Ketua DPR Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bikin Suasana Teduh Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet (ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta)

MerahPutih.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan pidato dalam rapat paripurna pembukaan sidang Tajun 2019-2020. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengingatkan, walaupun diwarnai dengan persaingan yang sangat tajam, sampai terjadi keterbelahan masyarakat selama Pilpres, tetapi semua berakhir aman dan damai.

"Ini menandakan adanya kedewasaan politik bangsa kita dalam berdemokrasi. Sekaligus melengkapi keberhasilan Pilkada serentak 2017 dan 2018 yang juga berlangsung dengan aman dan damai.
Sekarang saatnya kita memasuki babak baru dalam pemerintahan Indonesia," kata Bamsoet di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (16/8).

Baca Juga: Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Runtuhkan Dinding Perbedaan

Ketua DPR yang juga politisi Golkar Bamsoet
Ketua DPR yang juga politisi Golkar Bambang Soesatyo (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Menurut Bamsoet, rekonsiliasi politik pasca-pemilu merupakan bagian penting untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan demi terciptanya stabilitas politik dan pemerintahan yang efektif pada periode mendatang.

"Kami memberikan apresiasi atas pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subiaanto beberapa waktu yang lalu. Insya Allah situasi masyarakat akan lebih teduh dan normal kembali sehingga mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional," jelas Bamsoet.

Baca Juga: Golkar: Pertemuan Jokowi-Prabowo Cerminkan Kematangan Demokrasi Indonesia

Jokowi dan Prabowo sempat bertemu dua kali. Yakni di MRT Jakarta dan Kongres PDIP di Bali.

Politikus Golkar ini menyebut, Indonesia harus mengejar ketertingalannya, dengan berlari lebih cepat untuk meraih kemajuan.

Baca Juga: PBNU Sebut Pertemuan Jokowi-Prabowo Sebagai Investasi Menuju Indonesia Maju

Jokowi dan Prabowo di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. (Twitter/@pranomoanung)
Jokowi dan Prabowo di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. (Twitter/@pranomoanung)

"Kami yakin hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, bangsa kita akan mampu melakukan lompatan jauh ke depan. Sehingga pada peringatan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia, pada tahun 2045 nanti, Indonesia akan masuk dalam barisan 5 besar Negara-negara maju di dunia," jelas Bamsoet. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH