Ketua DPR Wanti-wanti Lonjakan Kasus COVID-19 pada Libur Natal-Tahun Baru Ketua DPR Puan Maharani (baju hitam) saat acara vaksinasi oleh Bharatasena Akabri 1996 di SMKN 2 Tangerang, Kamis. (DPR RI)

MerahPutih.com - Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program vaksinasi COVID-19. Hal itu sangat pentiing guna mengendalikan dampak potensi penularan COVID-19, terutama pada momen liburan akhir tahun.

"Sebentar lagi juga akan ada perayaan Tahun Baru, Natal. Pengalaman kita di acara hari raya besar, meski sudah ada pembatasan mobilitas, tetap saja terjadi arus warga yang signifikan. Akibatnya terjadi lonjakan kasus," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/9).

Hal tersebut disampaikan Puan dalam acara vaksinasi dan pemberian bantuan sosial bansos yang diselenggarakan oleh Bharatasena Akabri 1996 di SMKN 2 Tangerang, Kamis. Acara yang digagas alumni Akabri 1996 dari matra TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri itu juga turut menggelar pelatihan UMKM dan Transformasi Digital Aplikasi UMKM Presisi.

Baca Juga:

Tingkat Kesembuhan Kasus COVID-19 DKI Capai 98 Persen

Dia mengatakan, Jabodetabek merupakan wilayah yang paling tinggi mobilitas penduduknya apalagi dengan mulai dibukanya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sehingga vaksinasi harus terus tingkatkan dan penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh kendor.

Puan mengatakan, percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi perlu dilakukan karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Penanganan COVID-19, salah satu sumber besar penularan COVID-19 diakibatkan oleh mobilitas penduduk.

"Karena itu, percepatan vaksin untuk wilayah ini harus terus digenjot sebagai antisipasi dari sisi hulu," ujarnya.

Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2021-2022, Senin (16/8). (Foto: MP/Youtube)
Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2021-2022, Senin (16/8). (Foto: MP/Youtube)

Dia meminta semua pihak mewaspadai potensi terjadinya gelombang ketiga COVID-19 akibat libur akhir tahun agar jangan sampai terulang lagi lonjakan kasus corona seperti Juni-Agustus lalu.

Karena itu dia menilai sebelum bulan Desember, Jabodetabek sebagai wilayah yang mobilitas penduduknya sangat tinggi, harus sudah mencapai kekebalan komunal.

Puan pun mengapresiasi kegiatan yang digelar Polri dan TNI untuk membantu percepatan vaksinasi termasuk pelaksanaan vaksinasi di sekolah dalam upaya persiapan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Urusan untuk bisa vaksinasi seluruh Indonesia harus dikerjakan bersama-sama, gotong royong, tidak bisa sendiri-sendiri. Saya bersama Presiden ke Banten pada Rabu (22/9), hasilnya sudah cukup baik vaksinasinya, walaupun banyak kekurangan vaksinator, Presiden minta bantuan vaksinator ke Kapolri dan Panglima TNI," katanya.

Dalam percepatan vaksinasi, menurut dia, pemerintah daerah bisa bersinergi dengan pihak swasta dan dirinya akan membantu dengan mendorong melalui fungsi yang melekat pada DPR.

Baca Juga:

Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden

Dia menilai, tidak mungkin pemerintah pusat saja yang melakukan, dan TNI/Polri sudah melakukan segala sesuatunya, tapi kalau tidak ada sinergi semua pihak maka percepatan vaksinasi tidak akan tercapai.

Puan memuji langkah alumni Akabri 1996 yang telah menunjukkan sikap gotong royong melalui sejumlah program, termasuk pemberian bansos kepada masyarakat. Program tersebut digelar dalam rangka memperingati 25 tahun masa pengabdian alumnus Akabri 1996 untuk Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

PTM Timbulkan Klaster COVID-19 di Sekolah, Begini Reaksi Kemenkes

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terpantau CCTV, Polisi Surabaya Kirim 100 Surat Tilang Per Hari
Indonesia
Terpantau CCTV, Polisi Surabaya Kirim 100 Surat Tilang Per Hari

Jajaran Korlantas masih terus bekerja agar penerapan ETLE bisa rampung di 34 Polda. Sistem ETLE terintegrasi dari polres, polda, hingga Korlantas Polri.

Wagub DKI: Pengajuan SIKM Melalui Aplikasi Jakevo
Indonesia
Wagub DKI: Pengajuan SIKM Melalui Aplikasi Jakevo

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menandatangani keputusan soal penerapan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta dalam larangan mudik lebaran 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi
Indonesia
Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi

"Kawasan lereng Gunung Semeru sudah nampak melandai," ucap Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim), Satriyo Nur Seno.

Viral Satpam Ribut dengan Warga di Perumahan Permata Buana Kembangan
Indonesia
Viral Satpam Ribut dengan Warga di Perumahan Permata Buana Kembangan

Sebuah video menunjukkan keributan terjadi di kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, viral di media sosial.

BNN Ungkap Penyelundupan 450 Kilogram Sabu di Kepulauan Seribu
Indonesia
BNN Ungkap Penyelundupan 450 Kilogram Sabu di Kepulauan Seribu

BNN dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) menangkap tiga pengedar dan menyita sekitar ratusan kilogram (kg) narkotika jenis sabu-sabu.

Berkas Dilimpahkan ke Kejaksaan, Munarman Segera Diadili
Indonesia
Berkas Dilimpahkan ke Kejaksaan, Munarman Segera Diadili

"Kalau seandainya nanti dinyatakan lengkap, maka akan dilanjutkan ke tahap penuntutan," tuturnya.

 Sah, Putra Jokowi Dilantik Jadi Wali Kota Solo
Indonesia
Sah, Putra Jokowi Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Gibran hanya datang berdua dengan istrinya saat pelantikan

Indonesia Bakal Bikin Regulasi Perdagangan Karbon Mangrove
Indonesia
Indonesia Bakal Bikin Regulasi Perdagangan Karbon Mangrove

Program rehabilitasi mangrove dilakukan atas Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020, dengan target seluas 600.000 ha di sembilan provinsi pada 2021-2024.

Gibran Melunak, Bolehkan Mal Buka Asalkan Kantongi Izin dari Satgas COVID-19
Indonesia
Gibran Melunak, Bolehkan Mal Buka Asalkan Kantongi Izin dari Satgas COVID-19

Pastinya ini sangat dinanti-nanti penyewa tenant dan konsumen

Pemprov Jabar Berencana Hidupkan Kembali Wisata Rindu Alam Puncak
Indonesia
Pemprov Jabar Berencana Hidupkan Kembali Wisata Rindu Alam Puncak

Kawasan wisata Rindu Alam, Puncak, Bogor, Jawa Barat, yang sudah berhenti beroperasi sejak setahun lalu kini direncanakan akan dihidupkan kembali.