Ketua DPRD DKI Dukung Ali Maulana Jadi Cawalkot Jakarta Utara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Kantor BNPB, Senin (2/3/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com -Ali Maulana Hakim menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Wali Kota Jakarta Utara di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (16/2)

Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi mengaku puas dengan jawaban yang diutarakan Ali saat sesi fit and proper test.

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Semua Fraksi DPRD DKI Jakarta Sepakat Copot Anies

"Saya liat Ali Maulana setelah difit and proper itu dia bisa menjawab semua," ujar Prasetyo di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/2).

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini pun mengatakan, Ali bisa menjawab 11 pertanyaan yang dilontarkan oleh Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono.

Lebih lanjut, Prasetyo meminta kepada Ali jika nantinya terpilih menjadi Wali Kota Jakut harus sering turun ke lapangan. Karena permasalahan ada di lapangan bukan di kantor, bahkan sangat beda karakteristik wilayah Jakarta Utara dengan wilayah Jakarta lainnya.

Apalagi wilayah Jakarta Utara kerap kali diterjang banjir rob dari laut. Menurut Prasetyo hal itu harus menjadi fokus pejabat di Jakut.

"Saya penekanan ke calon wali kita. Tolong rob bisa beres. Gimana caranya? Infrastruktur dibereskan. Kepentingan masyarakat jangan cuma dikasih indomi, beras saat banjir. Tapi infrastruktur dibenahi," terang dia.

Gedung DPRD DKI Jakarta (dprd-dkijakartaprov.go.id)
Gedung DPRD DKI Jakarta (dprd-dkijakartaprov.go.id)

Kemudian juga kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) harus benar-benar dilakukan dengan baik jangan cuma sebagai formalitas di pemerintahan.

Dalam kegiatan ini harus menampung aspirasi warga agar pemerintah mengetahui permasalahan yang terjadi di masyarakat.

"Jangan kopi paste masuk (dari) kecamatan, masuk ke kota masuk ke provinsi dengan kata-kata yang sama," papar dia.

Selanjutnya di tengah pandemi COVID-19 ini Pemerintah Daerah harus berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dalam pengentasan virus mematikan itu.

"Itu ada TNI, Polri dan pemerintah daerah, ayo duduk bareng mana wilayahnya. Ternyata pas saya tekan itu nggak ada klaster merah di sana," tutup dia. (Asp)

Baca Juga

PPKM Diperpanjang, DPRD DKI Minta Pemerintah Tingkatkan 17 Aspek Ini

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Konsumsi Obat Kombinasi Anti-COVID, Pasien Positif Secapa AD Tinggal 948 Orang
Indonesia
Konsumsi Obat Kombinasi Anti-COVID, Pasien Positif Secapa AD Tinggal 948 Orang

TNI AD memastikan junlah penderita COVID-19 di Secapa semakin menurun.

PKB Nilai Syarat Capres-Cawapres Minimal Perguruan Tinggi Mendiskriminasi Lulusan Pesantren
Indonesia
PKB Nilai Syarat Capres-Cawapres Minimal Perguruan Tinggi Mendiskriminasi Lulusan Pesantren

Fraksi PKB merasa sisi teknis akademis hanyalah salah satu faktor dari banyak kapasitas yang dibutuhkan para wakil rakyat

Keributan soal TWK KPK Dinilai Terlambat
Indonesia
Keributan soal TWK KPK Dinilai Terlambat

Pasalnya, proses pembentukan pegawai KPK menjadi ASN merupakan proses inisiasi dari perubahan UU KPK yang di dalamnya mengatur bahwa seluruh pegawai KPK merupakan ASN.

Guyon Irjen Napoleon Ingin Goyang Tik Tok setelah Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
Guyon Irjen Napoleon Ingin Goyang Tik Tok setelah Divonis 4 Tahun Penjara

"Nggak perlu kan saya goyang, apa perlu saya goyang Tik Tok," kelakar bekas Kapolres Ogan Komering Ulu ini.

SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021
Indonesia
SBY Sebut Indonesia Punya Tiga Tantangan di Tahun 2021

SBY menuturkan, terdapat tiga tantangan utama bangsa Indonesia pada 2021

Pemerintah Gelontorkan Rp514,2 Miliar untuk Penataan Kawasan Pura Besakih
Indonesia
Pemerintah Gelontorkan Rp514,2 Miliar untuk Penataan Kawasan Pura Besakih

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menata kawasan suci Pura Agung Besakih, Bali.

Jokowi Berikan Banpres Produktif bagi 220 Pelaku Usaha di Aceh
Indonesia
Jokowi Berikan Banpres Produktif bagi 220 Pelaku Usaha di Aceh

Bantuan tersebut berupa hibah dengan besaran Rp2,4 juta yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

Aplikasi Nabung Tanah, Mudahkan Warga Dapat Rumah
Home Lifestyle
Aplikasi Nabung Tanah, Mudahkan Warga Dapat Rumah

Aplikasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan akan hunian, namun harga rumah dan tanah terus melambung.

Anies Kembali Dapat Dukungan Maju di Pilpres 2024
Indonesia
Anies Kembali Dapat Dukungan Maju di Pilpres 2024

Dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin menguat. Kini, sokongan itu diberikan oleh Komunitas Mileanies.

Tak Terima Kekalahan, Machfud-Mujiaman Gugat Hasil Pilkada Surabaya ke MK
Indonesia
Tak Terima Kekalahan, Machfud-Mujiaman Gugat Hasil Pilkada Surabaya ke MK

"Perjuangan belum selesai. Bagi saya, langkah hukum di MK tidak sekedar menang atau kalah dalam pemilihan kepala daerah," ujar Machfud Arifin