam menangani kasus COVID-19 diapresiasi warga. Terlebih, Anies dinilai sebagai pemimpin di Jakarta yang sangat sigap.

"Masyarakat Jakarta mengapresiasi Upaya-upaya yang dilakukan oleh Gubernur DKI dan perangkatnya dalam menangani Pandemi covid khususnya di Jakarta," ungkapnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024
Indonesia
Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024

Pemerhati politik Muhammad AS Hikam menyoroti adanya manuver sejumlah partai politik soal pembahasan omnibus law.

Bertemu Jokowi, CEO Microsoft Nyatakan Keinginan Investasi di Pusat Data
Indonesia
Bertemu Jokowi, CEO Microsoft Nyatakan Keinginan Investasi di Pusat Data

Satya Nadella ingin mengucurkan dana investasi untuk fasilitas pusat data (data center) di Indonesia.

 Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik
Indonesia
Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik

"Kami semua berkerja penuh sepanjang bulan April, tetapi gaji sampai sekarang belum dibayarkan. Buruh datang ke sini menanyakan hak gaji dan THR yang belum dibayar," kata Mardiyanti.

Anak Buah Anies Endus Dugaan Prostitusi di Diskotek Top One
Indonesia
Anak Buah Anies Endus Dugaan Prostitusi di Diskotek Top One

Artinya sanksi penutupan bakal diberikan

BMKG: Jakarta Hujan Disertai Petir pada Rabu
Indonesia
BMKG: Jakarta Hujan Disertai Petir pada Rabu

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Provinsi DKI Jakarta, Rabu, berpotensi hujan disertai kilat/petir pada Kota Administrasi Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang hari.

PSSI Tunjuk Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik
Berita
PSSI Tunjuk Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik

Pelatih asal Sumatera Barat ini menggantikan posisi Danurwindo yang kini ditempatkan sebagai penasihat Direktur Teknik.

IPW Sebut Rotasi Pati Polri Kental Aroma Politis
Indonesia
IPW Sebut Rotasi Pati Polri Kental Aroma Politis

Dari mutasi besar kali ini yang paling fenomenal dalam penilaiannya adalah naiknya Kapolda Jateng menjadi Kapolda.

Aturan Ganjil Genap Motor dan Mobil di PSBB Masa Transisi DKI
Indonesia
Aturan Ganjil Genap Motor dan Mobil di PSBB Masa Transisi DKI

Dalam Bab VI tentang Pengendalian Moda Transportasi, mengatur pembatasan kendaraan dengan rekayasa ganjil-genap untuk kendaraan bermotor seperti motor dan mobil.

Jaksa KPK Berharap MA Tolak PK Bekas Pengacara Setya Novanto
Indonesia
Jaksa KPK Berharap MA Tolak PK Bekas Pengacara Setya Novanto

Fredrich mengajukan upaya hukum PK. Dia mengklaim, jeratan hukuman merintangi penyidikan KPK atas kasus e-KTP tidak berdasar.

Pemprov DKI Sediakan Rp171 Miliar Bantu Uang Pangkal Siswa Swasta
Indonesia
Pemprov DKI Sediakan Rp171 Miliar Bantu Uang Pangkal Siswa Swasta

Pada pendaftaran PPDB 2020, total jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 358.664