Ketua DPR Sebut Anak-Anak Kelompok Rentan Terinfeksi COVID-19 Ketua DPR RI Puan Maharani saat berinteraksi dengan warga yang sedang memperoleh vaksin COVID-19 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya. Foto: MP/Humas Pemprov Jatim

Merahputih.com - Pemerintah didorong mempercepat realisasi belanja anggaran penanganan COVID-19. Salah satunya adalah untuk perlindungan anak-anak Indonesia yang terdampak pandemi.

"Anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan dalam pandemi mulai dari mereka yang terinfeksi langsung, ditinggal wafat orang tua, sampai mereka yang belajarnya terganggu karena pandemi," ujar Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangannya, Jumat (23/7).

Hal itu dikatakannya terkait dengan peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Baca Juga

Vaksinasi COVID-19 di Bandara Soetta Buka 24 Jam

Puan meminta pemerintah harus memberi perhatian khusus terhadap anak-anak melalui serapan anggaran yang dipergunakan untuk melindungi anak-anak Indonesia dari dampak COVID-19.

Ia menilai perlindungan itu bisa dalam bentuk bantuan alat belajar daring, santunan, atau beasiswa bagi anak-anak yang ditinggal wafat orang tua mereka.

"Terlebih jika orang tua mereka adalah salah satu tenaga kesehatan yang gugur karena berjuang di garda depan menghadapi pandemi ini," tegas dia.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Menurut dia, anggaran negara penanganan COVID-19 memang penting untuk penanggulangan masalah kesehatan dan ekonomi rakyat terdampak pandemi. Namun, belanja untuk perlindungan anak juga hal yang tidak kalah penting.

"Berbicara anak-anak Indonesia hari ini adalah bicara nasib bangsa ke depan. Kalau anak-anak Indonesia hari ini banyak yang putus sekolah dan depresi karena pandemi dan menjadi yatim piatu, bangsa ini yang akan menerima dampaknya 20 atau 30 tahun ke depan," katanya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu mengingatkan jangan sampai ada lost generation karena pendidikan anak-anak Indonesia saat ini terganggu akibat pendemi.

Baca Juga

Kapolri Siap Fasilitasi Warga yang Ingin Adakan Vaksinasi COVID-19 Massal

Puan menjelaskan bahwa perlidungan terhadap anak-anak Indonesia juga selalu ditekankan Bung Karno di awal-awal berdirinya Republik, bahkan sang Proklamator sempat membuat puisi untuk anak-anak Indonesia.

Ia lantas mengutip puisi "Aku Melihat Indonesia" karya Bung Karno, yaitu "Jikalau aku melihat matanya rakyat Indonesia di pinggir jalan. Apalagi sinar matanya anak-anak kecil Indonesia. Aku sebenarnya melihat wajah Indonesia". (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal Skandal Djoko Tjandra, ICW Desak Kejagung dan Polri Koperatif dengan KPK
Indonesia
Soal Skandal Djoko Tjandra, ICW Desak Kejagung dan Polri Koperatif dengan KPK

"ICW mendesak agar Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri dapat kooperatif terhadap KPK," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana

Dianiaya Sesama Tahanan, Muhammad Kece Bisa Ajukan Perlindungan ke LPSK
Indonesia
Dianiaya Sesama Tahanan, Muhammad Kece Bisa Ajukan Perlindungan ke LPSK

Meski berstatus tahanan, mereka tetap harus mendapatkan jaminan keamanan, baik dari aparat maupun ancaman dari sesame penghuni rutan lainnya.

Buka Pendidikan Sesko TNI, Dansesko Sampaikan Amanat Panglima TNI
Indonesia
Buka Pendidikan Sesko TNI, Dansesko Sampaikan Amanat Panglima TNI

Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI (Dansesko TNI) Marsekal Madya TNI Dedy Permadi membuka Pendidikan Reguler ke-48 Sesko TNI secara virtual.

Tidak Boleh Ada Perlombaan Tatap Muka di 17 Agustus 2021
Indonesia
Tidak Boleh Ada Perlombaan Tatap Muka di 17 Agustus 2021

Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat agar tidak mengadakan perlombaan pada 17 Agustus 2021, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Harga Rapid Test Antigen di Luar Pulau Jawa Dipastikan Lebih Mahal
Indonesia
Harga Rapid Test Antigen di Luar Pulau Jawa Dipastikan Lebih Mahal

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menetapkan batas harga tertinggi rapid test antigen.

Distribusi Vaksin COVID-19 di Jawa Barat Dilakukan Secara Proporsional
Indonesia
Distribusi Vaksin COVID-19 di Jawa Barat Dilakukan Secara Proporsional

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pendistribusian vaksin COVID-19 di wilayahnya akan dilakukan secara proporsional berdasarkan tingkat penyebaran COVID-19.

Soal Kasus Pelindo, BPK Sepakat dengan KPK
Indonesia
Soal Kasus Pelindo, BPK Sepakat dengan KPK

KPK menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung kerugian keuangan negara terkait kasus pengadaan tiga unit QCC

Luhut Cari Dukungan Buat Lembaga Pengelola Investasi ke Jepang
Indonesia
Luhut Cari Dukungan Buat Lembaga Pengelola Investasi ke Jepang

SWF Indonesia yang akan dinamakan Nusantara Investment Authority merupakan lembaga yang dibentuk melalui UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja.

TWK Filter SDM KPK untuk Satu Tujuan, Istana: Enggak Usah Lagi Buka Polemik Itu
Indonesia
TWK Filter SDM KPK untuk Satu Tujuan, Istana: Enggak Usah Lagi Buka Polemik Itu

Ade mengingatkan lembaga antirasuah itu pasti memiliki alasan tersendiri

Ini Harapan Kapolri di Depan Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen
Indonesia
Ini Harapan Kapolri di Depan Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Dikreg ke-30 dan Sespimen Dikreg ke-61 tahun 2021.