Ketua DPRD DKI Usul Pemerintah Tutup SPBU di Jalur Mudik Ilustrasi SPBU (ANTARA/HO)

MetahPutih.com - Pemerintah tegas melarang masyarakat untuk mudik pada Idulfitri 2021. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran kasus COVID-19 semakin meluas.

Untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat pulang kampung menjelang Idulfitri, pada Mei mendatang, pemerintah bisa mengambil langkah sedikit ekstrem.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyarankan, pemerintah harus berani menutup SPBU yang berada di jalur mudik.

Baca Juga:

Jegal Warga Mudik Lebaran, Pemprov DKI bakal Tutup Terminal

"Untuk mengurangi warga yang nekad mudik, pemerintah bisa dengan cara menutup SPBU. Kalau bahan bakar kendaraan tidak ada, kan warga tidak bisa ke mana-mana," kata dia.

SPBU, kata Prasetyo, hanya dibuka bagi kendaraan yang mendapat pengecualian seperti yang tertera pada Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah.

Di antaranya kendaraan logistik: Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara; Kendaraan dinas operasional berpelat dinas TNI/POLRI; Kendaraan dinas operasional petugas jalan tol; Kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, dan mobil jenazah; kendaraan untuk kesehatan darurat, ibu hamil dan keluarga inti yang akan mendampingi; dan lainnya.

"Jadi SPBU nantinya dijaga petugas. Kendaraan pribadi yang tidak mendapat pengecualian, tidak akan dilayani pengisian bahan bakar kendaraan," papar Prasetyo.

Mudik. (Foto: Antara)
Mudik. (Foto: Antara)

Selain itu, kata Prasetyo, ketegasan petugas lapangan di seluruh titik penyekatan. Menurutnya, konsistensi petugas dalam menegakkan aturan sangat penting sebagai upaya pencegahan.

"Dengan begitu saya harapkan tidak ada lagi istilahnya negosiasi di jalan. Semua harus tegas dengan sanksi yang telah ditentukan," ungkapnya.

Dengan demikian, Prasetyo meyakini masyarakat tidak akan nekat pulang kampung. Kalaupun ada, kata dia, jumlahnya sangat kecil.

Untuk diketahui, berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan, meski ada larangan mudik masih ada 11 persen masyarakat yang nekat pulang kampung. Angka tersebut setara dengan 27 juta orang.

Baca Juga:

Komite COVID-19: Larangan Mudik untuk Lindungi Kesehatan Masyarakat

Menurut politikus PDIP tersebut, kepatuhan terhadap larangan mudik menjadi kunci dalam penanganan COVID-19.

Ia mengatakan, saat ini penyebaran COVID-19 sudah melandai dan sektor ekonomi sedang dalam perbaikan. Jangan sampai mudik menyebabkan lonjakan kasus yang berdampak pada terhambatnya pemulihan ekonomi.

"Kan sudah ada contohnya di negara lain, lengah sedikit kasus COVID-19 terus melonjak, akibatnya ekonomi menjadi berantakan. Jangan sampai kejadian seperti di India terjadi di Indonesia," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Pakar Kesehatan Minta Pemda Berani Tolak Pemudik

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menag Ingatkan Umat Islam Tarik Pelajaran dari 2 Kali Idul Fitri Saat Pandemi
Indonesia
Menag Ingatkan Umat Islam Tarik Pelajaran dari 2 Kali Idul Fitri Saat Pandemi

Inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

Diresmikan Jokowi, Bendungan Tukul Bisa Pasok 300 Liter Air per Detik
Indonesia
Diresmikan Jokowi, Bendungan Tukul Bisa Pasok 300 Liter Air per Detik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tukul, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (14/2).

Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Dekati 1 Juta
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Dekati 1 Juta

Kasus harian COVID-19 di Indonesia pada hari ini, Kamis (11/2), bertambah sebanyak 8.435.

KPK Tegaskan Tidak Dilibatkan di Desain Awal Program Kartu Prakerja
Indonesia
KPK Tegaskan Tidak Dilibatkan di Desain Awal Program Kartu Prakerja

Menko Perekonomian sedang melakukan perbaikan sesuai rekomendasi KPK yang meliputi regulasi maupun tata laksana program Kartu Prakerja.

Alasan Polisi Tahan Rizieq Shihab Selama 20 Hari
Indonesia
Alasan Polisi Tahan Rizieq Shihab Selama 20 Hari

"Intinya juga dilakukan penahanan agar mempermudah proses penyidikan," ungkapnya.

 Anak Tuna Rungu Selamatkan Keluarganya Dari Kebakaran
Indonesia
Anak Tuna Rungu Selamatkan Keluarganya Dari Kebakaran

Api timbul dari obat nyamuk bakar yang diletakkan dekat sofa rumah korban hingga melahap seisi rumah.

Aturan Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri ke Indonesia Makin Ketat
Indonesia
Aturan Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri ke Indonesia Makin Ketat

Wiku menyebut, reaksi antibody setiap penyintas COVID-19 berbeda-beda tiap individu

Kasus COVID-19 di Prancis Kembali Melonjak
Indonesia
Kasus COVID-19 di Prancis Kembali Melonjak

Secara kumulatif, jumlah kasus COVID-19 di Prancis mencapai 195.633.

KPK Periksa Pejabat Kemensos Terkait Kasus Suap Eks Mensos Juliari
Indonesia
KPK Periksa Pejabat Kemensos Terkait Kasus Suap Eks Mensos Juliari

Pepen bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ardian Iskandar Maddanatja, dalam kasus dugaan suap pengadaan Bansos wilayah Jabodetabek untuk penanganan COVID-19.

Polisi Bakal Bangun Pos Swab Test Antisipasi Libur Imlek
Indonesia
Polisi Bakal Bangun Pos Swab Test Antisipasi Libur Imlek

Ditlantas Polda Metro Jaya mengantisipasi libur Imlek dengan mendirikan pos-pos pengamanan di titik lonjakan arus kendaraan.