Ketua DPR: Musuhi Virusnya, Bukan Orangnya Ketua DPR RI Puan Maharani saat berinteraksi dengan warga yang sedang memperoleh vaksin COVID-19 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya. Foto: MP/Humas Pemprov Jatim

MerahPutih.com - Ketua DPR Puan Maharani mengimbau agar masyarakat menggunakan cara-cara persuasif kepada pasien COVID-19 di lingkungannya, yang dinilai melanggar protokol kesehataan saat isolasi mandiri.

“COVID-19 ini yang kita musuhi adalah penyakitnya, virusnya, bukan orangnya. Pasien COVID-19 dikucilkan saja tidak boleh, apalagi mendapat kekerasan,” ujar Puan di Jakarta, Senin (26/7).

Baca Juga

Kapolri Siap Fasilitasi Warga yang Ingin Adakan Vaksinasi COVID-19 Massal

Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR ini menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat baru-baru ini. Terlebih kekerasan tersebut terjadi antarsesama warga masyarakat terkait masalah penanganan pandemi COVID19.

“Segala bentuk tindakan kekerasan terhadap sesama warga masyarakat tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun juga,” kata Puan.

Untuk mencegah kekerasan serupa terulang di tengah masyarakat, Puan juga meminta agar aparat pemerintah daerah dan kepolisian setempat untuk terus memantau kondisi wilayahnya, terlebih jika masuk zona PPKM Level 4.

“Aparat di lapangan harus sedini mungkin mencegah terjadinya kekerasan antarsesama warga masyarakat. COVID-19 ini sudah cukup banyak memakan korban, jadi jangan sampai ada warga yang menjadi korban karena kekerasan di tengah pandemi ini,” ujar Puan.

Ketua DPR RI, Puan Maharani. Foto: MP/Humas Pemprov Jawa Timur

Di sisi lain, pemerintah daerah setempat harus memfasilitasi warga pasien COVID-19 dengan tempat-tempat isolasi, sehingga penularan virus bisa terlokasir.

“Pastikan warga pasien COVID-19 di tempat isolasi itu makannya cukup, obat dan vitaminnya cukup, dan dipantau terus perkembangnya. Toh anggaran daerah tersedia untuk penanggulangan COVID-19, pakai itu agar masyarakat merasakan negara hadir di tengah kondisi sulit ini,” ujarnya.

Baca Juga

Vaksinasi COVID-19 di Bandara Soetta Buka 24 Jam

Mantan Menko PMK ini kembali menyerukan gotong royong dan solidaritas sesama anak bangsa dalam menghadapi pandemi COVID-19, sebagaimana yang sudah terjadi di sejumlah daerah selama ini. Tindakan kekerasan bukanlah ciri bangsa kita.

“Kita ini bangsa yang welas asih, penuh kasih sayang. Welas asih kita tidak boleh sekecil virus yang kita kawan, tetapi harus sebesar harapan sesama saudara kita, tetangga kita, yang butuh pertolongan dan kesembuhan,” kata Puan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau
Indonesia
Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Pilkada Terbanyak Terjadi di Riau

Sebanyak 34 kasus pelanggaran protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terjadi saat kontestasi pilkada serentak.

Surabaya Izinkan Resepsi Pernikahan Ala Layanan Restoran Fast Food
Indonesia
Surabaya Izinkan Resepsi Pernikahan Ala Layanan Restoran Fast Food

Dengan format tersebut, Satgas COVID-19 Surabaya akan mampu meminimalisir masyarakat untuk membuka maskernya saat beraktifitas di luar.

PHRI Berharap Pada Wisatawan Lokal
Indonesia
PHRI Berharap Pada Wisatawan Lokal

Sebagian besar wisatawan yang membatalkan reservasi kamar hotel berasal dari Jawa Tengah serta DKI Jakarta.

Penyaluran Subsidi Rumah Program FLPP Lampaui Target
KPR
Penyaluran Subsidi Rumah Program FLPP Lampaui Target

Berdasarkan dashboard management control PPDPP, saat ini sebanyak 255.635 calon debitur sudah mengakses aplikasi Sistem Informasi KPR Sejahtera (SiKasep).

Kadiv Propam Polri Irjen Ignatius Sigit Meninggal Dunia
Indonesia
Kadiv Propam Polri Irjen Ignatius Sigit Meninggal Dunia

Kadiv Propam Irjen Ignatius Sigit, meninggal dunia

Anies Bertemu Kepala BNPB, Bahas Penanganan COVID-19
Indonesia
Anies Bertemu Kepala BNPB, Bahas Penanganan COVID-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ganip Warsito di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (14/6).

Kasus COVID-19 Melonjak Tajam, Anies Tarik Rem Darurat?
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak Tajam, Anies Tarik Rem Darurat?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, secara menyeluruh keputusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro belum diputus.

APBD DKI Tahun 2021 Bakal Rampung 13 Desember
Indonesia
APBD DKI Tahun 2021 Bakal Rampung 13 Desember

Pembahasan APBD 2021 memang ada keterlambatan lantaran situasi pandemi.

Riza Patria Selama Positif COVID-19: Nafsu Makan Meninggi Sampai Minum Obat dari Luar Negeri
Indonesia
Riza Patria Selama Positif COVID-19: Nafsu Makan Meninggi Sampai Minum Obat dari Luar Negeri

Nafsu makan yang tinggi setelah terpapar COVID-19 merupakan dampak dari obat-obatan

Memaknai Semboyan Tabah Sampai Akhir Perjuangan Awak KRI Nanggala-402
Indonesia
Memaknai Semboyan Tabah Sampai Akhir Perjuangan Awak KRI Nanggala-402

Berjuanglah terakhir kali bagi NKRI, untuk membawa pulang para pelaut kami wahai KRI Nanggala-402.