Ketua DPR Minta Jenderal Andika Jadi Panglima TNI Kompeten Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. ANTARA/HO-DPR RI

MerahPutih.com - Komisi I DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Sabtu (6/11).

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan sejumlah harapan kepada Andika.

"Yang kompeten untuk membawa TNI menjadi kekuatan pertahanan yang unggul dan hebat," kata Puan kepada wartawan, Jumat (5/11).

Baca Juga:

Komisi I Sebut Verifikasi Dokumen Calon Panglima TNI Sudah Lengkap

Puan berharap, Panglima ke depan harus memastikan tugas pokok TNI berjalan baik sebagai alat pertahanan.

Yakni menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45.

Serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

"Kita ingin Panglima yang baru nanti bisa mewujudkan kekuatan TNI yang disegani di kawasan," ujar politikus PDIP ini.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. (ANTARA/HO-TNI AD)
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. (ANTARA/HO-TNI AD)

Puan juga berpesan agar Panglima TNI harus menjaga soliditas internal demi menjaga NKRI.

Dia juga mengingatkan kembali pesan Sukarno kepada TNI yang berpesan. Angkatan Bersenjata Republik Indonesia harus kompak dan bersatu.

"Dan satu-satunya dasar agar supaya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia berkompak satu ialah dasar Pancasila," ungkapnya.

"Kalau memakai dasar lain daripada Pancasila, Angkatan Bersenjata Republik Indonesia akan terpecah belah. Pegang teguh akan hal ini, saudara-saudara," imbuhnya.

Baca Juga:

Andika Cuma Setahun Menjabat, Komando Panglima TNI akan Dilanjutkan Yudo Margono?

Menurut Puan, tantangan TNI ke depan makin besar karena tidak hanya dihadapkan pada ancaman perang fisik (face to face). Tetapi ancaman perang cyber yang menggunakan kemajuan tekhnologi, kecerdasan buatan, robotik, dan senjata presisi tinggi.

Apalagi dengan semakin intensnya dinamika globalisasi dan situasi pasca-pandemi, serta tantangan dalam bidang pertahanan yang semakin dinamis.

Putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mengatakan, Panglima TNI dituntut mampu mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis.

Termasuk mampu membuat terobosan-terobosan baru yang bukan business as usual dalam mewujudkan TNI yang profesional dan modern.

"Tujuannya rangka menjamin tetap tegaknya kedaulatan negara yang dicintai rakyat," ucap mantan Menko PMK tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Cerdas dan Berwibawa, Jenderal Andika Perkasa Dinilai Cocok Jadi Panglima TNI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Ubah Syarat Indikator PPKM Level 1 dan 2
Indonesia
Pemerintah Ubah Syarat Indikator PPKM Level 1 dan 2

Selain penetapan vaksin, strategi penanganan pandemi juga disesuaikan

KPK Cecar Bupati Bandung Barat Terkait Aliran Uang dari Kontraktor Bansos
Indonesia
KPK Cecar Bupati Bandung Barat Terkait Aliran Uang dari Kontraktor Bansos

Pemberian itu agar jatah paket pengadaan bansos yang diterima Tersangka MTG bertambah

Merasa Karakternya Direndahkan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun
Indonesia
Merasa Karakternya Direndahkan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Viani Limardi merasa pemecatan dirinya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah sebuah kejahatan.

KPK Optimis Juliari Dihukum 11 Tahun Penjara
Indonesia
KPK Optimis Juliari Dihukum 11 Tahun Penjara

Juliari akan menjalani sidang pembacaan putusan perkara dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Senin (23/8).

Air Cisadane Keruh, Perumdam TKR Tangerang Setop Sementara Distribusi ke Pelanggan
Indonesia
Air Cisadane Keruh, Perumdam TKR Tangerang Setop Sementara Distribusi ke Pelanggan

Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang menghentikan sementara produksi distribusi air ke pelanggan.

Rekrut Novel Baswedan Cs di Bareskrim, Kapolri Sebut Jokowi Setuju
Indonesia
Rekrut Novel Baswedan Cs di Bareskrim, Kapolri Sebut Jokowi Setuju

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah berkirim surat ke Presiden Joko Widodo, terkait solusi polemik 56 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Legislator Sebut Pernyataan Edy Mulyadi Mengusik Harga Diri Masyarakat Kalimantan
Indonesia
Legislator Sebut Pernyataan Edy Mulyadi Mengusik Harga Diri Masyarakat Kalimantan

Pernyataan Edy Mulyadi terkait Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menuai kritik.

Mahfud Minta Kadispora Papua Pastikan Venue Siap Digunakan untuk PON XX
Indonesia
Mahfud Minta Kadispora Papua Pastikan Venue Siap Digunakan untuk PON XX

Apalagi, para kontingen juga berkomitmen untuk berdisiplin terhadap aturan dan protokol kesehatan COVID-19

Jakarta Kembali Macet, PDIP: Belum Ada Kerja Nyata Anies
Indonesia
Jakarta Kembali Macet, PDIP: Belum Ada Kerja Nyata Anies

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak mengatakan, membeludaknya kendaraan di jalan raya ini, dikarenakan belum ada tindakan nyata jajaran Gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi kemacetan.