Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka Rizieq Shihab. (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab dikabarkan sudah mengetahui status tersangka terkait kerumunan kegiatan Maulid Nabi dan Akad Nikah putrinya di Petamburan, Jakarta, pada Sabtu (14/11).

"Sudah (tahu Rizieq sebagai tersangka)," ujar Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Slamet Ma'arif saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Kamis (10/12).

Baca Juga

Penetapan Tersangka Rizieq Shihab Picu Kekhawatiran Kasusnya Bakal Dihentikan Lagi

Untuk langkah yang akan diambil FPI atas tersangka ini, ucap Slamet, diberikan kewenangan sepenuhnya oleh kuasa hukum Rizieq.

"Silahkan tanya ke pengacara," papar Slamet.

Ketika dikonfirmasi Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Azis Yanuar mengenai 6 anggota FPI ditetapkan sebagai tersangka kerumunan di Petamburan.

Slamet Maarif (ketiga kiri). (MP/Asropih Opih)
Slamet Maarif (ketiga kiri). (MP/Asropih Opih)

Azis mengatakan, pihaknya saat ini masih berdiskusi, langkah apa yang diambil soal status tersangka Rizieq Shihab beserta 5 lainnya.

"Kami masih akan berdiskusi dengan tim lainnya terkait penetapan tersangka," ucap Azis di gedung DPR RI.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 tersangka atas keramaian acara Maulid Nabi dan Akad Nikah putri Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta, Sabtu (14/11)

Keenam tersangka itu yakni Pentolan FPI Rizieq Shihab, Ketua Panitia penyelenggara berinisial HU, Sekretaris Panitia Acara berinisial A, penanggung jawab keamanan MS, penanggung jawab acara SL, serta kepala seksi acara HI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penetapan tersangka ini merupakan hasil dari gelar perkara yang dilakukan sejak Selasa (8/12) lalu.

Rizieq dan lima tersangka lain dikenakan Pasal 160 dan 216 KUHP, serta pasal 93 tentang kekarantinaan kesehatan di tengah Pandemi COVID-19.

"Enam orang dari saksi menjadi tersangka. Kita masih menunggu yang lain," ucap Yusri. (Asp)

Baca Juga

Ini Kata Kuasa Hukum Soal Langkah Rizieq Setelah Jadi Tersangka

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada
Indonesia
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada

Fritz perintahkan seluruh jajaran pengawas untuk berpartisipasi dalam mengawasi konten media sosial (medsos).

 DPRD DKI Tegaskan Pekerja Luar Jakarta Tak Perlu Surat Tugas Selama Larangan Mudik
Indonesia
Alat Uji COVID-19 Melalui Embusan Napas Mulai Digunakan di Sejumlah Stasiun
Indonesia
Alat Uji COVID-19 Melalui Embusan Napas Mulai Digunakan di Sejumlah Stasiun

Alat penyaringan COVID-19 lewat senyawa napas buatan dalam negeri GeNose siap digunakan sebagai syarat perjalanan penumpang kereta api jarak jauh.

[HOAKS atau FAKTA]: Tidak Ada Masjid Akan Ditutup di Turki dari Ancaman Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tidak Ada Masjid Akan Ditutup di Turki dari Ancaman Corona

Akun Facebook Avrijal Ramadansya Anca (fb.com/risno.isno.75) pada 13 Juli 2021 mengunggah sebuah gambar ke grup Kata-kata bijak.

Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan
Indonesia
Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan

Proposal itu diajukan oleh mereka pada 3 September 2020 lalu. Proposal tersebut nantinya akan dibahas terlebih dahulu oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta.

Sah! Pemerintah Keluarkan Aturan Lembaga Pengelola Investasi
Indonesia
Sah! Pemerintah Keluarkan Aturan Lembaga Pengelola Investasi

LPI memperoleh dukungan modal awal sebesar Rp15 triliun atau setara dengan sekitar USD1 miliar dari APBN Tahun 2020.

Kasus COVID-19 DKI Bertambah 979 Orang Per Jumat (16/4)
Indonesia
Kasus COVID-19 DKI Bertambah 979 Orang Per Jumat (16/4)

Dengan positivity rate 9,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 979 jiwa.

Sambut MotoGP, Bandara Lombok Praya Diperluas
Indonesia
Sambut MotoGP, Bandara Lombok Praya Diperluas

Bandara nantinya menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat berbadan besar.

Nyepi Saat COVID-19, Umat Hindu Mengelilingi Rumah Seperti di Pura
Indonesia
Nyepi Saat COVID-19, Umat Hindu Mengelilingi Rumah Seperti di Pura

"Ada beberapa rangkaian acara yang tidak kami laksanakan seperti khutbah (dharma wacana) seusai sembahyang. Semua untuk mempersingkat acara," ujar Priyanto.