Ketua DPRD DKI Geram SKPD Anggarkan Beli Pacul dan Sekop Buat Tangani Banjir Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi geram dengan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di pemerintahan DKI.

Menurutnya, dalam program tersebut selalu ada pengadaan yang tidak memberikan pengaruh besar terhadap penanganan banjir di ibu kota.

"Jangan sekali lagi pengadaan untuk RT/RW dikasih sekop, pacul karena ini normatif setiap tahun di Jakarta masih ada anggaran normatif seperti itu," ujar Prasetyo di Jakarta, Kamis (25/2)

Baca Juga

Ketua DPRD DKI Minta Seluruh Lurah Turun ke Lapangan Tangani Banjir

Harusnya, sambung Prasetyo, pengadaan yang diusulkan jajaran Satuan Kerja dan Unit Perangkat Daerah (SKPD/UKPD) DKI dapat berpengaruh besar pada penanganan banjir dan macet Jakarta yang sifatnya krusian.

"Sekarang masalahnya macet dan banjir itu harus diberesin dulu, konsentrasi pada penggunaan untuk menangani masalah itu," papar Prasetyo.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

Politikus PDI Perjuangan ini pun mengimbau kepada seluruh SKPD/UKPD menginventarisir betul kebutuhan prioritas warga dalam Musrenbang.

Dengan begitu, seluruh tatanan pemerintah dari lurah hingga Wali Kota dapat merencanakan program pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran.

Alumni Universitas Bung Karno (UBK) ini pun tak mau pengadaan yang normatif selalu muncul dalam Musrembang berikutnya. Sebab, DPRD kerap menemukan program kerja normatif yang hanya mengulang dengan kegiatan anggaran di tahun sebelumnya.

"Saya punya buktinya. Di setiap pembahasan APBD saya selalu menemukan kegiatan kerja yang sama, itu-itu saja. Saya tidak mau uang masyarakat ini terbuang percuma," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga

Ketua DPRD DKI Minta PSBB Ketat Dilanjutkan jika Kasus COVID-19 Tinggi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dikepung Ribuan Buruh, Jalanan Sekitar DPR Bakal Ditutup
Indonesia
Dikepung Ribuan Buruh, Jalanan Sekitar DPR Bakal Ditutup

Polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar gedung DPR. Hal ini guna mengantisipasi adanya demo buruh.

Penerbangan International di Bandara YIA Dibuka Kembali, Ini Syarat Wajib Calon Penumpang
Indonesia
Penerbangan International di Bandara YIA Dibuka Kembali, Ini Syarat Wajib Calon Penumpang

Ke depan, sudah ada beberapa maskapai yang akan membuka rute penerbangan international ke Singapura

BMKG Prediksi Perairan Indonesia Bakal Dihantam Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter
Indonesia
BMKG Prediksi Perairan Indonesia Bakal Dihantam Gelombang Tinggi Hingga Empat Meter

Kondisi itu mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan

Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen
Indonesia
Dua Kali Disuntik Vaksin Corona, Antibodi Ridwan Kamil Capai 99 Persen

Diketahui saat ini, antibodi dalam darah Ridwan Kamil meningkat hingga 99 persen.

Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop
Indonesia
Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop

Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan sejumlah aturan di antaranya pemesanan tiket yang semuanya harus dilakukan secara daring dan tidak ada pembelian tiket di lokasi.

PDIP: Pergantian Gatot Tak Ada Hubungan Dengan Perintah Nobar Film G30S/PKI
Indonesia
PDIP: Pergantian Gatot Tak Ada Hubungan Dengan Perintah Nobar Film G30S/PKI

Menurut anggota Komisi I DPR ini, pergantian Gatot sebagai Panglima TNI tak ada hubungannya dengan perintah untuk menonton film G30S/PKI

Batal Demo, Elemen Buruh Pilih Bagi-bagi Sembako
Indonesia
Batal Demo, Elemen Buruh Pilih Bagi-bagi Sembako

Tapi, kegiatannya tentu diawasi oleh petugas

DPRD DKI tak Setuju Sekolah di Jakarta Jadi Tempat Isolasi Nakes dan Pasien Corona
Indonesia
DPRD DKI tak Setuju Sekolah di Jakarta Jadi Tempat Isolasi Nakes dan Pasien Corona

ia pun mengaku akan menjalin komunikasi kepada Pemprov agar mempertimbangkan pembatalan rencana itu.

Eks Pimpinan KPK Busyro Muqoddas Akui Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo
Indonesia
Eks Pimpinan KPK Busyro Muqoddas Akui Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo

Busyro Muqoddas mengakui menjadi tim pengacara Bambang Trihatmodjo, putra mantan Presiden Soeharto yang menggugat Menteri Keuangan Sri Mulyani.

[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI

Polda Lampung menetapkan pasal berlapis terhadap tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian