Ketua DPRD Minta Calon Wali Kota Jakpus Rajin ke Lapangan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta baru saja menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon wali kota (cawalkot) Jakarta Pusat Dhany Sukma. Ia bakal menggantikan Bayu Megantara yang dicopot karena kerumunan di Petamburan.

Setelah dilakukan fit and proper test oleh Dewan Kebon Sirih, Dhany Sukma mengaku siap untuk mengemban amanah sebagai Wali Kota Jakpus secara definitif.

Ia juga berjanji akan menuntaskan beragam persoalan yang terjadi di wilayah administrasi Jakarta Pusat secara bertahap.

Baca Juga:

Anies Sodorkan Dhany Sukma Jadi Calon Wali Kota Jakarta Pusat

Dhany mengakui, Jakarta Pusat merupakan wilayah yang paling kecil dibandingkan administrasi kota lainnya. Tapi, hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena kawasan itu terdapat banyak objek vital dan persoalan.

"Karena di situ ada objek vital, ada pusat ekonomi, kemudian aktivitas negara-negara luar juga ada di Jakarta Pusat. Sehingga konsekuensi itu, kita harus siap menata wilayah supaya lebih kondusif,” jelas Dhany.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi meminta kepada Dhany bila nanti terpilih menjadi Walkot Jakpus harus rutin turun ke lapangan, agar mengetahui permasalahan warganya.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

Menurut Prasetyo, masih banyak warga yang tinggal di Jakarta Pusat mengeluhkan soal lemahnya pelayanan masyarakat.

“Saya minta Bapak sebagai pimpinan agar juga turun ke lapangan cek kelurahan, sering turun ke lapangan," tuturnya.

Politikus PDI Perjuangan mengaku bakal kecewa bila nantinya Dhany tidak mendengarkan saran itu.

"Jangan sudah sebagai wali kota, malah tidak mau keluar liat situasi di lapangan. Saya harap Bapak tidak seperti itu dan Bapak harus visioner,” ungkap Prasetyo.

Baca Juga:

Pekan Depan, Pengganti Wali Kota Jakarta Pusat Dites DPRD

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyodorkan Dhany Sukma sebagai Wali Kota Jakarta Pusat menggantikan Bayu Meghantara yang didepak akibat kerumunan Petamburan.

Surat pengajuan Dhany ke DPRD ditandatangani Anies pada tanggal 27 November 2020 dengan nomor 439/-071.821.

Dhany Sukma saat ini masih menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Jakarta. Sebelumnya juga, dia pernah menjabat Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi DKI Jakarta. (Asp)

Baca Juga:

Jakarta Pusat Siagakan Pompa Mobile untuk Sedot Air Seribu Liter Per Menit

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik
Indonesia
Pemerintah Angkat Suara Jawab Keraguan Ketidaklancaran Distribusi Logistik

Pemerintah telah berkoordinasi untuk memastikan sektor logistik tak mengalami kendala.

 Jokowi Serukan New Normal, Ganjar: Grafik COVID-19 Jateng Belum Turun Signifikan
Indonesia
Jokowi Serukan New Normal, Ganjar: Grafik COVID-19 Jateng Belum Turun Signifikan

Ganjar menambahkan formula penerapan new normal yang tepat bisa ditemukan jika masyarakat telah mengetahui konsep tersebut. Atas dasar itu, sosialisasi harus terus dilakukan.

Pelanggar PSBB Hari Keempat di Jakarta Nyaris Sentuh 3.500
Indonesia
Pelanggar PSBB Hari Keempat di Jakarta Nyaris Sentuh 3.500

Jenis pelanggaran terbanyak adalah pengendara tidak memakai masker

[HOAKS atau FAKTA]: Jerman Bantu Bebaskan Rizieq Shihab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jerman Bantu Bebaskan Rizieq Shihab

Dalam video Denny itu juga terdapat keterangan, “GAWAT! JERMAN BANTU BEBASKAN HRS”.

Libur Akhir Tahun Dipotong, Pengusaha Wisata Tambah Rugi
Indonesia
Libur Akhir Tahun Dipotong, Pengusaha Wisata Tambah Rugi

Libur panjang saat pandemi tidak mampu mengungkit indikator ekonomi namun justru menambah kasus COVID-19.

KPK Periksa Kakak Buronan Penyuap Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa Kakak Buronan Penyuap Nurhadi

Hengky merupakan komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia, anak perusahaan PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) yang dipimpin sang adik.

Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Akan Minta Keterangan Ahli Ungkap Kematian 6 Laskar FPI

Semoga minggu depan para ahli bisa menyesuaikan jadwalnya

Megawati Singgung Hoaks Puti Guntur Jadi Cawalkot Surabaya
Indonesia
Megawati Singgung Hoaks Puti Guntur Jadi Cawalkot Surabaya

Megawati Soekarnoputri geleng-geleng kepala terhadap dinamika yang terjadi menyangkut pengumuman calon wali kota Surabaya.

Kokain Jerman Masuk Indonesia dengan Modus Paket Mainan Anak
Indonesia
Kokain Jerman Masuk Indonesia dengan Modus Paket Mainan Anak

Paket mainan dikirim dengan menggunakan ekspedisi DHL

Draft Resmi Belum Ada, PKS: Wajar Hoaks UU Cipta Kerja Bertebaran
Indonesia
Draft Resmi Belum Ada, PKS: Wajar Hoaks UU Cipta Kerja Bertebaran

"Dalam konteks ini adalah akses publik terhadap naskah final UU Ciptaker," imbuhnya.